- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
Resmikan Gedung setelah Tinjau Pabrik Minyak Goreng
PALEMBANG, SIMBUR – Gedung Utama Presisi Polda Sumsel diresmikan. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Peresmian berlangsung di Mapolda Sumsel Jl Jenderal Sudirman Km 4,5 Palembang, Jumat (1/4) siang.
Kapolri mengatakan, dengan gedung baru ini dapat lebih memaksimalkan tugas terhadap pelayanan masyarakat di Sumsel. “Semoga bermanfaat. Ini rangkaian peresmian gedung yang luar biasa dan dihadiri kepala daerah di Sumsel,” ujarnya.
Sebelumnya, Kapolri meninjau produksi minyak curah di PT Tunas Baru Lampung Tbk di Kabupaten Banyuasin. Kapolri didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru beserta Forkopimda dan jajaran direksi PT TBL Tbk. Rombongan tiba sekitar pukul 10.50 wib di lokasi pabrik.
Kapolri memastikan bahwa minyak goreng curah tersedia di pasaran setelah pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.000/liter atau Rp15.500/kg. “Kami ingin memastikan setelah ditetapkan HET maka minyak curah ini diharapkan segera ada di pasaran, ” tegasnya.
Kapolri memastikan bahwa PT TBL Tbk juga melakukan peningkatan produksi setelah mendapatkan kuota dari Menperin dari sebelumnya 560 ton perbulan naik menjadi 1.400 ton perbulan. “Artinya produksinya per 2-3 hari ini berada di angka 120 ton perhari. Tentunya dengan peningkatan ini kami harap bisa penuhi kebutuhan minyak goreng curah khususnya di wilayah Palembang,” jelas Kapolri.
Selain memastikan keberadaan migor curah di pasaran, peninjauan ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa setiap hari minyak goreng curah benar-benar terdistribusi. “Kami cek selain di sini ada 2 produsen besar lagi. Untuk itu kami ingin pastikan bahwa setiap hari produksi minya betul-betul terdistribusi. Setelah kebutuhan Palembang terpenuhi silahkan diatur wilayah lainnya seperti Jambi dan beberapa wilayah lain,” paparnya.
Dari hasil pengecekan yang telah dilakukan, Kapolri mengungkapkan bahwa memang ada beberapa masalah terkait kekurangan bahan baku. Khususnya buah tandan yang dilaporkan jajaran Direksi menurun lantaran panen yang menurun. “Sehingga berdampak pada barang yang dikirimkan ke produsen tidak seperti biasa. Ini tentu akan kita cek lebih lanjut,” jelasnya.
Lebih jauh Kapolri berharap agar PT TBL Tbk dapat memenuhi target dari Menperin sehingga kebutuhan masyarakat menghadapi Ramadhan dapat terpenuhi. “Ini betul-betul dibutuhkan masyarakat kita yang selama ini miliki ketergantungan dengan minyak curah khususnya pedagang kaki lima dan dan kelompok masyarakat. Harapan kita ini bisa terus ditingkatkan,” paparnya. (kbs/red)



