{"id":39491,"date":"2024-05-12T14:39:31","date_gmt":"2024-05-12T07:39:31","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=39491"},"modified":"2024-05-12T14:43:12","modified_gmt":"2024-05-12T07:43:12","slug":"banjir-bandang-dan-lahar-dingin-rendam-sumbar-belasan-warga-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=39491","title":{"rendered":"Banjir Bandang dan Lahar Dingin Rendam Sumbar, Belasan Warga Tewas"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, SIMBUR<\/strong> \u2013 Banjir bandang kembali terjadi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kali ini bencana dialami warga di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang. Akibat banjir bandang tersebut, 15 korban tewas di Kabupaten Agam, 13 orang meninggal dunia di Tanah Datar, dan 2 warga dinyatakan hilang dan belum ditemukan.<\/p>\n<p>Abdul Muhari, Ph.D, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan, banjir bandang terjadi di wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat menelan sejumlah warga pada Sabtu malam (11\/5), pukul 21.00 WIB. Pencarian korban dilakukan petugas gabungan di tiga kecamatan terdampak hingga hari ini, Minggu (12\/5).<\/p>\n<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam merilis jumlah korban meninggal sebanyak 15 orang. Dari total tersebut, 11 orang ditemukan di wilayah Kecamatan Canduang dan 4 orang di Kecamatan Sungai Pua. Petugas gabungan yang dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Agam masih melakukan upaya-upaya penanganan darurat bencana.<\/p>\n<p>&#8220;Banjir pandang yang terjadi setelah adanya hujan lebat menerjang tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua dan Kecamatan IV Koto,&#8221; ungkap Muhari, Minggu (12\/5).<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Di wilayah Kecamatan Canduang, dari 11 korban yang dievakuasi sebanyak 4 orang telah teridentifikasi petugas. Sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi. &#8220;Selain korban jiwa, sebanyak 7 warga Kecamatan Canduang yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Limpasan banjir bandang ini menerjang Nagari Bukik Batabuah, Canduang. Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Agam melaporkan sekitar 90 unit bangunan terendam, baik tempat tinggal warga, fasilitas umum dan tempat usaha.<\/p>\n<p>Sedangkan, di Kecamatan Sungai Pua, warga yang luka-luka juga telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. &#8220;Data sementara, korban meninggal sebanyak 4 orang, dengan rincian 3 orang yang telah teridentifikasi dan satu lainnya masih dalam proses identifikasi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, di Kecamatan IV Koto, banjir merendam di Nagari Koto Tuo. Sekitar 60 warga dievakuasi menuju SMPN 1 Koto Tuo. Sedangkan sejumlah rumah, 20 tempat usaha dan 1 sekolah tergenang banjir di wilayah itu.<\/p>\n<p>Menyikapi respons darurat, BPBD terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari yang terdampak bencana. Hingga kini, pihak BPBD masih terus memutakhirkan data bangunan terdampak, baik rumah, fasilitas umum dan tempat usaha.<\/p>\n<p>&#8220;Di sisi lain, Pusdalops BNPB juga memantau dan melakukan koordinasi dengan BPBD Sumatra Barat dan kabupaten terdampak,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Banjir dan Lahar Dingin di Tanah Datar<\/p>\n<p>Sementara itu, 13 orang ditemukan meninggal dunia imbas dari banjir dan lahar dingin yang melanda Kabupaten Tanah Datar pada Sabtu (11\/5) pukul 21.00 WIB. &#8220;Tujuh jenazah saat ini dalam proses identifikasi di rumah sakit setempat,&#8221; ungkap Muhari.<\/p>\n<p>Total korban jiwa atas bencana banjir dan lahar dingin di Tanah Datar hingga hari ini pukul 12.00 WIB menjadi 13 orang. Tim pencarian dan pertolongan gabungan masih terus melakukan upaya evakusi warga terdampak.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan pembaharuan data yang diterima BNPB, korban jiwa pada peristiwa banjir ini terdiri dari 13 orang meninggal dunia, tujuh orang dilaporkan hilang, 12 orang luka-luka dan 84 KK terdampak,&#8221; urainya.<\/p>\n<p>Kerugian prasarana terdampak yaitu 84 unit rumah terdampak, 16 jembatan terdampak, dua fasilitas ibadah terdampak, dan 20 ha sawah terdampak. Kondisi lalu lintas dari Kabupaten Tanah Datar &#8211; Padang &#8211; Solok lumpuh total. Sementara untuk kondisi jalan di antar nagari masih lumpuh dibeberapa titik dan harus mencari jalan alternatif.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>BPBD Kabupaten Tanah Datar dibantu tim Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait lainya masih terus berupaya melakukan penanganan darurat, pendataan serta pertolongan untuk warga terdampak banjir lahar dingin. BNPB mengimbau masyarakat Kabupaten Tanah Datar yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi agar selalu waspada akan potensi risiko bahaya susulan.<\/p>\n<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar bersama unsur terkait terus melakukan upaya evakuasi warga terdampak. Hingga Minggu (12\/5) siang, fokus penanganan darurat adalah melakukan upaya pencarian dan pertolongan.<\/p>\n<p>Banjir yang terjadi sejak semalam ini juga meninggalkan endapan lumpur yang cukup tinggi hingga mencapai betis orang dewasa. Oleh karena itu, selain upaya pencarian dan pertolongan, tim gabungan pada hari ini juga berupaya melakukan pembersihan ruas jalan Batusangkar &#8211; Padang Panjang yang terdampak endapan lumpur. Alat berat dikerahkan guna percepatan pembersihan akses jalan ini.<\/p>\n<p>Banjir juga dipicu hujan dengan intensitas lebat disertai meluapnya air Sungai Lubuk Mata Kucing di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat Sabtu, (11\/5). Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, banjir terjadi pukul 22.00 WIB yang mengakibatkan wilayah terendam banjir meliputi Kelurahan Pasar Usang, Silaing Bawah di Kecamatan Padang Panjang Barat. Kelurahan Sigando, Ekor Lubuk di Kecamatan Padang Panjang Timur.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>&#8220;Korban Jiwa akibat banjir sebanyak 3 orang hilang, dalam proses pencarian. Kerugian materil sebanyak 6 unit rumah terdampak dan 2 unit warung terseret arus,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu laporan dari BPBD Kota Panjang, Minggu (12\/5). Tim gabungan melakukan proses pencarian 3 orang yang hilang. Saat ini berhasil menemukan 1 orang dalam kondisi selamat, 2 orang lagi masih dalam pencarian.<\/p>\n<p>Dampak banjir Kelurahan Pasar Usang di Kecamatan Padang Panjang Barat. Meluapnya air Sungai Lubuk Mata Kucing yang mengakibatkan putusnya Jalan Akses Simpang Lubuk Mata Kucing menuju Nagari Singgalang Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, akibat dari kejadian tersebut tempat Pemandian Lubuk Mata Kucing dibawa arus sungai dan 2 Warung masyarakat yang terbawa arus. &#8220;Sedangkan wilayah Kelurahan Silaing Bawah luapan air sungai Batang Aia Sangkua\u00a0 yang mengakibatkan 2 unit rumah dipinggiran sungai sangkua hanyut,&#8221; jelasnya.(red)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, SIMBUR \u2013 Banjir bandang kembali terjadi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kali ini bencana dialami warga di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang. Akibat banjir bandang tersebut, 15 korban tewas di Kabupaten Agam, 13 orang meninggal dunia di Tanah Datar, dan 2 warga dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Abdul Muhari, Ph.D, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan, banjir bandang terjadi di wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39496,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-39491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39491"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39495,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39491\/revisions\/39495"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}