- Ratusan Kades Hadiri Pelantikan SMSI Lahat
- Tekankan Objektivitas dalam Sidang Pankar Pamen dan Pama Triwulan I Tahun 2026
- Satu Warga Tewas, Puluhan Pasien Rumah Sakit di Manado Dievakuasi akibat Gempa dan Tsunami
- Pastikan Aset Negara di Bawah TNI AD Tertib Administrasi dan Punya Kepastian Hukum
- Jembatan SP 4 Plakat Tinggi Ambrol, Kondisi Jalan Mendesak Diperbaiki
Tutup Pengajian Ramadan 1447 Hijriah, Perkuat Silaturahmi dan Nilai Religius
PALEMBANG, SIMBUR – Rangkaian kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H/2026 resmi ditutup. Penutupan dilakukan langsung Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru di Griya Agung Palembang, Senin (16/3). Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan pelaksanaan Pengajian Ramadhan tahun ini terasa begitu cepat berlalu. Sejak pembukaan hingga penutupan, kegiatan yang berlangsung sekitar 26 hari tersebut dipenuhi nuansa religius sekaligus mempererat tali silaturahmi antara jajaran pemerintah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, rasanya seperti baru kemarin kita membuka kegiatan ini dan hari ini sudah penutupan. Perjalanan sekitar 26 hari Ramadan terasa begitu cepat. Hari-hari yang penuh nuansa religius dan silaturahmi ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kita semua,” ujar Herman Deru.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh instansi maupun perorangan yang telah menjadi tuan rumah dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumsel selama bulan suci ini. Selain itu, Herman Deru mengapresiasi para penceramah yang telah memberikan tausiyah dan membimbing jamaah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan iman dan ketakwaan sekaligus mendorong peningkatan disiplin serta kinerja.
“Terima kasih kepada para penceramah yang telah membimbing jamaah. Semoga ibadah Ramadan ini mampu meningkatkan iman dan ketakwaan, sekaligus mendorong semangat kerja serta kedisiplinan yang lebih baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, kondisi tersebut dapat terjaga berkat sinergi berbagai pihak.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pangdam II/Sriwijaya, Kapolda Sumsel, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berperan aktif dalam Gerakan Pangan sehingga masyarakat dapat menyambut Lebaran dengan tenang dan penuh kegembiraan.
“Di satu sisi bersama-sama menjaga inflasi. Alhamdulillah kondisi tetap stabil. Terima kasih kepada Pangdam, Kapolda, dan seluruh stakeholder atas gerakan pangan yang membuat masyarakat kita tenang menghadapi Lebaran,” tambahnya.
Herman Deru juga mengingatkan seluruh jajaran OPD agar semakin giat menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), termasuk melalui Bank Sumsel Babel, guna mendukung pengelolaan zakat yang lebih optimal. “Kami mengimbau agar OPD dapat menyalurkan zakat melalui Baznas. Pembayaran zakat maupun infak melalui Baznas akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Herman Deru menyampaikan terima kasih atas kontribusi seluruh pihak dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumsel tahun ini. Ia berharap kebersamaan tersebut dapat terus terjalin dan semua pihak dapat kembali dipertemukan pada Ramadan tahun mendatang. “Mudah-mudahan semua dapat kembali dipertemukan pada Ramadhan tahun depan dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. turut menghadiri acara tersebut. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan yang telah resmi dibuka sejak awal bulan suci, tepatnya pada 18 Februari 2026 lalu.
Selama hampir sebulan penuh, rangkaian pengajian ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, dan unsur masyarakat di Bumi Sriwijaya. Kehadiran Pangdam II/Sriwijaya dalam acara ini menegaskan komitmen TNI untuk selalu mendukung program pemerintah daerah, dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.(kbs/red)



