- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tindak Pelaku Kriminal selama Ramadan dan Idulfitri saat Pandemi Covid-19
# Operasi Ketupat Musi Digelar 24 April sampai 31 Mei 2020
PALEMBANG, SIMBUR – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Drs Priyo Widyanto MM memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kriminal selama Ramadan dan Idulfitri 1441 Hijriah. Apalagi saat ini bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Sumsel tengah dihadapkan dengan bencana pandemi Covid-19.
Hal itu diungkap Kapolda Sumsel saat memimpin Video Converence Operasi Ketupat Musi 2020 Polda Sumsel di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel, Jumat (24/4). “Lakukan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas selama bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Kapolda dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (24/4).
Kapolda mengatakan, selama pelaksanaan operasi harus disertai kegiatan deteksi terhadap setiap gejala yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Hal itu terkait adanya kebijakan pemerintah dalam menerapkan PSBB di beberapa daerah dan juga larangan mudik. “Laksanakan kerja sama dengan stakeholder terkait lainnya dalam memberi imbauan agar masyarakat dapat melaksanakan salat Tarawih di rumah,” imbaunya.
Sementara, Dir Lantas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Juni dalam laporannya mengatakan, Operasi Ketupat Musi dilaksanakan mulai 24 April sampai 31 Mei 2020. “Operasi melibatkan 17 (tujuh belas) polres dengan menurunkan personel Polri sebanyak 1.352 orang. Mendirikan pos cek poin 59 unit, Pos Pam 41 unit, dan Pos Pelayanan 20 unit,” ungkapnya.
Dirlantas seraya menambahkan, operasi juga melibatkan Instansi lain yaitu TNI, Satpol PP dan Dinkes. Kegiatan ditandai dengan penyematan pita operasi dan penyerahan APD oleh Kapolda Sumsel kepada perwakilan Personil Denpom II Sriwijaya, Personil Polri, Personil Dishub dan Personil Kesehatan.
Selain Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan S.I.K, S.H.,M.H dan Irwasda Sumsel Kombes Pol Dody Marsidy, M.Hum, CfrA,
kegiatan juga dihadiri Dandenpom II/04 Sriwijaya, Kadishub Provinsi Sumsel, Kadinkes Provinsi Sumsel, Kadis PU Bina marga Sumsel, serta para pejabat utama Polda Sumsel.(rgs/rel)



