Ratusan Peserta Tes CPNS Asal Palembang Mengadu Nasib di Bandarlampung

PALEMBANG, SIMBUR – Ratusan peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kota Bandarlampung asal Kota Palembang mulai berangkat dari stasiun kereta api Kertapati sejak Jumat (2/11) malam. Pasalnya, proses seleksi tes Computer Assisted Test (CAT) di ibu kota Provinsi Lampung itu mulai digelar besok, Sabtu (3/11) hingga Selasa (6/11).

Dewi, peserta tes CPNS formasi guru Bahasa Inggris di SMPN 12 Bandarlampung itu lebih memilih untuk mengikuti seleksi tes di Lampung daripada di kotanya sendiri Palembang. “Banyak teman sekampus yang ikut tes di Lampung. Kami berangkat rombongan,” ungkap alumnus Universitas PGRI Palembang itu, Jumat (2/11).

Demikian diungkap peserta tes lain yang meminta namanya tidak disebutkan. Dia mengaku alumnus teknik lingkungan di sebuah perguruan tinggi di Sumsel. “Saya ikut tes di Balai Lingkungan Hidup Pemkot Lampung soalnya formasi jurusan saya di sana peluangnya banyak. Di Palembang ada juga formasi tapi rasanya kurang nyaman ikut tes di daerah sendiri,” ungkap pemuda yang tinggal di Km 14 Palembang itu.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Bandar Lampung Wakhidi, menjelaskan sebanyak 5.527 peserta akan mengikuti tes seleksi CPNS mulau Sabtu (3/11). Jadwal tes tersebut mundur satu hari dari jadwal awal. “Besok itu computer assisted test (CAT) untuk seleksi CPNS tahun 2018. Pelaksanaannya dari Sabtu- Selasa dari tanggal 3 sampai 6 November 2018 di Gedung Korpri Komplek Perkantoran Gubernur Provinsi Lampung,” kata dia, dilansir lampost.co, Jumat (2/11).

Pihaknya menjelaskan, pada tes pertama besok peserta CPNS Kota Bandarlampung akan masuk pada sesi ketiga. “Untuk Sabtu (3/11), kebagian di sesi ketiga, dari jam 12.30-14.00 Wib. Sesuai dengan kapasitas yang disediakan oleh BKN (Badan Kepegawaian Nasional)  satu sesi berjumlah 400 peserta,” jelasnya.

Wakhidi mengatakan, meski tes ini hajat pemerintah pusat, Pemerintah Kota Bandar Lampung atau dalam hal ini BKD setempat tetap menjadi panitia dan menyediakan fasilitas untuk peserta. “Panitia daerah punya tugas memfasilitasi, ada terkait dengan registrasi peserta dan penitipan barang. Karena pasti nanti peserta ada yang menitipkan barang. Jangan sampai nanti saat menitipkan barang ada yang tertukar,” ujarnya.(kbs)