- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Disiplin Masyarakat Kunci Utama Hentikan Penularan Covid-19
PALEMBANG, SIMBUR -Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan SIP MHum dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM memimpin Apel Terpadu Gelar Pasukan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Provinsi Sumatera Selatan. Apel digelar Sabtu (30/5) bertempat di lapangan Benteng Kuto Besak Palembang.
Dalam amanatnya, Pangdam mengatakan, kunci utama untuk menghentikan penularan Covid-19 adalah kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. “Sampai hari ini seperti yang bisa kami amati bersama bahwa pelaksanaannya belum optimal. Untuk itu, diperlukan suatu upaya pendisiplinan agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan sesuai protokol kesehatan sehingga aman terhadap Covid-19,” tegas Pangdam.
Sementara itu, Kapolda Sumsel mengucapkan selamat hari raya Idulfitri. Semoga, lanjut Kapolda, semua dapat kembali fitri dan bisa bertemu dengan bulan Ramadan tahun depan. Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota TNI, Polri, Pol PP serta semua pihak yang telah mengamankan kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan dan hari raya Idulftri di tengah-tengah pandemi Covid-19. “Saat ini pemerintah melalui Panglima TNI dan Kapolri memberikan amanah kepada semua untuk melaksanakan tugas dalam rangka mengawal New Normal atau Tatanan Kehidupan Baru,” ungkapnya.
Kapolda menekankan tugas ini merupakan tugas yang mulia dan sebuah kehormatan. “Jaga kehormatan itu dengan memberikan yang terbaik, memberikan sosialisasi, mengajak masyarakat untuk menjadi disiplin yang dilaksanakan dengan mengedepankan tindakan persuasif dan humanis namun tetap tegas,” tandasnya.(rgs/rel)



