{"id":9078,"date":"2017-06-05T02:39:06","date_gmt":"2017-06-04T19:39:06","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9078"},"modified":"2017-06-05T02:39:06","modified_gmt":"2017-06-04T19:39:06","slug":"narkoba-ditemukan-sebelum-pesawat-lion-air-take-off-dari-bandara-smb-ii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=9078","title":{"rendered":"Narkoba Ditemukan sebelum Pesawat Lion Air Take Off dari Bandara SMB II"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II kembali menjadi akses pengiriman narkoba. Hal itu terendus setelah pramugari Lion Air nomor penerbangan JT-858 jurusan Palembang &#8211; Surabaya menemukan tas berisi sabu saat pesawat akan lepas landas (take off) pada Kamis (1\/6) lalu.<\/p>\n<p>Penemuan narkoba ini baru terungkap setelah mengetahui hasil penelitian. Penemuan narkoba berawal saat awak kabin, sebut saja Bunga melakukan pengecekan penumpang. Ternyata ada satu seat (kursi) kosong yang sebelumnya ditempati, namun penumpangnya keluar lagi. Saat diperiksa bagian kabin pesawat di atas seat yang kosong tersebut, ditemukan tas kertas (paper bag) berisi krupuk\u00a0 dan bungkusan yang dilapisi celana dalam.<\/p>\n<p>Tidak ada penumpang yang mengaku memiliki barang itu. Pengecakan diserahkan ke petugas Ram PT PTN. Setelah itu, barang tersebut disimpan di laci meja Gate 3 Bandara SMB II Palembang. Pada Sabtu (3\/6) barang tersebut masih berada di meja gate 3, namun paper bag dan kerupuk sudah tidak ada lagi.<\/p>\n<p>Barang tersebut sempat dibuat mainan pegawai PT PTN. Karena penasaran akhirnya barang tersebut dilaporkan ke pihak Avsec Bandara SMB II. Setelah dibuka tas itu diserahkan Avsec ke Bea Cukai untuk penyelidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Bungkusan dalam plastik putih dinyatakan positif mengandung Methaphetamine atau MDMA (ekstasi) seberat 765 gram. Petugas juga menemukan bungkusan lain dalam bag paper itu. Hal itu diketahui setelah pegawai bandara menusuk bungkusan dengan pena dan terlihat seperti garam. Setelah diperiksa, barang itu merupakan sabu-sabu seberat 790 gram.<\/p>\n<p>&#8220;Iya benar, paket itu ditemukan dalam tas dan baru kami terima kemarin (3\/6\/) dari pihak boarding tanggal 1 Juni. Saat ini sedang dalam pemeriksaan, apakah benar-benar dari penumpang atau ada keterlibatan petugas,&#8221; ujar Officer In Charge Avsec Bandara SMB II Palembang Olan Ginting kepada detikcom, Minggu (4\/6) dilansir detiknews.<\/p>\n<p>Menurut Olan, jika seandainya barang haram tersbeut dibawa oleh penumpang saat melewati pengamanan petugas dan X-ray, sabu tersebut tidak akan terlihat jelas karena bentuknya yang sulit dideteksi X-ray sebagai sabu. Kecuali petugas memerika ulang calon penumpang dengan melakukan pengecekan.<\/p>\n<p>&#8220;Memang kalau lewat X-ray itu sulit terdeteksi, karena bawa gula putih dan sabu itu tidak begitu berbeda. Jadi di sinilah petugas harus cek ulang si penumpang,&#8221; sambung Olan.<\/p>\n<p>Sementara, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budisiswanto membenarkan temuan itu. Hanya saja, dia tidak mengetahui kronologis pasti penemuan karena masih dalam proses pengembangan. &#8220;Ya, saya dengar desas-desusnya begitu, kalau tidak salah kejadiannya tanggal 1,&#8221; ungkapnya, dilansir Sindonews.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Bandara SMB II Palembang dan manajemen Lion Air belum berhasil dikonfirmasi. Kedua barang bukti itu kini sudah diserahkan ke Polda Sumsel. (Berbagai Sumber)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBURNEWS &#8211; Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II kembali menjadi akses pengiriman narkoba. Hal itu terendus setelah pramugari Lion Air nomor penerbangan JT-858 jurusan Palembang &#8211; Surabaya menemukan tas berisi sabu saat pesawat akan lepas landas (take off) pada Kamis (1\/6) lalu. Penemuan narkoba ini baru terungkap setelah mengetahui hasil penelitian. Penemuan narkoba berawal saat awak kabin, sebut saja Bunga melakukan pengecekan penumpang. Ternyata ada satu seat (kursi) kosong yang sebelumnya ditempati, namun&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,9],"tags":[],"class_list":["post-9078","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting","category-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9078"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9080,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9078\/revisions\/9080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}