- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Banjir Genangi Musi Rawas dan Muara Enim
JAKARTA, SIMBUR – Banjir terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Selatan. Termasuk Kabupaten Musi Rawas dan Muara Enim yang menjadi langganan banjir.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD menerangkan, di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, hujan lebat memicu meluapnya Sungai Lakitan. Menyebabkan banjir di Kabupaten Musi Rawas pada Minggu (2/3) lalu.
Sebanyak 320 unit rumah di tiga kecamatan terendam dengan tinggi muka air mencapai 150 sentimeter. “BPBD Kabupaten Musi Rawas mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat untuk pemantauan debit air di lokasi kejadian. Laporan terkini per Selasa (4/3) banjir sudah surut,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Muhari, satu kecamatan di Kabupaten Muara Enim terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayahnya pada Senin (3/3). Tinggi muka air 100 sentimeter dan berdampak pada 30 unit rumah. “BPBD Kabupaten Muara Enim mengerahkan perahu karet dan melakukan evakuasi warga terdampak,” ujarnya.
BNPB, tambahnya, terus mendampingi pemerintah daerah dalam situasi tanggap darurat hingga pemulihan. Memastikan segala kebutuhan di lapangan terpenuhi dengan baik.
Pihaknya mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi banjir susulan dan peningkatan debit air yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Seiring perkembangan bencana di berbagai daerah, BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Informasi terkini dan peringatan dini akan terus disampaikan melalui saluran resmi untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak. “Pemulihan dan upaya tanggap darurat akan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan dan mempercepat proses pemulihan,” tandasnya.(red)



