- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Revitalisasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial melalui Salon Literasi
JAKARTA, SIMBUR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Musi Banyuasin mengikuti Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Kegiatan berlangsung di Hotel Redtop Jakarta, Rabu (27/3).
Sosialisasi yang digelar Perpustakaan Nasional RI itu diikuti seluruh kabupaten/kota se-Indonesia yang dihadiri 400 peserta. Acara dibuka Kepala Perpustakaan Nasional RI diwakili oleh Deputi Pengembangan SDM Perpustakaan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba, Drs. Yohanes Yubhar, MM sangat bangga karena Perpustakaan Daerah Kabupaten Muba menjadi salah satu Kabupaten yang berhasil di Indonesia menerapkan program revitalisasi perpustakaan berbasis inklusi sosial melalui salon literasinya.
“Suprihatin sebagai contohnya siswa SMKN 1 Sekayu jurusan kecantikan yang sering mengunjungi perpustakaan dan mempraktikkan ilmunya langsung di Salon Literasi di bawah binaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba,” ungkapnya.
Hadir juga dalam acara tersebut Kabid Layanan Perpustakaan, Zainal Abidin, 6 Desa di Kabupaten Musi Banyuasin yang menerima bantuan dari Perpusnas RI terdiri dari buku, komputer, server dan peralatan internet untuk program ini yaitu Kades Gajah Mati Kecamatan Babat Supat, Kades Panca Tunggal Kecamatan Sungai Lilin, Kades Sumber Rejeki Kecamatan Sungai Lilin, Kades Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin, Kades Tegal Mulyo Kecamatan Keluang dan Lurah Ngulak Kecamatan Sanga Desa. (rel)



