- Ratusan Kades Hadiri Pelantikan SMSI Lahat
- Tekankan Objektivitas dalam Sidang Pankar Pamen dan Pama Triwulan I Tahun 2026
- Satu Warga Tewas, Puluhan Pasien Rumah Sakit di Manado Dievakuasi akibat Gempa dan Tsunami
- Pastikan Aset Negara di Bawah TNI AD Tertib Administrasi dan Punya Kepastian Hukum
- Jembatan SP 4 Plakat Tinggi Ambrol, Kondisi Jalan Mendesak Diperbaiki
Tidak Ada Kasta saat Menjalankan Ibadah, Kebersamaan Modal Utama Pembangunan
PALEMBANG, SIMBUR – Momentum bulan suci Ramadan 1447 H menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi antar instansi. Kodam II/Sriwijaya menggelar kegiatan pengajian bersama unsur Forkopimda, OPD Provinsi Sumsel, BUMN/BUMD, serta tokoh masyarakat. Pengajian berlangsung khidmat di Masjid Raudhatul Ulum Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Rabu (25/2).
Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Pangdam II/Sriwijaya, Ujang Darwis, atas sambutan yang diberikan. Menurutnya, ibadah di bulan suci Ramadhan menjadi momentum mempererat kebersamaan serta menghilangkan sekat sosial di tengah masyarakat. “Di hadapan Allah swt kita semua setara. Tidak ada kasta dalam menjalankan ibadah. Kebersamaan inilah yang menjadi modal utama pembangunan Sumsel,” tuturnya.
Memasuki pekan pertama Ramadan, ia memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di Sumsel dalam keadaan stabil. Angka inflasi daerah juga masih tergolong normal dan terkendali dibandingkan rata-rata nasional.
Terkait persiapan Idulfitri, Pemprov Sumsel terus melakukan koordinasi lintas sektor. Berdasarkan hasil rapat bersama Menteri Perhubungan dan instansi terkait, pemerintah berkomitmen memberikan kenyamanan bagi para pemudik. “Kami berkomitmen, Insya Allah pada H-10 Lebaran seluruh jalan yang rusak atau berlubang sudah diperbaiki. Kami ingin para pemudik dapat melintas dengan aman dan lancar,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan TNI, Polri, serta pejabat terkait untuk memantau ketersediaan bahan pangan di pasar guna mencegah praktik permainan harga. Turut hadir Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin dan Dr. H. Bitoh Purnomo yang menyampaikan tausiyah kepada para jemaah.
Lebih lanjut, Gubernur Herman Deru juga menaruh harapan besar terhadap stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan. Beliau berharap situasi dan kondisi daerah tetap terjaga dengan baik. Mulai dari awal Ramadan hingga perayaan Lebaran nanti. Sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama agar aktivitas warga dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Kegiatan pengajian ini menjadi ruang diskusi santai untuk memperkuat koordinasi pembangunan di Sumatera Selatan. Suasana penuh kehangatan yang tercipta di Masjid Raudhatul Ulum mencerminkan soliditas yang nyata antara ulama, pimpinan, dan instansi vertikal lainnya dalam membangun daerah yang harmonis.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh pihak dalam melanjutkan tugas pengabdian di masa mendatang. Dengan landasan spiritual yang kuat dan sinergitas yang kokoh, Kodam II/Sriwijaya beserta seluruh elemen masyarakat optimis dapat menghadapi berbagai tantangan pembangunan dengan lebih baik.
Kegiatan religi ini dihadiri langsung oleh Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., bersama Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, serta Forkopimda dan OPD serta BUMN/BUMD Sumsel. Hal ini menegaskan kekompakan lintas sektoral dalam menjaga kondusivitas wilayah di tengah suasana bulan puasa. (red/srt)



