{"id":38236,"date":"2024-01-17T01:40:29","date_gmt":"2024-01-16T18:40:29","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=38236"},"modified":"2024-01-17T08:54:17","modified_gmt":"2024-01-17T01:54:17","slug":"banjir-di-sumsel-hampir-sepekan-wilayah-muratara-dan-muba-masih-terendam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=38236","title":{"rendered":"Banjir di Sumsel Hampir Sepekan, Wilayah Muratara dan Muba Masih Terendam"},"content":{"rendered":"<p># Pemerintah Daerah Masih Hitung Kerugian<\/p>\n<p># Penjabat Gubernur Baru Akan Meninjau Lokasi<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>JAKARTA, SIMBUR<\/strong> \u2013 Perkembangan pada Senin (15\/1) petang menyebutkan wilayah hulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan, masih terendam banjir. Tinggi muka air bagian hulu sungai mengalami kenaikan.<\/p>\n<p>Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siaran persnya menerangkan, sejauh ini sejumlah desa yang tersebar di enam kecamatan terdampak banjir sejak Kamis (11\/1), pekan lalu, pukul 07.00 WIB. Keenam kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Ulu Rawas, Rawas Ulu, Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir.<\/p>\n<p>&#8220;Wilayah yang masih teridentifikasi adanya genangan berada di Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo. Ketinggian air 1,5 meter. Sedangkan di Kecamatan Rawas Ilir, genangan tertinggi mencapai 3 meter,&#8221; ujarnya, Selasa (16\/1).<\/p>\n<p>Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara mencatat tidak ada korban akibat peristiwa ini. &#8220;Sebanyak 13.527 KK atau 54.108 jiwa di enam kecamatan terdampak banjir tersebut,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Muhari menambahkan, kerugian tercatat sebagai berikut 13.766 unit rumah terdampak. Di antaranya rumah rusak berat 8 unit, 2 lainnya hanyut dan rusak ringan 229 unit. Kerugian infrastruktur yang terendam mencakup jalan, fasilitas pendidikan 36 unit, kesehatan 41, kantor 62 dan irigasi 97. &#8220;Ditambah lagi, jembatan gantung rusak berat 6 unit dan rusak ringan 1,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Selain infrastruktur, kata Muhari, banjir juga menyasar kerugian aset warga pada sektor perikanan dan peternakan. Pihak BPBD setempat masih terus melakukan pemutakhiran data terdampak dan kerugian.<\/p>\n<p>Hingga akhir pekan ini, Kabupaten Musi Rawas Utara masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga dan pemerintah daerah untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi dampak atau bahaya susulan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><strong>Sungai Batanghari Leko Meluap<\/strong><\/p>\n<p>Bencana hidrometeorologi basah juga terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Genangan di pemukiman warga antara 50 \u2013 100 cm. Kondisi ini disampaikan BPBD setempat pada Senin (15\/1), sekitar pukul 09.57 WIB. Banjir menggenangi 4 kecamatan, yaitu Lais, Plakat Tinggi, Sungai Keruh dan Sanga Desa. Sebanyak 750 KK terdampak, namun BPBD menginformasikan tidak ada korban jiwa akibat insiden ini. Sedangkan kerugian tercatat rumah warga rusak berat sebanyak 1 unit.<\/p>\n<p>&#8220;Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan serta diperburuk banjir kiriman dari Sungai Batanghari Leko. Banjir terjadi pada Rabu lalu (10\/1), pukul 01.00 WIB,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Secara umum, pada hari ini, Selasa (16\/1) hingga dua hari ke depan, wilayah Sumatera Selatan masih berpotensi terhadap hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. BNPB meminta kesiapsiagaan bersama dalam antisipasi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor. &#8220;Berbagai upaya dapat dilakukan untuk kesiapsiagaan, di antaranya memantau kondisi cuaca secara rutin dan evakuasi sesuai arahan petugas berwenang,&#8221; imbaunya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni dalam waktu dekat ini akan meninjau langsung sejumlah titik lokasi banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Sebagaimana diketahui terdapat enam kecamatan di lokasi ini yang terdampak banjir.<\/p>\n<p>\u201cNanti kami lihat, lokasi mana yang akan kami tinjau langsung dalam waktu dekat ini,&#8221; ucap Fatoni di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15\/1).<\/p>\n<p>Fatoni mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel akan menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak banjir. Di antaranya berupa makanan, pakaian dan terpal. &#8220;Kami sudah siapkan bantuan untuk semua lokasi banjir baik itu berupa makanan, pakaian, kemudian ada terpal dan berbagai bantuan yang lain ke seluruh lokasi banjir,\u201d kata Fatoni.<\/p>\n<p>Saat ini Pemprov bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat tengah\u00a0menghitung kerugian yang diakibatkan oleh banjir tersebut.\u00a0Fatoni memastikan, gedung\u00a0sekolah yang\u00a0masih dapat digunakan tetap akan difungsikan sebagai sarana belajar mengajar.<\/p>\n<p>&#8220;Kerugian sedang kami hitung bersama Pemerintah Kabupaten. Saat ini kami sedang menyiapkan langkah apa yang akan dilakukan bersama termasuk untuk rumah-rumah yang rusak dan sebagainya. Sekolah yang masih bisa dipakai tentu digunakan, namun yang tidak bisa dipakai nanti kami alihkan,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui bencana banjir bandang itu dipicu curah hujan tinggi di wilayah Muratara yang menyebabkan meluapnya sungai Rawas dan sungai Rupit. Banjir yang terjadi Rabu (10\/1) tersebut menyebabkan\u00a0enam kecamatan\u00a0 yang terdampak banjir meliputi\u00a0Ulu Rawas, Rawas Ulu, Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Diwartakan sebelumnya, sejumlah daerah di wilayah Provinsi Sumatera Selatan kini direndam banjir. Karena itu, Pemprov Sumsel kembali minta bantuan penanganan bencana kepada pemerintah pusat. Ada enam kabupaten\/kota yang terdampak banjir di Sumsel, meliputi Kabupaten Muara Enim, Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Banyuasin (Muba), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Kota Prabumulih.<\/p>\n<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel kini tengah melakukan pendataan untuk mengusulkan bantuan penanganan bencana banjir kepada pemerintah pusat. Hal itu diungkap Humas BPBD Sumsel, Sudirman.<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi, Sudirman mengatakan, pihaknya tengah menanggulangi sejumlah daerah yang terdampak banjir. &#8220;Masih ditanggulangi pemerintah, baik kabupaten\/ kota yang terdampak bencana banjir,&#8221; ungkap Sudirman kepada Simbur, Minggu (14\/1).<\/p>\n<p>Terkait data yang diusulkan, tambah Sudirman, masih dikoordinasikan kepada pemerintah pusat melalui Pusdalops BNPB. &#8220;Yang kirim itu BPBD Sumsel, (data daerah) yang terdampak ke Pusdalops BNPB. Masih koordinasi terus untuk penanganan dampak bencana banjir saat ini,&#8221; tegasnya.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Pemerintah Daerah Masih Hitung Kerugian # Penjabat Gubernur Baru Akan Meninjau Lokasi &nbsp; JAKARTA, SIMBUR \u2013 Perkembangan pada Senin (15\/1) petang menyebutkan wilayah hulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan, masih terendam banjir. Tinggi muka air bagian hulu sungai mengalami kenaikan. Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siaran persnya menerangkan, sejauh ini sejumlah desa yang tersebar di enam kecamatan terdampak banjir sejak Kamis (11\/1), pekan lalu, pukul&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":38239,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-38236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38236"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38236\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38242,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38236\/revisions\/38242"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}