{"id":44979,"date":"2025-09-01T00:39:18","date_gmt":"2025-08-31T17:39:18","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=44979"},"modified":"2025-09-01T00:39:18","modified_gmt":"2025-08-31T17:39:18","slug":"geng-motor-bakar-pos-polisi-serta-rusak-bangunan-ditlantas-dan-dprd-sumsel-brimob-salah-tangkap-anggota-kavaleri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=44979","title":{"rendered":"Geng Motor Bakar Pos Polisi serta Rusak Bangunan Ditlantas dan DPRD Sumsel, Brimob Salah Tangkap Anggota Kavaleri"},"content":{"rendered":"<p># Kodam II\/Sriwijaya Langsung Berikan Klarifikasi<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44980 size-full\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683003.jpg\" alt=\"\" width=\"538\" height=\"335\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683003.jpg 538w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683003-300x187.jpg 300w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683003-487x304.jpg 487w\" sizes=\"auto, (max-width: 538px) 100vw, 538px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Kerusuhan terjadi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Ratusan remaja yang diduga komplotan balap liar dan geng motor melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran bangunan Gedung DPRD Sumsel, Gedung Ditlantas, dan sejumlah pos polisi di Palembang, Minggu (31\/8) pukul 02.30 WIB dini hari.<\/p>\n<p>Buntut dari peristiwa tersebut, Satuan Brimob Polda Sumsel melakukan sweeping terhadap para pelaku pengrusakan dan pembakaran. Sekitar 42 orang berhasil diamankan. Termasuk salah tangkap satu personel tentara di SPBU dekat Hotel Amaris, Jl Demang Lebar Daun, Palembang.<\/p>\n<p>Menyikapi kejadian salah tangkap terhadap anggotanya Pratu Handika Novaldo, NRP 31200140341100 yang viral disebut sebagai provokator, Kodam II\/Sriwijaya langsung memberikan klarifikasi. Disampaikan langsung Kapendam II\/Sriwijaya, Kolonel Inf E.S Putra Siregar.<\/p>\n<p>Kapendam menegaskan, prajurit tersebut sama sekali tidak terlibat aksi unjuk rasa maupun provokasi. Melainkan sedang mencari makan dan mengisi BBM motor saat peristiwa terjadi di SPBU. Menurut Kapendam, peristiwa bermula pada Minggu, 31 Agustus 2025, dini hari. Saat itu, Pratu Handika Novaldo yang tengah mengikuti Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (Latkadertih PSM) di Palembang, keluar dari Baterai B Yonarhanud 12\/SBP Asrama Pakjo bersama temannya, Diki, untuk mencari makan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Pada pukul 03.45 WIB, keduanya tiba di Mie Gacoan Demang, depan Hotel Amaris, untuk makan. Selesai makan saat menjelang Subuh, mereka menuju kembali ke asrama dan sempat mengisi BBM di SPBU Hotel Amaris. Saat itu, seorang warga sipil mengingatkan agar tidak melewati bawah flyover Polda karena ada operasi penertiban massa. Pratu Handika memutuskan berhenti di depan SPBU.<\/p>\n<p>Tak lama kemudian, rombongan Brimob melintas di Jalan Demang. Personel Brimob turun dari mobil dan langsung mengambil kunci motor Pratu Handika sambil berkata: \u201cAyo, ikut! Angkat, angkat, angkat!\u201d<\/p>\n<p>Pratu Handika menjelaskan bahwa, dirinya bukan peserta demo dan merupakan anggota TNI. \u201cPak, saya di sini cuma cari makan. Saya anggota juga, Pak,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Namun, salah satu personel Brimob menanggapi: \u201cOh, kamu anggota?. Kamu yang provokator berarti!\u201d ungkap oknum tersebut.<\/p>\n<p>Anggota Brimob kemudian berupaya memfoto Pratu Handika, namun yang bersangkutan menolak. Bajunya ditarik, tangannya hendak diborgol, dan meskipun sudah menjelaskan dirinya tidak terlibat aksi, Pratu Handika tetap diamankan.<\/p>\n<p>Situasi sempat mereda ketika Peltu Ahmad Sofyan dari Kodim 0418 Kota Palembang yang sedang mengisi BBM di lokasi menghampiri rombongan Brimob. Peltu Ahmad meminta personel Brimob memeriksa lebih teliti: \u201cCoba tanya baik-baik, benar nggak anak ini ikut demo,\u201d kata Peltu Sofyan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Pratu Handika kemudian menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) TNI sebagai bukti. Namun, pihak Brimob masih sempat menuduhnya ikut memprovokasi massa, bahkan merekam video saat proses pemeriksaan berlangsung. Setelah situasi tenang, Pratu Handika diperbolehkan kembali ke asrama. &#8220;Kami yakinkan bahwa, Pratu Handika Novaldo sama sekali tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa,&#8221; ungkap Kolonel Inf Putra Siregar.<\/p>\n<p>Pratu Handika, lanjutnya, sedang menjalani Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (Latkadertih PSM) di Palembang. Saat kejadian, ia hanya keluar mencari makan dan mengisi BBM bersama temannya. Setelah terbukti tidak terlibat yang bersangkutan dilepaskan dan kembali ke asrama,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Danyonkav 5\/DPC Mayor Kav Sahid Winagiri pada kesempatan pertama segera mengambil langkah koordinasi kepada Dansat Brimob Polda Sumsel Kompes Pol Susnadi. Hasil pertemuan tersebut diakui oleh pihak Brimob bahwa Pihak Brimob telah salah mengamankan anggota yang kebetulan berada di lokasi kejadian (SPBU Jalan Demang lebar daun Palembang). Pangdam II\/Swj juga menekankan bahwa pentingnya koordinasi antar instansi baik Militer maupun Sipil, guna menghindari kesalahpahaman dalam bertugas.<\/p>\n<p>Sementara, Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol Susnadi membenarkan adanya miskomunikasi di lapangan terkait salah tangkap yang dilakukan anak buahnya. &#8220;Tadi pagi telah terjadi kesalahpahaman di lapangan pada saat penindakan terhadap pelaku geng motor dan merusak beberapa tempat di Palembang,&#8221; ujar Dansat Brimob.<\/p>\n<p>Dijelaskannya, kerusakan di gedung DPRD dan pos, lantas. &#8220;Kami melakukan pengejaran dan sampailah di SPBU, samping hotel Amaris di Jl Demang Lebar Daun. Kemudian para pelaku yang kami kejar kami lakukan penindakan. Saat penindakan kami lakukan pemeriksaan awal di lapangan,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Saat pengejaran, lanjut Dansat, seorang tentara ikut terjaring di lokasi dari Batalyon Kavaleri 5 atas nama Pratu Handika Novaldo. &#8220;Setelah kami periksa di lapangan bahwa tidak ada indikasi terlibat dengan peristiwa pembakaran atau kerusakan di gedung DPR tersebut,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Dansat Brimob menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. &#8220;Adanya kesalahan di lapangan kami sama sama mohon maaf atas peristiwa yang terjadi,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Informasi yang beredar, kronologis aksi massa dari kelompok balap dan geng motor menuju Gedung DPRD Sumsel berjumlah 200 orang. Mereka bergerak berkumpul dan melakukan aksi anarkis dengan melakukan pengrusakan fasilitas umum.<\/p>\n<p>Sumber di lapangan menyebutkan, pukul 02.35 WIB, massa tiba di Simpang Lima DPRD Sumsel. Pukul 03.00 WIB, massa berkumpul dan menuju Gedung DPRD lalu melakukan pengrusakan fasilitas yang ada. Pukul 03.08 WIB, massa melakukan pembakaran di Depan Gedung DPRD Sumsel.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pukul 03.12 WIB, massa dipukul mundur personel Polda Sumsel dibantu oleh Personil Kodam II\/Sriwijaya menuju kembali ke simpang lima DPRD Sumsel. Kemudian, pukul 03.16 WIB, massa kembali melakukan pengrusakan dan pembakaran pos polisi.<\/p>\n<p>Setelah itu, pukul 03.18 hingga pukul 03.21 WIB, massa kembali menuju Gedung DPRD Sumsel dan melakukan pengrusakan CCTV. Pukul 03.26 WIB, massa melakukan pengrusakan pintu pagar DPRD Sumsel kemudian memasuki halaman gedung. Pukul 03.30 WIB, massa masih melakukan pengrusakan CCTV hingga pukul 03.33 WIB baru meninggalkan Gedung DPRD Prov. Sumsel.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Pantauan selanjutnya, pukul 03.36 WIB, massa berkumpul di Simpang RS Charitas menuju Kantor Mapolda Sumsel. Pukul 03.42 WIB, massa melakukan pengrusakan pos polisi yang berada di bawah Flyover depan Mapolda Sumsel. Hingga pukul 03.47 WIB, massa berkumpul di bawah flyover.<\/p>\n<p>Bukan hanya itu, pukul 03.50 WIB, massa melakukan pelemparan batu ke Mako Mapolda Sumsel yang menghamtam salah satu personel. Mengakibatkan personel mengalami luka pada pelipis. Pukul 04.00 WIB, Massa kembali menuju Gedung DPRD Sumsel.<\/p>\n<p>Massa melakukan pengrusakan Pos Polisi Simapng Patal pukul 04.00 WIB. Hingga pukul 04.17 WIB telah diamankan delapan orang massa di ruangan Piket Dit Krimum Polda Sumsel. Sekitar pukul 04.20 WIB, massa kembali melakukan pengrusakan Kantor Dit Lantas Polda Sumsel dan melakukan pembakaran Pos Depan Dit Lantas Polda Sumsel serta 1 Unit Kendaraan R4 Dinas Dit Lantas Polda Sumsel.<\/p>\n<p>Pukul 04.45 WIB, massa melakukan pengrusakan Pos Lantas Kelambi Daro Simpang Rumah Susun. Pukul 04.47 WIB, diamankan kembali massa sebanyak 34 orang di Piket Dit Kriumum Polda Sumsel. Pukul 04.50 WIB, Dit Krimum Polda Sumsel telah mengamankan sebanyak 42 orang merupakan remaja selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satu pelaku mengakui, kelompok geng motor yang membakar pos polisi berasal dari kawasan Sungai Pinang.(red)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44982 size-full\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683004.jpg\" alt=\"\" width=\"520\" height=\"346\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683004.jpg 520w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683004-300x200.jpg 300w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PhotoCollage_17566457683004-95x62.jpg 95w\" sizes=\"auto, (max-width: 520px) 100vw, 520px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Kodam II\/Sriwijaya Langsung Berikan Klarifikasi &nbsp; PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Kerusuhan terjadi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Ratusan remaja yang diduga komplotan balap liar dan geng motor melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran bangunan Gedung DPRD Sumsel, Gedung Ditlantas, dan sejumlah pos polisi di Palembang, Minggu (31\/8) pukul 02.30 WIB dini hari. Buntut dari peristiwa tersebut, Satuan Brimob Polda Sumsel melakukan sweeping terhadap para pelaku pengrusakan dan pembakaran. Sekitar 42 orang berhasil diamankan. Termasuk salah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":44983,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-44979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=44979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44984,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44979\/revisions\/44984"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/44983"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=44979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=44979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=44979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}