{"id":39588,"date":"2024-05-17T13:58:56","date_gmt":"2024-05-17T06:58:56","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=39588"},"modified":"2024-05-17T14:02:13","modified_gmt":"2024-05-17T07:02:13","slug":"korban-tewas-akibat-banjir-lahar-dingin-dan-longsor-di-sumbar-tembus-67-orang-prabowo-harus-siap-saat-negara-rawan-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=39588","title":{"rendered":"Korban Tewas akibat Banjir Lahar Dingin dan Longsor di Sumbar Tembus 67 Orang, Prabowo Harus Siap saat Negara Rawan Bencana"},"content":{"rendered":"<p><strong># Pencarian 20 Warga Hilang Dekati Golden Time<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-39589\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PhotoCollage_17159269738732-300x176.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"176\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PhotoCollage_17159269738732-300x176.jpg 300w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PhotoCollage_17159269738732-193x112.jpg 193w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PhotoCollage_17159269738732.jpg 562w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>JAKARTA, SIMBUR<\/strong> &#8211; Pemerintah melalui tim gabungan terus mengupayakan pencarian dan evakuasi korban jiwa akibat banjir lahar dingin dan longsor di Sumatera Barat. Selain itu, proses perencanaan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi juga terus dilakukan.<\/p>\n<p>Kementerian Pertahanan menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir lahar hujan dan tanah longsor di Sumatra Barat, Kamis (16\/5). Bantuan diserahkan langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi oleh Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto.<\/p>\n<p>Prabowo mengatakan, semua unsur mesti ambil bagian dalam tindakan-tindakan yang bisa meringankan beban serta kesulitan mereka yang terdampak bencana. &#8220;Semua harus segera ikut mengambil tindakan-tindakan yang bisa meringankan kesulitan ini. Semua harus mengerti bahwa negara memang rawan dari bencana, karena itu harus lebih siap dan lebih bisa mengatur langkah-langkah reaksi dan langkah-langkah pengerahan sumber daya untuk meringankan kesulitan rakyat,&#8221; kata Prabowo.<\/p>\n<p>Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Suharyanto menerangkan, berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, hingga Kamis, 16 Mei 2024 pukul 17.00 WIB, korban meninggal dunia tercatat berjumlah 67 orang, 20 orang hilang dan masih dalam pencarian. Sementara, 3 orang meninggal dunia belum teridentifikasi dan saat ini berada di RS Sijunjung, serta 989 KK terdampak, 40 orang mengalami luka-luka.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Adapun jika dirinci berdasarkan wilayah, korban jiwa di Kabupaten Agam meninggal dunia sebanyak 22 jiwa, Kota Padang Panjang 2 jiwa, Kabupaten Tanah Datar 29 jiwa, Kabupaten Padang Pariaman 12 jiwa, Kabupaten Limapuluh Kota tidak ada yang meninggal namun 1.995 jiwa terdampak, dan di Kota Padang 2 jiwa meninggal dunia.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini hari kelima tadi disampaikan data terbaru, sehingga kami masih punya waktu satu hari berdasarkan golden time tentu kita harus berdialog dengan ahli waris dan keluarga ditinggal apakah 20 orang ini sudah diikhlaskan atau belum sehingga kalo terima kita bisa hentikan pencarian dan evakuasi. Kalau minta tetap dicari kita harus masih cari. Negara memberikan anggaran pencarian itu batasnya enam hari setelah itu di-cover BNPB. Jadi tidak perlu khawatir,&#8221; jelas Suharyanto.<\/p>\n<p>Mengingat proses penanganan tanggap darurat hingga masa transisi diperkirakan masih berlangsung beberapa hari ke depan, Suharyanto juga meminta agar pemerintah daerah lebih bijak dalam mengatur pendistribusian bantuan permakanan dan kebutuhan dasar kepada masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Sembako permakanan melimpah tolong dilihat kebutuhan yang lain seperti kebutuhan wanita, anak-anak, dan alat kebersihan, harus diadakan kalau kekurangan harus segera laporkan ke BNPB,&#8221; pungkas Suharyanto.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Saat rapat koordinasi penanganan darurat di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Kamis (16\/5), Suharyanto menekankan, percepatan dilakukan agar penanganan dapat beralih dari tanggap darurat menjadi transisi menuju pemulihan atau rehabilitasi dan rekonstruksi.<\/p>\n<p>Suharyanto menekankan pentingnya percepatan salah satunya yang dilakukan adalah penyelesaian pendataan kebutuhan akan relokasi warga yang rumahnya terdampak dengan rincian mulai dari rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Selain itu, rumah warga yang tidak rusak namun masuk dalam zona rawan bencana juga agar di data.<\/p>\n<p>&#8220;Pemerintah sudah memikirkan, merencanakan, dan tinggal melaksanakan tahapan selanjutnya untuk transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan atau rehabilitasi dan rekonstruksi yani pendataan akan kebutuhan relokasi, tolong ini segera dilakukan, sehingga dalam waktu dekat bisa diketahui mana yang direlokasi mana yang tidak,&#8221; kata Suharyanto.<\/p>\n<p>Suharyanto juga mengatakan, BNPB bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan BMKG masih terus melakukan pemetaan wilayah mana saja di sekitar Gunungapi Marapi yang masuk dalam kawasan rawan bencana khususnya daerah yang terdapat aliran sungai yang menjadi jalur aliran lahar dingin dari atas lereng Marapi. Termasuk menyiapkan lahan relokasi bersama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten\/kota terdampak.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>&#8220;Tahap transisi sudah harus jalan dari tanggap darurat ke rehabilitasi dan rekonstruksi. Nanti akan di data mana yang harus di relokasi dan tidak dan Deputi IV BNPB ini yang menangani Rehabilitasi dan Rekonstruksi juga sudah rapat teknis dan terus akan mendampingi pemerintah daerah, artinya yang menentukan nanti hingga ke pemerintah pusat,&#8221; terang Suharyanto.<\/p>\n<p>Selain tempat tinggal, Kepala BNPB juga menyoroti mata pencaharian para warga terdampak yang direlokasi rumahnya. Suharyanto menekankan, pentingnya pemerintah daerah juga menyediakan sumber mata pencahariannya salah satunya adalah lahan yang bisa dimanfaatkan warga sebagai sarana perkebunan.<\/p>\n<p>&#8220;Karena warga yang direlokasi pasti butuh tempat mencari nafkah juga jadi memang masyarakat di samping mendapat rumah juga mendapat kebun, ini perlu di lihat apakah di sebelah relokasi itu ada tanah negara yang bisa dimanfaatkan,&#8221; tambah Suharyanto.<\/p>\n<p>Dalam melaksanakan rencana relokasi tersebut, Suharyanto akan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog kepada masyarakat khususnya mereka yang tinggal di kawasan beresiko. Hal tersebut dilakukannya saat bertemu langsung dengan pengungsi dan meyakinkan para pengungsi bahwa relokasi menjadi salah satu solusi terbaik demi mengantisipasi bencana susulan di masa mendatang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Dirinya juga mengatakan, sebagaimana yang disampaikan saat peninjauan pengungsian, apabila warga yang tidak direlokasi dan tergolong tinggal di tempat aman, namun rumahnya rusak akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah dengan rincian untuk rusak berat 60 juta Rupiah, rusak sedang 30 juta Rupiah, dan rusak ringan 15 juta Rupiah.<\/p>\n<p>Menindaklanjuti rencana relokasi sebagai upaya transisi menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut, Suharyanto juga menyampaikan saat ini terdapat sekira 335 unit rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Raykat (PUPR) yang siap dibangun. Rumah tersebut merupakan bagian dari program Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). &#8220;Makanya tolong untuk pendataan ini cepat dan akurat karena bangunnya cepat yang lama itu biasanya dipendataan,&#8221; tegas Suharyanto.<\/p>\n<p>Sementara itu, dilansir portal resmi Basarnas, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Padang, Kantor SAR Pekanbaru, TNI, Polri, BPBD Tanah Datar, BPBD Agam, Tagana, Dinsos, PMI serta instansi lainnya melanjutkan pencarian untuk mengevakuasi warga yang terkena musibah banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, sejak Senin (13\/5).<\/p>\n<p>Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan, tim disebar di berapa titik di Kabupaten Tanah Datar, yaitu Kec. Lima Kaum, Kec. Pariangan, Kec. X Koto, Kec. Rambatan, dan Galuang Kab. Agam. &#8220;Masing masing tim terdiri dari rescuer, humas, dan operator drone. Mereka di tempatkan di beberapa titik yang terdapat korban jiwa. Jika mereka sudah melakukan evakuasi korban maka mereka akan lanjut ke tempat selanjutnya,&#8221; ungkapnya.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Pencarian 20 Warga Hilang Dekati Golden Time &nbsp; &nbsp; JAKARTA, SIMBUR &#8211; Pemerintah melalui tim gabungan terus mengupayakan pencarian dan evakuasi korban jiwa akibat banjir lahar dingin dan longsor di Sumatera Barat. Selain itu, proses perencanaan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi juga terus dilakukan. Kementerian Pertahanan menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir lahar hujan dan tanah longsor di Sumatra Barat, Kamis (16\/5). Bantuan diserahkan langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi oleh Kepala BNPB Letnan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39595,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-39588","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39588"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39588\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39594,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39588\/revisions\/39594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39595"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}