- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Polisi Razia Pelajar di Warnet dan Biliar saat Jam Sekolah
PRABUMULIH, SIMBURNEWS – Satuan binmas Polres Prabumulih berhasil mengamankan beberapa siswa yang sedang berada di luar saat masih jam sekolah. Sekurang-kurangnya lima siswa yang kedapatan sedang bermain game online di salah satu warnet di bilangan jalan Sumatera, kota Prabumulih.
Kasat binmas AKP Dedi Rahmad H beserta KBO Sat binmas IPTU Edi sudarto, Kanit binkamsa Ipda Hendra Jaya melaksanakan razia anak sekolah, Kamis (8/3), dalam rangka Operasi Bina Kusuma Musi 2018. “Kelima siswa itu kami berikan nasihat dan bimbingan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Setelah itu, kami mempersilahkan mereka untuk langsung pulang ke rumah masing-masing,” ungkap Kasat Binmas.
Pihaknya akan terus melakukan operasi tersebut dan akan menjaring siswa pembolos, serta akan menghimbau kepada tempat-tempat hiburan untuk menolak jika ada siswa sekolah yang datang.
“Saat mendatangi Venus Biliard, ternyata belum ditemukan siswa sekolah yang bermain di tempat tersebut. Selanjutnya anggota Sat Binmas Polres Prabumulih memberikan himbauan kepada pemilik untuk tidak menerima siswa sekolah beekunjung diluar jam sekolah,” lanjutnya.
Hal yang sama ditemukan di salah satu warnet yang ada di bilangan jalan Sumatera. Sama halnya venus billiard, belum ditemukan siswa yang sedang bermain game. “Untuk papan pengumuman bahwa anak berseragam sekolah dilarang masuk, itu sudah dipasang pemiliknya. Pemilik warnet sudah berkomitmen melarang kalau ada siswa sekolah yg mau bermain game pada saat jam sekolah,” terangnya.
Namun, berbeda dengan warnet yang juga berada di jalan yang sama. kepolisian berhasil mengamankan lima siswa tersebut. Siswa yang berhasil diamankan antara lain DFU (17), RS (17), RAK (16), SDP (17), dan DI. Semuanya merupakan siswa beberapa SMA, kecuali RS yang merupakan siswa SMK. (mrf)



