{"id":9475,"date":"2017-07-07T16:23:17","date_gmt":"2017-07-07T09:23:17","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9475"},"modified":"2017-07-07T16:56:50","modified_gmt":"2017-07-07T09:56:50","slug":"marak-pungli-masuk-smp-negeri-sekda-kota-palembang-berang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9475","title":{"rendered":"Marak Pungli Masuk SMP Negeri, Sekda Kota Palembang Berang"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Masih maraknya pungutan liar (pungli) berkedok infak dan lainnya saat penerimaan siswa baru (PSB) sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Palembang membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Harobin Mustofa berang. Dia menegaskan, jika pihaknya menemukan fakta pungli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, maka Harobin tidak segan-segan melimpahkan ke pihak yang berwajib (polisi) untuk menindak oknum nakal yang telah mencoreng dunia pendidikan khususnya di Palembang.<\/p>\n<p>Hal tersebut ditegaskan usai melakukan rapat pembangunam intake Ogan 2, Kamis (6\/7). &#8220;Nanti saya perintahkan inspektorat untuk memeriksa. Kalau memang terbukti, tindak. Tetapi, kalau tidak terbukti, ya janganlah. Masyarakat juga kan harus paham, jangan hanya asal lapor,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Baginya, seluruh pihak harus faktual (berdasarkan fakta) dalam melihat suatu persoalan khususnya praktik pungli. &#8220;Silakan warga melapor, nanti dicek. Jangan hanya karena surat selembar, kita langsung tindak itu tidak bisa karena ada prosedurnya. Nanti, dia (warga) lapor ke Wali Kota melalui Sekretaris Daerah (Sekda). Sekda memerintahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan. Jika terbukti, beri sanksi. Kan seperti itu. Bila perlu pihak berwajib yang menanganinya,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Seperti diwartakan sebelumnya, ditemukan keluhan warga tentang infak pendidikan dan pembangunan yang terjadi di SMP Negeri 59 Palembang. Pungutan yang diduga pungli tersebut telah dibantah oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Drs H Herman Wijaya SPd MSi dan Kepala SMPN 59 Palembang, Limansa Rajaguguk SPd MSi. Sementara, secara diam-diam Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto dikabarkan telah meninjau lokasi pembangunan gedung SMPN 59 Palembang di Kelurahan Talang Jambe, Kamis (6\/7).<\/p>\n<p>Terpisah, selain di SMPN 59 dugaan pungli juga dialami wali murid di beberapa SMPN negeri di Palembang. Hal itu disampaikan Kurniawati (32), warga Kemuning. &#8220;Anakku di SMPN Palembang, terdepak (tidak diterima) karena kami tidak pakai duit,&#8221; akunya, Jumat (7\/7).<\/p>\n<p>Dikatakannya, wali murid yang menitipkan anaknya di sekolah tersebut dimintai uang pembangunan. &#8220;Orang di situ yang nitip (anak) rata rata diminta Rp3-5 juta,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Kurnia sangat menyesalkan anaknya tidak diterima di SMPN tersebut. &#8220;Padahal anakku rekomendasi KONI Palembang. Dia (anakku) atlet voli. Tapi akhirnya terkalahkan oleh materi sehingga tidak bisa bersekolah di sekolah yang katanya berakreditasi A,&#8221; ratapnya.<\/p>\n<p>Disebutkan, suatu saat dirinya akan melaporkan langsung pungli ke Pemkot Palembang jika telah mendapatkan bukti yang kuat. &#8220;Nanti jika aku dapat bukti kuat, aku mau lapor dan jadi saksi,&#8221; tutupnya. (mrf\/maz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Masih maraknya pungutan liar (pungli) berkedok infak dan lainnya saat penerimaan siswa baru (PSB) sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Palembang membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Harobin Mustofa berang. Dia menegaskan, jika pihaknya menemukan fakta pungli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, maka Harobin tidak segan-segan melimpahkan ke pihak yang berwajib (polisi) untuk menindak oknum nakal yang telah mencoreng dunia pendidikan khususnya di Palembang. Hal tersebut ditegaskan usai melakukan rapat pembangunam intake&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9476,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-9475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dikbudportekes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9475"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9485,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9475\/revisions\/9485"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}