{"id":9179,"date":"2017-06-11T15:14:27","date_gmt":"2017-06-11T08:14:27","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9179"},"modified":"2017-06-11T15:14:27","modified_gmt":"2017-06-11T08:14:27","slug":"palembang-masih-kumuh-pemkot-tak-mampu-atasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9179","title":{"rendered":"Palembang Masih Kumuh, Pemkot Tak Mampu Atasi"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS -Banyaknya titik kumuh sulit menjadikan Palembang sebagai kota tercantik di Indonesia seperti yang sering disampaikan Gubernur Sumatera Selatan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang berat untuk incumbent wali kota dan wakil wali kota H Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang, Sudirman Teguh mengatakan bahwa wilayah kumuh juga terkait dengan budaya warga setempat. &#8220;Kemampuan ekonomi warga di daerah kumuh terbilang kurang beruntung, ditambah budaya buang sampah sembarangan akan memperburuk wilayah tersebut. Maka program gotong royong dari pemerintah bisa merubah pola pikir masyarakat,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Dijelaskan, perilaku tersebut merupakan budaya masyarakat yang selama ini keliru. &#8220;Kebiasaan orang kita ini kan maunya cepat. Mau cepat bersih, sampahnya dibuang ke sungai. Mereka tidak sadar bahwa keinginan untuk cepat bersih dengan buang sampah sembarangan, justru berdampak lebih besar dan merusak lingkungannya,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, untuk penataan rumah layak huni disetiap titik kumuh yang ada, pemkot mengalokasikan Rp4 miliar yang bersumber dari dana APBD dari total Rp10 miliar yang diperlukan selama setahun.<\/p>\n<p>Jumlah bantuan yang diberikan kepada masyarakat juga bervariasi minimal 5 juta dan maksimal 15 juta yang diperuntukkan untuk perbaikan atap dan dinding rumah.<\/p>\n<p>Ditemui saat penyerahan kunci bedah rumah di 14 Ilir, Harnojoyo mengatakan jika Pemkot sebelumnya telah mencanangkan program 1.000 bedah rumah di titik kumuh kota Palembang. &#8220;Di Palembang ini, masih ada 59 titik kumuh sehingga untuk menuntaskan hal tersebut. Saat ini pemkot mencanangkan 1000 bedah rumah tidak layak huni baik melalui Basnas maupun pihak lain yang peduli,&#8221; ungkapnya saat melihat hasil bedah rumah di kampung Tzu Chi, Sabtu (10\/6).<\/p>\n<p>Selain itu, Harno mengapresiasi langkah yang dilakukan yayasan Tzu Chi yang mau mengambil peran dalam pengentasan kemiskinan serta mendukung program bedah rumah dari pemerintah. &#8220;Semoga ini bisa ditiru oleh yayasan atau donatur yang lain. Tuhan tidak melihat agama atau suku, barang siapa bersungguh-sungguh pasti akan dinilai sungguh-sungguh. Siapa yang main-main maka akan dinilai main-main juga,&#8221; ujarnya. (mrf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS -Banyaknya titik kumuh sulit menjadikan Palembang sebagai kota tercantik di Indonesia seperti yang sering disampaikan Gubernur Sumatera Selatan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang berat untuk incumbent wali kota dan wakil wali kota H Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda. Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang, Sudirman Teguh mengatakan bahwa wilayah kumuh juga terkait dengan budaya warga setempat. &#8220;Kemampuan ekonomi warga di daerah kumuh terbilang kurang beruntung, ditambah budaya buang sampah sembarangan akan memperburuk wilayah tersebut. Maka&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-9179","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9179"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9179\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9182,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9179\/revisions\/9182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}