{"id":40353,"date":"2024-07-20T21:03:33","date_gmt":"2024-07-20T14:03:33","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=40353"},"modified":"2024-07-20T21:03:33","modified_gmt":"2024-07-20T14:03:33","slug":"kerugian-ekonomi-akibat-karhutla-di-sumsel-tembus-rp427-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=40353","title":{"rendered":"Kerugian Ekonomi akibat Karhutla di Sumsel Tembus Rp42,7 Miliar"},"content":{"rendered":"<p># Kerugian Terbesar di Kabupaten OKI Rp11,4 Miliar<\/p>\n<p># Menko Perekonomian Pimpin Apel dan Simulasi Karhutla Sumsel<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Kerugian ekonomi yang timbul akibat karhutla di Sumatera Selatan tahun 2022 mencapai Rp42,7 miliar. Dengan kerugian terbesar di kabupaten OKI mencapai Rp11,4 miliar.\u00a0Hal itu diungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Dr Hc Ir Airlangga Hartarto MBA MMT.<\/p>\n<p>\u201cIni menunjukan bahwa perlu dilakukan langkah-langlah urgensi agar penanganan secara efektif bisa berkelanjutan,\u201d ujar Menko Airlangga saat memimpin Apel dan Simulasi Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumsel Tahun 2024 di Griya Agung Palembang, Sabtu (20\/7) pagi.<\/p>\n<p>Dalam arahannya, Menko Airlangga Hartarto mengatakan,\u00a0 wilayah Sumsel memiliki topografi yang beragam dengan dataran tinggi di Barat Bukit Barisan dataran rendah di Timur serta serta ekosistem mangrove dan lahan gambut yang luas.\u00a0\u201cIni menjadikan\u00a0 Sumsel subur untuk produk perkebunan pertanian perikanan serta pertambangan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Menurut Airlangga, kekayaan ini perlu dikelola secara baik untuk kemajuan daerah dan kemakmuran masyarakat.\u00a0 \u201cKondisi geografis ini juga membawa tantangan alam seperti ancaman banjir tanah longsor saat musim hujan kering serta kebakaran hutan saat musim kemarau terutama di lahan gambut yang mudah terbakar,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Dalam laporannya Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi, menjelaskan bahwa Apel dan Simulasi Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024, Jambi, Riau dan Lampung\u00a0 Tahun 2024\u00a0 ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personil dan peralatan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Di samping untuk meningkatkan koordinasi lintas sektoral dan optimalisasi tugas dan peran masing-masing stakeholder.\u00a0&#8220;Ini juga sekaligus untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,&#8221; jelas Elen.<\/p>\n<p>Pada kesempatan ini, kata dia, yang hadirkan meliputi mobil pemadam, minilog, tangki air, flexible tank, kendaraan roda dua, mesin pompa baik pompa apung, pompa jinjing dan perlengkapannya. Terdiri dari selang, penyambung, nozzle dan peralatan komunikasi, aplikasi penunjang serta peralatan pemadam manual lainnya seperti sekop, pacul, garu dan kampak.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Lebih jauh Elen menegaskan, untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Sumsel\u00a0 berbagai upaya telah dilakukan. Diantaranya kampanye pencegahan kebakaran hutan dan lahan melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni serta stakeholder lainnya. Audit kepatuhan perusahaan perkebunan dan kehutanan. Pemasangan papan larangan membakar hutan dan lahan.<\/p>\n<p>Penetapan Status Siaga Darurat dan Posko Komando Satgas Karhutla Provinsi Sumatera Selatan. Operasi Modifikasi Cuaca. Koordinasi Penanganan Karhutla kepada kepada Pemerintah Pusat. Apel dan simulasi kebakaran hutan dan lahan. &#8220;Selain itu juga kami telah melakukan\u00a0 penempatan posko pemadaman darat, pelaksanaan patroli darat dan udara, Operasi Pemadaman darat dan udara serta Sosialisasi secara terus menerus,&#8221; jelas Elen.<\/p>\n<p>Sementara itu, Prajurit TNI AD dari Kodam II\/Swj dan jajaran Korem 044\/Gapo Pemda dan Polda Sumsel bersama dinas\/instansi lainnya mengikuti apel dan simulasi penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan. Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau di Sumsel, Pemprov Sumsel melalui SK Gubernur Sumsel Nomor 393 tanggal 13 Juni 2024 telah menetapkan status keadaan siaga darurat bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hingga 30 November 2024.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Sumsel menyiagakan 1.200 pasukan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, personel pemadam kebakaran, Perusahaan Perkebunan dan Kehutanan, Kelompok Tani, Masyarakat Peduli Api, Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan Relawan serta Mahasiswa. langkahnya berbagai dinas\/instansi terkait lainnya.<\/p>\n<p>Kegiatan apel ini merupakan langkah awal yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Prov. Sumsel, Kodam II\/Swj, Polda Sumsel serta dinas instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, meningkatkan koordinasi lintas sektoral dan optimalisasi tugas dan peran masing-masing stakeholder, kemampuan dan keterampilan dalam penanggulangan kebakaran dan lahan.<\/p>\n<p>Dalam apel gelar dan simulasi Karhutla ini dari pihak Kodam II\/Swj mengerahkan sekitar 300 personel dari berbagai satuan di jajaran Kodam II\/Swj, khususnya jajaran Korem 044\/Gapo. Selain itu Kodam II\/Swj juga menggelar berbagai alat perlengkapan pengendalian Karhutla, antara lain meliputi 2 unit kendaraan taktis, 2 unit truk, 2 unit kendaraan patroli, 2 unit tanki air, 2 unit kendaraan alat dapur lapangan, 2 unit kendaraan komob, 80 unit motor trail, 2 unit drone, 106 unit HT, 2 unit motor modifikasi Karhutla, 3 set torn, mesin semprot dan selang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Selesai apel gelar dan simulasi oleh tim gabungan dilanjutkan dengan peninjauan personel, sarana dan prasarana Karhutla oleh Menko Perekonomian RI, didampingi Pj. Gubernur Sumsel Bpk. Elen Setiadi, Kasdam II\/Swj, Danrem 044\/Gapo serta para tamu Undangan lainnya.<\/p>\n<p>Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Khusus Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Ipang Wahid, Didi Sudarmadi, Boo Yong Lee, Abdul Qodir Jaelani, Agus Suparmanto, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI Hartono Rawiraatmaja, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB RI, Lilik Kurniawan, Anggota DPR RI Kahar Muzakir,\u00a0 Bobi Rizaldi, Tenaga Ahli Menteri LHK RI, Ir. Raffles B. Panjaitan, Dirjen Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK RI Sigit Reliantoro, Gubernur Jambi, Al Haris.<\/p>\n<p>Hadir pula pejabat Kodam II\/Swj pada apel gelar dan simulasi penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) antara lain Kasdam II\/Swj Brigjen TNI Aminton Manurung, Danrem 044\/Gapo Brigjen TNI M.Thohir beserta staf dan para Dandim jajarannya, Irdam II\/Swj, Kapoksahli Pangdam II\/Swj, Para Asisten dan Dansat \/ Kabalak Jajaran Kodam II\/Swj.(kbs\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Kerugian Terbesar di Kabupaten OKI Rp11,4 Miliar # Menko Perekonomian Pimpin Apel dan Simulasi Karhutla Sumsel &nbsp; PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Kerugian ekonomi yang timbul akibat karhutla di Sumatera Selatan tahun 2022 mencapai Rp42,7 miliar. Dengan kerugian terbesar di kabupaten OKI mencapai Rp11,4 miliar.\u00a0Hal itu diungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Dr Hc Ir Airlangga Hartarto MBA MMT. \u201cIni menunjukan bahwa perlu dilakukan langkah-langlah urgensi agar penanganan secara efektif bisa berkelanjutan,\u201d ujar Menko Airlangga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40354,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-40353","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40353","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40353"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40353\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40355,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40353\/revisions\/40355"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/40354"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}