- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Apel dan Simulasi Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2025
PALEMBANG, SIMBUR – Komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., bersama Forkopimda Prov. Sumsel mengikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Halaman Griya Agung, Jln. Demang Lebar Daun, Kota Palembang, Selasa (29/7).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq. Dalam kegiatan ini, melibatkan beberapa unsur yang aktif dalam pencegahan dan penanganan Karhutla antara lain TNI, POLRI, BNPB, BPBD dan beberapa Komponen bangsa lainnya.
Menteri lingkungan hidup dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pihak dalam pengendalian karhutla secara berkelanjutan. Hal ini perlu untuk meminimalisir dan bahkan menghilangkan dampak akibat terjadinya Karhutla.
Senada diungkap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq. Dalam arahannya, Menteri Hanif menyampaikan peran kementeriannya dalam pengendalian karhutla. Khususnya dari aspek kebijakan lingkungan dan penegakan hukum. “Kementerian bertugas mengoordinasikan aspek pencegahan, penindakan, serta pemulihan lingkungan. Kami juga mengevaluasi strategi yang telah diterapkan dalam penanganan karhutla,” ujarnya.
Ia meminta aparat penegak hukum, seperti kejaksaan dan kepolisian, turut mendukung upaya penegakan hukum lingkungan bagi para pelaku pembakaran hutan. Ketegasan ini dilakukan semata-mata untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat, memberikan efek jera dan antisipasi kedepannya. “Kami mohon ke Pangdam dan Kapolda agar tak segan-segan melakukan tindakan hukum yang diperlukan,” ucap Hanif.
Sebagai langkah dalam pencegahan dan penanganan Karhutla, kegiatan Pangdam II/Sriwijaya bersama pihak terkait lainnya dilanjutkan dengan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla Prov. Sumsel Tahun 2025 bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang.(rel)



