Muba Sukses Jadi Tuan Rumah KTNA Ke-13
SEKAYU, SIMBUR – Bupati Musi Banyuasin, H Dodi Reza Alex melalui Sekda Muba Drs. H Apriyadi Resmi menutup Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Penutupan berlangsung Jumat (28/6) di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu.
Dalam sambutannya, Ketua KTNA Sumsel H Muhammad Basri mengapresiasi pelayanan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Muba khususnya, masyarakat Sekayu yang telah menyambut seluruh peserta KTNA dengan baik dan ramah.
“Saya dan seluruh peserta KTNA se Sumsel mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Muba. Semoga Muba akan lebih luar biasa Kedepannya. Dan atas Suksesnya acara KTNA ini, Bupati Muba akan kami usulkan Lencana Emas Pertama dari KTNA,”ungkapnya.
Sekda Muba menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasinya pada kegiatan KTNA yang dilaksanakan di Kabupaten Muba. Ia juga berpesan kepada para peserta untuk membawakan kesan dan pesan yang didapatkan dari Kabupaten Muba, serta dapat mengembangkan informasi dan pengetahuan yang didapatkan pada kegiatan PEDA KTNA untuk direalisasikan kepada kabupaten masing-masing.
“Peda KTNA ini menjadi media tukar informasi, tukar keterampilan, tukar teknologi serta tukar pengalaman bagi para peserta. Diharapkan, pasca Peda ini apa yang dipamerkan di sini, bisa diterapkan oleh seluruh stakeholder yang ada. Kami Pemkab dan Masyarakat Muba mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dan mengucapkan selamat dijalan sampai ke kabupaten masing-masing, dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga,”tutupnya.
Tim Kesenian Muba Juara Umum
Tim Kesenian KTNA Muba dibawah binaan Ketua TP PKK Hj Thia Yufada Dodi Reza berhasil meraih juara umum Lomba Pentas Seni dan Budaya. “Alhamdulillah latihan yang maksimal membuat tim Kesenian KTNA Muba meraih hasil yang maksimal dengan meraih juara umum Peda KTNA ke-13 Tingkat Provinsi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Musni Wijaya.
Peraihan juara tersebut yakni diantaranya Juara 1 Gitar Tunggal, Juara 1 Tari Kreasi, Juara 1 Paduan Suara Mars KTNA, dan Juara 2 Parade Busana Daerah. “Setelah ini Tim Kesenian KTNA Muba akan melakukan persiapan yang lebih maksimal karena akan mewakili Sumsel ke ajang KTNA Tingkat Nasional pada 2020 mendatang di Sumatera Barat,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina Tim Kesenian KTNA Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza mengucapkan selamat kepada tim kesenian KTNA Muba yang berhasil meraih juara umum lomba pentas seni dan budaya dalam rangkaian Peda KTNA ke-13 Tingkat Provinsi. “Setelah bersaing dengan puluhan tim se-Sumsel akhirnya tim kesenian Muba mendapatkan hasil yang maksimal dan mengharumkan nama Muba,” tuturnya.
Mantan presenter salah satu TV swasta ini menambahkan, perjuangan berikutnya harus berlatih lebih giat lagi untuk persiapan menghadapi KTNA di tingkat nasional pada 2020 mendatang dimana tim kesenian Muba mewakili Sumsel untuk berkompetisi.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, Muba tidak hanya meraih juara umum tetapi telah sukses menjadi tuan rumah yang baik dan Insya Allah akan menjadi kenangan yang baik pula bagi seluruh peserta KTNA dari Kabupaten/Kota di Sumsel,” pungkasnya.
Tuai Pujian dari Peserta
Sebagai tuan rumah Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan XIII tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui kepanitiaannya sangat serius menjadi tuan rumah yang baik. Salah satunya seperti yang dilakukan panitia Liaison Officer (LO) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Muba (DPMPTSP) yang melaksanakan malam keakraban bersama para peserta dari Kota Lubuklinggau, kamis (27/06) di salah satu homestay peserta.
“Acara ini dilakukan tak lain dan tak bukan untuk menjalin keakraban antara panitia LO kami (DPMPTSP-red) dengan para peserta yang kebetulan yang menjadi tanggung jawab kami adalah peserta dari lubuk linggau,” ujar Erdian Syahri Kepala DPMPTSP Muba.
Masih kata Erdian Syahri, setelah lebih kurang 5 hari pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) KTNA XIII 2019, Ia berharap jalinan komunikasi dan silaturahmi dengan peserta tetap terjalin baik. “Meski pelaksanaan PEDA telah usai, saya berharap jalinan silaturahmi dengan peserta dari lubuk linggau tetap terjalin dengan baik. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti kami juga berkesempatan berkunjung ke lubuk linggau, semakin banyak saudara tentunya akan lebih baik,” tambah Erdian.
Sementara, menurut john bimasri, sekretaris KTNA kota Lubuk Linggau berterima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada panitia LO DPMPTSP atas pelayanan kepada kontingen lubuk linggau. “Kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas pelayanan dan pendampingan panitia LO DPMPTSP kepada kami. Mulai dari penyambutan kami di tengah malam, pelayanan homestay, transportasi selama pelaksanaan PEDA yang kami rasakan sangat maksimal,” ujarnya.
Selain itu, ujarnya panitia LO DPMPTSP dirasakan sangat responsif terhadap permasalahan yang ditemui oleh peserta. “Kami merasa sangat diperhatikan sekali, dan panitia sangat cekatan dalam menghadapi masalah di lapangan. Seperti saat terkendala dengan air, panitia LO langsung sigap menghubungi PDAM dan hari itu juga petugas PDAM datang memperbaiki. Tentu ini akan memberikan kenangan yang baik bagi kami,” tutupnya.(kbs)



