Latihan Tentara Penuh Risiko, Danrindam II/Sriwijaya Tidak Ingin Siswa Calon Bintara “Ele-elean”

PALEMBANG, SIMBUR – Danrindam II/Swj meninjau langsung Latihan Berganda Siswa Diktukba TNI AD TA. 2024. Kegiatan dilaksanakan di seputaran kompleks Secaba dan kabupaten Lahat.

“Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana teori yang selama ini dipelajari dan diaplikasikan di Medan sebenarnya. Benar saja, ternyata masih ditemukan siswa yang masih bingung dan belum menguasai aplikasi materi tersebut,” imbuh Danrindam, Selasa (21/5).

Danrindam didampingi Dansecaba, Dansecata serta para pelatih, memeriksa dan mengecek satu persatu kegiatan latihan berganda. Dikatakannya, para calon komandan regu (Danru) harus memiliki loyalitas yang tinggi dan menguasai materi yang diajarkan.

“Kalian adalah calon pemimpin/Danru, loyalitas kalian harus tinggi dan jangan lembek. Jadilah Danru yang baik, yang mengerti betul materi yang telah diajarkan,” ucap Kol Inf Didik Purwanto.

Untuk itu, lanjutnya, dia meminta kepada seluruh siswa agar mampu mengaplikasikan materi yang diberikan pelatih dengan baik dan maksimal. “Semua siswa harus menguasai materi dan jangan sampai masa bodoh dalam semua aplikasi latihan berganda ini.

“Saya tidak menginginkan pada saat melaksanakan latihan berganda ele-elean (malas-malasan). Latihan tentara itu penuh dengan risiko. Untuk itu kontrol setiap kegiatan dan selalu perhatikan faktor keamanan, karena baiknya suatu latihan bila tidak ada korban,” tegas Danrindam II/Swj.

Tak lupa Danrindam II/Swj mengingatkan agar para siswa Diktukba selalu berdoa Setiap melaksanakan kegiatan latihan. “Awali dengan doa setiap latihan, karena kalian harus ingat bahwa berhasil tidaknya suatu latihan. Semuanya ditentukan oleh Tuhan YME. Untuk itu saya tekankan kepada Pelatih beri kesempatan kepada mereka untuk beribadah/mendekatkan diri kepada Tuhan YME,” pungkas Danrindam.(red/rel)

Posted in TNI