- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Cegah Bencana, Persenjatai Diri dengan Ilmu Pengetahuan
PALEMBANG, SIMBUR – Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH mengikuti video conference (vidcon) yang dipimpinan Kabaharkam Polri dengan agenda Kesiapsiagaan Kewilayahan dalam Menangani Bencana Alam. Kegiatan berlangsung di ruang Catur Prasetya Mapolda Sumsel, Senin (6/1).
Wakapolda mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan segera dengan menggelar apel kesiapan dan membangun posko penanggulangan bencana di wilayah Sumsel. “Membuat posko pemantauan cuaca dan jaringan komunikasi agar bisa melakukan upaya sehingga memungkinkan bencana tersebut tidak terjadi di wilayah Sumsel,” ungkapnya.
Untuk Polri sendiri, lanjut Wakapolda, secara lebih khusus membentuk operasi khusus yaitu Aman Nusa II yang dikepalai oleh Kabaharkam Polri. Untuk tingkat wilayah Sumsel sendiri dipimpin Kapolda.
“Semoga dengan adanya kesiapan menghadapi segala kemungkinan, potensi bencana yang akan terjadi ini dapat diantisipasi dan disikapi secara bijak. Harap untuk saling bekerja sama mewujudkan wilayah Sumsel yang aman dan sejahtera.
Masih kata dia, sejatinya segala bencana alam yang terjadi ini menandakan kekuasaan Allah yang begitu besar untuk diambil hikmah dan pelajarannya. “Kita tidak bisa menghentikan bencana alam akan tetapi dapat mempersenjatai diri dengan ilmu pengetahuan untuk mencegah itu semua,” tegasnya.
Dalam Vidcon tersebut, Wakapolda didampingi Irwasda Sumsel, Karo Ops, Dansat Brimob, Dir Samapta, Dir Binmas, Dir Polairud Polda Sumsel. Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Sosial, Kepala Basarnas dan Kepala Dinas Kesehatan. (rgs/rel)



