{"id":40833,"date":"2024-09-04T12:45:56","date_gmt":"2024-09-04T05:45:56","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=40833"},"modified":"2024-09-04T12:51:57","modified_gmt":"2024-09-04T05:51:57","slug":"kunjungan-paus-fransiskus-ke-indonesia-rayakan-perbedaan-dan-prioritaskan-kaum-marginal-terpinggirkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=40833","title":{"rendered":"Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Rayakan Perbedaan dan Prioritaskan Kaum Marginal Terpinggirkan"},"content":{"rendered":"<p># Disambut Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo di Istana Negara<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>JAKARTA, SIMBUR<\/strong> &#8211; Pemimpin Gereja Katolik Sedunia yang juga Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus tiba di Istana Negara Jakarta Pusat pada Rabu (4\/9) sekitar pukul 09.35 WIB. Paus Fransiskus tiba dengan menumpangi mobil medium MPV berpelat SCV 1 dengan dikawal Paspamres dan tim Pengamanan Vatikan. Paus terlihat duduk di depan sebelah sopir dan melambaikan tangan dan tersenyum kepada anak &#8211; anak yang telah menunggu di area Istana Negara.<\/p>\n<p>Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang berada di pintu masuk Istana Merdeka langsung menyambut kedatangan Paus Fransiskus. Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Ma&#8217;ruf Amin, juga Presiden terpilih Prabowo Subianto. Jokowi terlihat menyapa dan menyalami Paus sambil tersenyum. Keduanya masuk ke Istana Negara untuk memulai acara kenegaraan.<\/p>\n<p>Dalam sambutan kenegaraannya Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya atas kunjungan Paus Fransiskus. \u201cTadi saya sampaikan ke Bapa Suci. Kita memiliki 714 suku bangsa atau etnis dan juga memiliki 17 ribu pulau yang kita tinggali. Semuanya berbeda agama, budaya, dan suku bangsa. Terus berusaha menjaga harmoni di tengah kebinekaan yang kita miliki. Bagi Indonesia perbedaan anugerah. Toleransi adalah pupuk bagi persatuan dan perdamaian sebagai sebuah bangsa. Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila,\u201d ungkap Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di acara kenegaraan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Sementara Paus Fransiskus didampingi oleh Pastor Markus Solo Kewuta SVD, Staf Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Tahta Suci Vatikan, Ketua KWI Mgr Antonius Bunjamin, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo, Duta Besar Vatikan untuk RI Trias Kuncahyono.<\/p>\n<p>Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo dan Paus Fransiskus melakukan penandatanganan dokumen terkait kunjungan kenegaraan Paus Fransiskus di Indonesia selama 4 hari.<\/p>\n<p>Sementara itu, Paus Fransiskus disambut anak yatim, orang sakit, dan pengungsi di kompleks Kedutaan Besar Vatikan (Nunciatura) di Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut, Bapa Suci menyapa kurang lebih 40 orang dari kelompok marginal.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Kegiatan tersebut berlangsung singkat namun hangat. Dengan menempatkan pertemuan tersebut segera setelah kedatangannya, Paus Fransiskus sekali lagi menunjukkan kepedulian mendalam terhadap golongan yang kerap tak terdengar dan kurang diperhatikan.<\/p>\n<p>\u201cDi hari pertama, bahkan agenda pertama Sri Paus di Indonesia adalah menyapa orang-orang yang berada di pinggiran eksistensial. Paus selalu menaruh perhatian khusus kepada orang miskin, telantar, pengungsi, dan korban human trafficking,\u201d ujar Rm Martinus Dam Febrianto SJ, Indonesia Country Director, Jesuit Refugee Service (JRS), dalam rilisnya Rabu (4\/9).<\/p>\n<p>Perhatian Paus Fransiskus terhadap kelompok marginal telah ia tuangkan dalam Evangelii Gaudium tahun 2013, tak lama setelah beliau terpilih menjadi pemimpin umat Katolik sedunia.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Paus menimbang, sangat perlu memberi perhatian dan mendekatkan diri kepada bentuk-bentuk baru kemiskinan dan kerentanan. Menurutnya, Kristus yang menderita ada di dalamnya dan semua dipanggil untuk mengenali-Nya. Lanjut Paus, upaya untuk mengenali-Nya tampaknya tidak memberi manfaat nyata dan langsung.<\/p>\n<p>\u201cSaya berpikir tentang para tunawisma, para pecandu napza, para pengungsi, penduduk asli, dan banyak orang lainnya. Para migran memberikan tantangan khusus bagi saya, karena saya adalah imam dari sebuah Gereja tanpa perbatasan. Gereja yang menganggap dirinya ibu bagi semua. Oleh sebab itu, saya menyerukan kepada setiap negara untuk memiliki keterbukaan yang murah hati yang akan mampu menciptakan bentuk-bentuk sintesis budaya baru tanpa perlu takut kehilangan identitas lokal,&#8221; ujar Paus dalam petikan sambutannya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Diketahui, membangun persaudaraan lintas batas Perkumpulan Alumni Kolese Jesuit (PAKJ) merupakan organisasi yang mewadahi alumni-alumni institusi pendidikan Serikat Jesus (SJ) di Indonesia. PAKJ memiliki misi membangun persaudaraan lintas batas melalui semangat kolaboratif dengan semua kalangan.<\/p>\n<p>PAKJ terdiri dari alumni Kolese Kanisius (Jakarta), Kolese Gonzaga (Jakarta), Kolese de Britto (Yogyakarta), SMK Pendidikan Industri Kayu Atas (PIKA &#8211; Semarang), Kolese Loyola (Semarang), Kolese Mikael\/Politeknik ATMI (Solo &amp; Cikarang), Le Cocq d&#8217;Armandville (Nabire), Seminari Mertoyudan (Magelang), dan Universitas Sanata Dharma (Yogyakarta). (red)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Disambut Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo di Istana Negara &nbsp; JAKARTA, SIMBUR &#8211; Pemimpin Gereja Katolik Sedunia yang juga Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus tiba di Istana Negara Jakarta Pusat pada Rabu (4\/9) sekitar pukul 09.35 WIB. Paus Fransiskus tiba dengan menumpangi mobil medium MPV berpelat SCV 1 dengan dikawal Paspamres dan tim Pengamanan Vatikan. Paus terlihat duduk di depan sebelah sopir dan melambaikan tangan dan tersenyum kepada anak &#8211; anak yang telah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40839,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-40833","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40833"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40835,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40833\/revisions\/40835"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/40839"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}