- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Dorong Akselerasi Digitalisasi Ekonomi Daerah
PALEMBANG, SIMBUR – Wali Kota Palembang H Harnojoyo, Senin (5/4/21) menerima penghargaan dari Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, atas peran aktifnya, dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.
Dikatakan Hari Widodo, selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, penghargaan ini berkat terobosan dalam digitalisasi, Pemkot Palembang telah melakukan gerakan non tunai, baik di kalangan ASN maupun UMKM.
“Digitalisasi daerah ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 3 tahun 2021, tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD). Menindak lanjuti keputusan tersebut, di Sumsel telah terbentuk 6 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yaitu di tingkat Provinsi dan 5 kabupaten kota yakni Kota Palembang, Kabupaten OKU, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muba dan Kabupaten OKI,” bebernya.
Hari yang hadir dalam Festival Ekonomi Digital di Griya Agung, Senin (5/4/21) meneruskan, Bank Indonesia mendukung penuh pembentukan TP2DD. “Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi dan seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota di Sumsel yang telah mendorong terbentuknya TP2DD dan secara konsisten mendukung implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) dan digitalisasi ekonomi daerah,” timpalnya.
Harno Joyo sendiri, mengucap syukur atas penghargaan dari Bank Indonesia kantor perwakilan Sumsel ini. “Saat ini ada 1.300 UMKM yang telah menerapkan transaksi non tunai. Ini salah satu upaya kita memotivasi para UMKM, untuk menggalakkan transaksi non tunai,” sebutnya.
Selain itu, program gerakan non tunai juga telah dimulai dari ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat mengikuti transaksi non tunai. UMKM juga diberikan kemudahan dalam bertransaksi.
“Kita berharap seluruh UMKM dan ASN di lingkungan Pemkot Palembang, untuk mengikuti program serupa dan mengenal perbankan. Pemkot siap berkoordinasi dan bersinergi dengan kementerian atau lembaga, otoritas dan pelaku industri di bidang ekonomi dan keuangan digital dalam mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi. Mempermudah layanan dan transaksi,” tukasnya. (red/rel)



