{"id":9977,"date":"2017-08-07T02:23:52","date_gmt":"2017-08-06T19:23:52","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9977"},"modified":"2017-08-07T18:08:04","modified_gmt":"2017-08-07T11:08:04","slug":"ratusan-hektare-lahan-gambut-di-ogan-ilir-terbakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9977","title":{"rendered":"Ratusan Hektare Lahan Gambut di Ogan Ilir Terbakar"},"content":{"rendered":"<p>INDERALAYA, SIMBURNEWS &#8211; Kebakaran lahan kembali terjadi di jalan lintas Palembang- Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (6\/8). Karhutla di Bumi Caram Seguguk itu terjadi di tiga titik. Kebakaran saat siang sekitar pukul 11.00 di Pemulutan. Kemudian, berlanjut pada pukul 17.00 sore di KTM Desa Sungai Rambutan, Inderalaya Utara. Kebakaran lainnya terjadi di Desa Arisanjaya Kecamatan Pedamaran. Kabut asap yang muncul akibat kebakaran lahan sejak Sabtu (5\/8) mulai mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas saat malam hari.<\/p>\n<p>Panglima Kodam II\/Sriwijaya Mayjen TNI Antok Mukti Putranto SSos turun langsung ke lokasi terjadinya kebakaran lahan gambut. Kunjungan langsung Pangdam II\/Sriwijaya ke salah satu titik lokasi kebakaran dilukannya untuk memastikan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khususnya di lahan gambut yang terbakar sudah berlangsung dua hari dan telah membakar lebih dari 120 hektare lahan.<\/p>\n<p>Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan yang ada termasuk dari Manggala Agni dan water bombing dari Satgas Udara Karhutla Sumsel. \u201cKali ini saya bersama-sama Kasiops Korem, Dandim OKI, Kapolres OI, BPBD, Camat Pemulutan Barat, Kades Arisanjaya serta anggota dan masyarakat setempat juga ikut melakukan pemadaman api di wilayah Desa Arisanjaya ini dan dibantu oleh Satgas Udara menggunakan water bombing,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Pangdam II\/Swj akan membantu mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar dukungan peralatan yang dibutuhkan bisa tercukupi. \u201cGuna memenuhi kebutuhan terutama dukungan peralatan,\u00a0 saya akan sampaikan dan berupaya koordinasi dengan\u00a0 pihak terkait agar dukungan peralatan yang dibutuhkan bisa tercukupi sehingga lebih aman dan diharapankan hasilnya juga lebih maksimal,\u201d urai Pangdam.<\/p>\n<p>Sementara itu, Presiden Joko Widodo memberi instruksi kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk me-warning seluruh kapolda yang di wilayah hukumnya terjadi karhutla. Tidak hanya kapolda, bahkan peringatan ini berlaku untuk panglima kodam, komandan korem, hingga ke komandan kodim dan kapolres. &#8220;Ini perintah dari Presiden. Jika ada terjadi kebakaran, tidak mampu memadamkan, para kepala satuan TNI dan Polri akan dievaluasi,&#8221; ujar Kapolri.<\/p>\n<p>Dalam konferensi persnya itu, Tito menyebutkan, 2015 terjadi gejala elnino. Dimana curah hujan di Indonesia relatif rendah. Pada 2016 terjadi Lanina. Dimana uap air berkumpul di Indonesia, sehingga lebih banyak curah hujan. Tahun 2017 ini, dari BMKG diperkirakan mulai Juli hingga September akan terjadi kemarau. &#8220;Karena itu pemerintah sudah mengantisipasi melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara bersama,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 282 hot spot (titik panas) tersebar dari Sumatera hingga Papua. Pantauan satelit Aqua, Terra, SNNP pada catalog modis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pagi tadi mendeteksi 150 hot spot di Kalimantan Barat. Rinciannya adalah 109 titik kategori sedang dan 41 lainnya kategori tinggi dengan tingkat kepercayaan lebih 80 persen.<\/p>\n<p>Jumlah hot spot ini jauh lebih banyak daripada daerah lainnya. Secara nasional, 282 titik panas tersebar di Papua (7 titik), NTT (12 titik), Kalimantan Barat (150 titik), Lampung (9 titik), Jawa Timur (5 titik), Jawa Tengah (6 titik), Jawa Barat (5 titik, Papua Barat (2 titik), NTB (3 titik), Bangka Belitung (11 titik).<\/p>\n<p>Kemudian di Kepri ada 4 titik, Maluku (2 titik), Sulawesi Tengah (1 titik), Gorontalo (1 titik), Sumatera Selatan (23 titik), Kalimantan Tengah (1 titik), Riau (16 titik), Sumatera Utara (9 titik), Jambi (2 titik), Sumatera Barat (2 titik), Sulawesi Selatan (18 titik) dan Maluku Utara (1 titik).<\/p>\n<p>Di Sumsel sendiri, tercatat 23 titik api (hotspot) terpantau stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palembang hingga Minggu (6\/8). Dari 23 hotspot yang terpantau, delapan di antaranya memiliki tingkat kepercayaan bahwa hotspot benar-benar terjadi. Adapun daerah yang banyak mendominasi terjadinya kebakaran yakni Kabupaten Ogan Ilir dengan 8 titik, Musi Banyuasin 6 titik, Ogan Komering Ulu 3 titik, Musi Rawas 3 titik, Pali 1 titik, Oku Timur 1 titik dan Muara Enim 1 titik. (rel\/berbagai sumber)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INDERALAYA, SIMBURNEWS &#8211; Kebakaran lahan kembali terjadi di jalan lintas Palembang- Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (6\/8). Karhutla di Bumi Caram Seguguk itu terjadi di tiga titik. Kebakaran saat siang sekitar pukul 11.00 di Pemulutan. Kemudian, berlanjut pada pukul 17.00 sore di KTM Desa Sungai Rambutan, Inderalaya Utara. Kebakaran lainnya terjadi di Desa Arisanjaya Kecamatan Pedamaran. Kabut asap yang muncul akibat kebakaran lahan sejak Sabtu (5\/8) mulai mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas saat malam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9977","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9977"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9977\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9980,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9977\/revisions\/9980"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}