{"id":45890,"date":"2025-12-13T20:05:51","date_gmt":"2025-12-13T13:05:51","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=45890"},"modified":"2025-12-13T20:25:38","modified_gmt":"2025-12-13T13:25:38","slug":"jumlah-korban-tewas-tembus-seribu-presiden-prabowo-kembali-tinjau-pengungsi-banjir-longsor-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=45890","title":{"rendered":"Jumlah Korban Tewas Tembus Seribu, Presiden Prabowo Kembali Tinjau Pengungsi Banjir-Longsor Sumatera"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jenazah di Pemakaman Kurangi Jumlah Korban Meninggal<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>JAKARTA, SIMBUR<\/strong> &#8211; Jumlah korban tewas akibat banjir-longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akhirnya menembus angka 1.006 orang pada Sabtu (13\/12). Presiden RI Prabowo Subianto pun langsung meninjau lokasi pengungsian. Khususnya di MTs 1 Langkat, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Sabtu (13\/12).<\/p>\n<p>Presiden tiba di lokasi pada pukul 12.00 WIB. Disambut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto dan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. Setelah memasuki area MTs 1 Langkat, Presiden langsung melambaikan tangan dan menyapa para penyintas banjir yang sejak pagi telah menanti.<\/p>\n<p>Sorak kegembiraan selamat datang menggema atas kehadiran orang nomor satu di negeri ini. Presiden pun menyalami para penyintas satu per satu. Setelah beberapa menit menyapa dan berinteraksi langsung dengan para penyintas dan petugas yang bersiaga di posko, Presiden lantas membuka suara.<\/p>\n<p>Melalui momentum khidmat penuh akrab itu, Presiden mengatakan, pemerintah akan memenuhi kekurangan yang masih dibutuhkan seperti air bersih untuk keperluan dapur, kamar mandi dan pembersihan material lumpur sisa banjir. \u201cSegala kekurangan yang kami temukan akan kami atasi, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan air bersih,\u201d ungkap Presiden.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Presiden juga berkomitmen bahwa kementerian\/lembaga yang dipimpinnya seperti BNPB, Kementerian Sosial, Kementerian PU, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan komponen lainnya akan tetap memberikan pelayanan terbaik dengan memprioritaskan kelompok rentan. \u201cPrioritaskan kelompok rentan, lansia, ibu hamil dan anak-anak di pengungsian,\u201d ujar Presiden.<\/p>\n<p>Melalui kunjungan selama kurang lebih setengah hari di Kabupaten Langkat, Presiden telah melihat banyak kemajuan dalam penanganan darurat bencana hingga detik ini. Presiden bersyukur bahwa selama penanganan berjalan, semua masyarakat yang terdampak langsung maupun tidak langsung dapat tetap optimis bergandengan tangan dengan petugas dalam melewati masa krisis ini bersama-sama. \u201cSyukurlah keadaan berangsur-angsur membaik dari yang terakhir saya datang,\u201d ungkap Presiden.<\/p>\n<p>Presiden berjanji akan memantau keadaan dan memberikan apapun yang dibutuhkan masyarakat hingga semuanya dapat kembali pulih. Komitmen tersebut menjadi wujud bahwa pemerintah selalu hadir sebagai keluarga yang tidak akan meninggalkan di saat semua membutuhkan. \u201cSaya akan terus memantau keadaan. Karena kami adalah keluargamu. Kami tidak akan meninggalkanmu,\u201d kata Presiden.<\/p>\n<p>Presiden juga mengucapkan kepada seluruh kementerian\/lembaga, pemerintah daerah dan relawan atas sinergi yang baik dan terpadu dalam rangkaian upaya penanganan darurat selama lebih dari dua pekan ini. \u201cTerima kasih kepada seluruh petugas dan relawan yang telah bekerja keras selama belasan hari di lokasi bencana,\u201d pungkas Presiden.<\/p>\n<p>Turut hadir mendampingi kunjungan kerja Presiden di antaranya; Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, Kapolri Jend. Polisi Listyo Sigit P, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyajto, Sekretariat Kabinet Letkol (Inf.) Teddy Indra Wijaya dan Gubernur Sumatra Utara, Boby Nasution.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><strong>Jumlah Korban Tewas Tembus 1.006 Orang<\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, jumlah korban tewas akibat bencana Sumatera di tiga provinsi per hari ini, Sabtu (13\/12) menembus angka 1.006 orang. Jumlah korban hilang 217 orang dan total pengungsi mencapai 654.642 orang. Data tersebut diketahui dari konferensi pers Update Penanganan Darurat Bencana Provinsi Aceh-Sumatra Barat-Sumatera Utara, Sabtu (13\/12).<\/p>\n<p>&#8220;Dari data kami jumlah korban meninggal hasil rekapitulasi tiga provinsi hari ini, Sabtu (13\/12) menunjukkan 1.006 orang. Dari sebelumnya pada Jumat (12\/12) sejumlah 995 orang,&#8221; ungkap Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Sabtu (13\/12).<\/p>\n<p>Menurut Muhari, perubahan data terjadi di tiga provinsi. Perubahan terjadi di Aceh dari 412 jadi 416 orang. Sumatera Utara dari 343 jadi 349 orang. Sumatera Barat dari 241 jadi 242 orang. &#8220;Di antara jumlah korban yang meninggal tadi, ini dinamika angka statistik. Ada yang berbeda. Ada yang bertambah dan ada yang berkurang,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Keterangan untuk yang berkurang, lanjut Muhari, setelah dilakukan verifikasi berbasis data Dukcapil dan identifikasi dari jasad korban. &#8220;Ada berapa korban yang sudah meninggal tapi dikebumikan di daerah pemakaman yang kemudian terdampak banjir longsor. Sudah kami identifikasi dan kami keluarkan dari data korban banjir longsor,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Adapun jumlah korban hilang dari 226 menjadi 217 orang. Di Aceh dari 35 jadi 34 orang, Sumut dari 97 jadi 91 orang, dan Sumbar dari 93 jadi 92 orang. Sementara, jumlah pengungsi dari 884.889 jadi 654.642 orang. Di Aceh dari 817.742 jadi 585.666 orang, Sumut dari 53.523 jadi 55.679 orang, dan Sumbar dari 13.624 jadi 12.207 orang. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jenazah di Pemakaman Kurangi Jumlah Korban Meninggal &nbsp; &nbsp; JAKARTA, SIMBUR &#8211; Jumlah korban tewas akibat banjir-longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akhirnya menembus angka 1.006 orang pada Sabtu (13\/12). Presiden RI Prabowo Subianto pun langsung meninjau lokasi pengungsian. Khususnya di MTs 1 Langkat, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Sabtu (13\/12). Presiden tiba di lokasi pada pukul 12.00 WIB. Disambut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto dan Menteri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45893,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-45890","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45890"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45890\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45898,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45890\/revisions\/45898"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/45893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}