{"id":44261,"date":"2025-07-07T18:22:00","date_gmt":"2025-07-07T11:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=44261"},"modified":"2025-07-07T18:31:25","modified_gmt":"2025-07-07T11:31:25","slug":"jabodetabek-nyaris-lumpuh-akibat-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=44261","title":{"rendered":"Jabodetabek Nyaris Lumpuh akibat Banjir"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44269 size-full\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518877666742.jpg\" alt=\"\" width=\"561\" height=\"345\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518877666742.jpg 561w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518877666742-300x184.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 561px) 100vw, 561px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>JAKARTA, SIMBUR<\/strong> &#8211; Bencana banjir masih menghantui Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Sejumlah wilayah tak luput dari dampak hujan deras yang memicu banjir, khususnya di wilayah Jakarta Selatan. Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu dini hari, (6\/7) pukul 02.00 WIB.<\/p>\n<p>Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD mengatakan, kondisi tersebut menyebabkan meluapnya Kali Ciliwung, kemudian memicu banjir di sejumlah titik di Jakarta Selatan. &#8220;Air merendam permukiman warga dengan ketinggian muka air bervariasi. Mulai dari 30 cm hingga mencapai 170 cm di beberapa lokasi,&#8221; ungkap Muhari, Senin (7\/7).<\/p>\n<p>Wilayah terdampak meliputi tiga kecamatan dan lima kelurahan, yakni Kecamatan Jagakarsa (Kelurahan Lenteng Agung, Srengseng Sawah, dan Tanjung Barat), Kecamatan Pasar Minggu (Kelurahan Pejaten Timur). Selain itu, Kecamatan Tebet (Kelurahan Manggarai). Total sebanyak 171 KK atau sekitar 393 jiwa terdampak langsung oleh banjir ini. &#8220;Diperkirakan sekitar 171 unit rumah warga turut terdampak, meskipun proses pendataan masih terus berlangsung di lapangan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menanggapi kejadian tersebut, kata Muhari, BPBD Provinsi DKI Jakarta segera menurunkan tim untuk melakukan asesmen dan pemantauan langsung ke lokasi-lokasi yang terdampak. &#8220;Langkah awal ini dilakukan guna mengidentifikasi kebutuhan warga terdampak, memastikan keselamatan masyarakat, dan menyiapkan respons tanggap darurat yang dibutuhkan,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Hingga Minggu sore (6\/7), lanjut Muhari, dilaporkan bahwa air di wilayah Kecamatan Jagakarsa telah surut. Namun, kondisi di beberapa titik lain masih dalam pemantauan intensif oleh petugas. &#8220;BPBD terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mempercepat proses penanganan dan meminimalkan dampak lanjutan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>BPBD DKI Jakarta, tambah Muhari, mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diharapkan segera melapor ke layanan tanggap darurat jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya. &#8220;Informasi lanjutan dan dokumentasi visual dari lapangan akan diperbarui dan disampaikan secara berkala kepada publik,&#8221; imbaunya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Selain Jakarta Selatan, wilayah Jakarta Timur juga mengalami kejadian banjir yang signifikan akibat luapan Kali Ciliwung. Pada Minggu dini hari, (6\/7), sekitar pukul 02.00 WIB, wilayah Jakarta Timur dilanda banjir yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi. Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya aliran Kali Ciliwung dan menggenangi pemukiman warga di tiga kecamatan. Di antaranya Jatinegara, Kramat Jati, dan Pasar Rebo. Enam kelurahan yang terdampak adalah Kelurahan Bidara Cina dan Kampung Melayu di Kecamatan Jatinegara; Bale Kambang, Cawang, dan Cililitan di Kecamatan Kramat Jati; serta Kelurahan Gedong di Kecamatan Pasar Rebo.<\/p>\n<p>Banjir tersebut berdampak pada 350 KK atau sekitar 1.114 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 116 KK atau kurang lebih 360 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi penampungan darurat. Sebaran pengungsi antara lain 137 jiwa di Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina, RPTRA Bidara Cina, dan Masjid Jami Al-Abror; 74 jiwa di Masjid Jami Ittihadul Ikhwan; 119 jiwa di SDN 01\/02 Kampung Melayu; 11 jiwa di Masjid Al-Hawi, Cililitan; serta 30 jiwa di Mushala Al-Ishlah, Kampus Binawan, Cawang.<\/p>\n<p>Selain korban terdampak, banjir juga menyebabkan kerusakan materil dengan estimasi 350 unit rumah warga terendam air. Tinggi Muka Air di beberapa lokasi bervariasi, mulai dari 60 cm hingga mencapai 250 cm. &#8220;Kondisi ini menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga dan memicu kekhawatiran akan potensi bencana susulan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>BPBD Provinsi DKI Jakarta merespons cepat dengan melakukan asesmen ke lokasi-lokasi terdampak sejak dini hari. Tim evakuasi dan logistik telah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak, serta melakukan pendataan dan pengawasan terhadap perkembangan situasi. &#8220;Bantuan kebutuhan dasar juga mulai disalurkan secara bertahap,&#8221; kata Muhari.<\/p>\n<p>Hingga Minggu sore, (6\/7), kondisi banjir di beberapa wilayah dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, BPBD DKI Jakarta tetap mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan mengikuti perkembangan cuaca serta informasi resmi dari pemerintah daerah. &#8220;Upaya penanganan dan pemulihan akan terus dilakukan hingga kondisi sepenuhnya dinyatakan aman,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><strong>Debit Air Sungai Cisadane Meningkat<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44266 size-full\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728172.jpg\" alt=\"\" width=\"549\" height=\"328\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728172.jpg 549w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728172-300x179.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 549px) 100vw, 549px\" \/><\/p>\n<p>Sementara Itu, bencana hidrometeorologi basah berupa banjir juga terjadi di Kota Tangerang Selatan. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan sejak Sabtu, (5\/7) hingga Minggu, (6\/7) telah mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah wilayah. &#8220;Debit air yang terus meningkat menyebabkan meluapnya saluran drainase, aliran kali, dan cekungan di berbagai titik, sehingga menggenangi permukiman warga di beberapa kecamatan,&#8221; ujar Muhari.<\/p>\n<p>Adapun wilayah terdampak meliputi tiga kecamatan dan lima kelurahan, yaitu Kecamatan Serpong Utara (Kelurahan Paku Jaya dan Kelurahan Pasir Alam), Kecamatan Ciputat Timur (Kelurahan Rempoa), serta Kecamatan Pondok Aren (Kelurahan Pondok Kacang Timur dan Kelurahan Pondok Aren). &#8220;Banjir yang melanda kawasan-kawasan tersebut telah berdampak pada sekitar 840 KK dan menyebabkan kerusakan pada jumlah rumah sebanyak 840 unit,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Merespons kejadian ini, BPBD Kota Tangerang Selatan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat untuk melakukan asesmen awal di lokasi terdampak. Petugas BPBD telah turun ke lapangan untuk memantau genangan air, membantu evakuasi warga jika dibutuhkan, serta menyiapkan dukungan logistik dan kebutuhan darurat lainnya bagi warga yang terdampak.<\/p>\n<p>Hingga Minggu sore, (6\/7), sebagian besar wilayah yang terdampak banjir telah menunjukkan tanda-tanda penurunan ketinggian air. Namun demikian, beberapa titik seperti wilayah Kayu Gede 1 dan Pondok Maharta masih mengalami genangan. BPBD bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan intensif di wilayah-wilayah tersebut hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.<\/p>\n<p>Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun. BPBD Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh warga untuk segera melaporkan kejadian kedaruratan dan mengikuti instruksi dari petugas demi keselamatan bersama. &#8220;Upaya pemulihan akan terus dilakukan secara bertahap seiring dengan perkembangan situasi di lapangan,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Tak hanya Kota Tangerang Selatan, kata Muhari, banjir juga merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi secara terus-menerus pada Minggu, (6\/7), telah memicu terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Teluknaga, tepatnya di Desa Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang. &#8220;Curah hujan yang berlangsung cukup lama menyebabkan debit Sungai Cisadane meningkat drastis hingga akhirnya meluap dan membanjiri permukiman warga di sekitarnya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Banjir ini mengakibatkan dampak yang cukup signifikan terhadap masyarakat setempat. Tercatat sebanyak 702 KK atau sekitar 2.275 jiwa terdampak akibat banjir ini. Ketinggian muka air dilaporkan berkisar antara 40 hingga 60 sentimeter dan merendam sedikitnya 702 unit rumah warga.<\/p>\n<p>Menanggapi situasi ini, BPBD Kabupaten Tangerang segera melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat. Tim BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen awal guna menentukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan. &#8220;Hingga, Minggu, (6\/7), kondisi banjir masih belum surut. Ketinggian air saat ini tercatat masih berada di sekitar 40 sentimeter. Warga terdampak diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><strong>Aktivitas Warga Depok dan Mobilitas Terhambat<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44264 size-full\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518849297646.jpg\" alt=\"\" width=\"280\" height=\"167\" \/><\/p>\n<p>Di Provinsi Jawa Barat, Kota Depok turut terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayahnya. Pada Sabtu, (5\/7), wilayah Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, dilanda banjir akibat hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi. Curah hujan yang terjadi dalam waktu relatif singkat namun deras tersebut menyebabkan genangan di sejumlah titik, termasuk akses jalan utama, yang mengganggu aktivitas warga dan mobilitas kendaraan.<\/p>\n<p>Banjir ini berdampak pada 30 KK yang tersebar di wilayah terdampak, dan sebanyak 30 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat genangan air. Tidak ada laporan korban jiwa, namun warga terdampak mengalami gangguan aktivitas sehari-hari serta potensi kerusakan pada harta benda pribadi.<\/p>\n<p>Sebagai respons cepat, tim pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok bergerak ke lokasi terdampak dan melakukan koordinasi dengan aparat pemerintahan setempat. Upaya asesmen awal telah dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak warga. Petugas juga terus berjaga untuk memastikan keselamatan masyarakat serta memantau potensi hujan susulan.<\/p>\n<p>Hingga Minggu, (6\/7), proses penanganan masih terus berlangsung. Genangan air di beberapa titik belum sepenuhnya surut, dan petugas gabungan tetap berada di lapangan untuk memastikan kondisi dapat segera terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti instruksi dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><strong>Tiga Warga Bogor Tewas<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44265 size-full\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728174.jpg\" alt=\"\" width=\"489\" height=\"279\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728174.jpg 489w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728174-300x171.jpg 300w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728174-148x85.jpg 148w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728174-487x279.jpg 487w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518859728174-71x40.jpg 71w\" sizes=\"auto, (max-width: 489px) 100vw, 489px\" \/><\/p>\n<p>Banjir dan longsor di Bogor terjadi sejak Jumat (4\/7). Hingga saat ini, sebanyak 449 jiwa terdampak, dengan 3 orang dilaporkan meninggal dunia, 1 orang mengalami luka ringan, dan 1 warga masih dalam pencarian.<\/p>\n<p>Pada Jumat (4\/7) banjir juga melanda Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Wilayah terdampak berada di 1 desa, Desa Puspasari, pada Kecamatan Citeureup. Sebanyak 45 KK (180 jiwa) terdampak.<\/p>\n<p>Masih di Kabupaten Bogor, banjir melanda 3 desa di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Bojonggede dan Citeureup telah surut pada Kamis (3\/7). Bencana ini menyebabkan rumah rusak sedang 1 unit, sedangkan terdampak 283 unit. BPBD setempat mencatat warga terdampak berjumlah 283 KK (1.154 jiwa), sedangkan 1 KK (5 jiwa) mengungsi ke rumah keluarga.<\/p>\n<p>Di wilayah timur, banjir menerjang 1 desa di Kecamatan Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (2\/7), pukul 17.45 waktu setempat atau WIT. Banjir mengakibatkan 57 KK (215 jiwa) terdampak. Perkembangan pada Jumat (4\/7), genangan mulai berangsur surut dari 100 cm menjadi 50 cm. Pantauan Jumat kemarin hujan masih turun.<\/p>\n<p><strong>Banjir Masuk Pemukiman Warga Bekasi<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-44263 size-full\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518849297645.jpg\" alt=\"\" width=\"430\" height=\"259\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518849297645.jpg 430w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/PhotoCollage_17518849297645-300x181.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 430px) 100vw, 430px\" \/><\/p>\n<p>Banjir di Bekasi mulai masuk pemukiman warga. Banjir merendam kompleks Bumi Nasio Indah, Jati Asih dan Kompleks Dosen IKIP, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Senin (7\/7). Ketinggian air 70 cm pukul 08.00 WIB.<\/p>\n<p>Salah satu wilayah yang terdampak adalah Perumahan Jatibening Permai, Kecamatan Pondok Gede. Ratusan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari 1 meter. Genangan terjadi akibat aliran kali di sekitar pemukiman tidak mampu menampung debit air yang meluap karena intensitas hujan tinggi.<\/p>\n<p>Meski dibakarkan mulai surut, warga Bekasi masih tetap mengungsi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun mulai mengeruk Kali Irigasi Bekasi sepanjang 5,3 kilometer. Tujuannya mencegah banjir di Jakarta Timur. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; JAKARTA, SIMBUR &#8211; Bencana banjir masih menghantui Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Sejumlah wilayah tak luput dari dampak hujan deras yang memicu banjir, khususnya di wilayah Jakarta Selatan. Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu dini hari, (6\/7) pukul 02.00 WIB. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD mengatakan, kondisi tersebut menyebabkan meluapnya Kali Ciliwung, kemudian memicu banjir di sejumlah titik di Jakarta Selatan. &#8220;Air&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":44267,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-44261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=44261"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44270,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44261\/revisions\/44270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/44267"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=44261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=44261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=44261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}