{"id":36837,"date":"2023-08-15T13:55:49","date_gmt":"2023-08-15T06:55:49","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=36837"},"modified":"2023-08-15T14:07:25","modified_gmt":"2023-08-15T07:07:25","slug":"musnahkan-20-kg-sabu-pakai-cairan-deterjen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=36837","title":{"rendered":"Musnahkan 20 Kg Sabu Pakai Cairan Deterjen\u00a0"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel melakukan pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 20 Kilogram senilai Rp 20 miliar. Pemusnahan barang bukti pada Selasa (15\/8\/23) pukul 10.00 WIB.<\/p>\n<p>Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihandi SIk MH didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Pol Adi Herpaus SH MSi memimpin pemusnahan barang bukti bersama pihak Polda Sumsel, Kejati Sumsel dan Bea dan Cukai Sumsel.<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini kami musnahkan 20 Kg narkotika jenis sabu, dari hasil pengungkapan bulan Juni lalu. Didapati dari 2 tersangka, Tomi Nainggolan (43) warga Kuto Baru, Palembang dan M Rizky Septian (35) warga Kalidoni, Palembang,&#8221; ungkap Djoko.<\/p>\n<p>&#8220;Kami bersama Kejaksaan, Polda Sumsel dan Bea Cukai dan GAN memusnahkan menggunakan alat baru, kita campur dengan cairan diterjen. Tapi kita lebih dulu cek keasliannya. Tiga barang bukti dicek secara ajak, pertama dari Kejaksaan, Polda Sumsel dan Bea Cukai, jadi asli ini Sabu &#8211; sabu,&#8221; tukas Brigjen Djoko.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Barang bukti dimusnahkan sebanyak 20 Kg. Dari laporan kasus narkotika (LKN) LKN\/0014 &#8211; NAR\/VI\/2023\/BNNP Sumsel tanggal 19 Juni 2023. Dengan tersangka Kardapi bin Arahman, dengan narkotika jenis sabu 91 gram setelah disisihkan untuk pegadilan dan uji laboratorium.<\/p>\n<p>LKN \/0016 &#8211; NAR\/VI\/2023\/BNNP Sumsel tanggal 21 Juni 2023. Dengan tersangka Tomi Nainggolan dan M Rizky Septian, dengan barang bukti 19.940,17 gram. Setelah disisihkan untuk pengadilan dan uji laboratorium.<\/p>\n<p>Diwartakan Simbur sebelumnya, Tim pemberantasan BNNP Sumsel dipimpin Kombes Pol Adi Herpaus SH MSi selaku Kabid Pemberantasan BNNP Sumsel, melakukan penyelidikan dan penyergapan transaksi narkotika seberat\u00a020\u00a0Kg\u00a0senilai Rp\u00a020\u00a0miliar.<\/p>\n<p>Kombes Pol Adi Herpaus SH MSi mengatakan kepada Simbur, dalam gelar perkaranya Jumat (23\/6\/23) pukul 10.15 WIB, bahwa dari pemeriksaan ditemukan barang bukti, disembunyikan di jok tengah mobil Daihatsu Xenia, di dalam koper warna hitam sebanyak\u00a0 20\u00a0bungkus\u00a0 sabu\u00a0seberat\u00a020\u00a0Kilogram.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>&#8220;Selain narkotika dalam jumlah besar\u00a020\u00a0kilogram, tim gabungan juga mengamankan tersangka Tomi Nainggolan (43) warga Jalan Dr M Isa, Lorong Sei Jeruju, Kelurahan Kuto Baru, Kecamatan IT 3, Palembang. Bersama tersangka M Rizky Septian (35) warga Jalan Taqwa Mata Merah, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang. Dan menetapkan satu orang pelaku Andi sebagai DPO,&#8221; ungkap Adi Herpaus.<\/p>\n<p>Tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 dan UU RI No 35 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman pidana mati, penjara seumur hidup dan minimal\u00a020\u00a0tahun.<\/p>\n<p>Penyergapan narkotika dalam jumlah besar\u00a020\u00a0Kg\u00a0senilai Rp\u00a020\u00a0miliar, tepatnya terjadi Rabu (21\/6\/23) pukul 13.30 WIB. Awalnya tim gabungan BNNP Sumsel dan Beacukai membuntuti sebuah mobil Daihatsu Xenia BG 1966 ZM warna hijau metalik, yang melaju dari arah SPBU Babat Supat menuju Betung Banyuasin.<\/p>\n<p>Dan melakukan penyergapan dengan menghentikan kendaraan di Jalan Lintang Jambi &#8211; Betung, Tanjung Mulya, Dusun 4, Desa Bukit, Kecamatan Betung, Banyuasin, dan menemukan\u00a0sabu\u00a0tersebut dalam jok tengah mobil.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Terpisah, penyergapan transaksi narkotika juga terjadi di daerah Kelurahan Jaya Loka, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten 4 Lawang, dipimpin langsung Kepala BNNK 4 Lawang AKBP Erlangga melakukan penyelidikan.<\/p>\n<p>Berawal dari tersangka Adi Andrian alias Ik yang mengendarai sepeda motor Honda Vario B 3328 TE warna putih list biru, dikejar anggota BNNK, sempat terjadi kejar &#8211; kejaran hingga menghadang dan menghentikan laju motor tersangka Ik.<\/p>\n<p>&#8220;Dari pemeriksaan tersangka Ik, keseharian buruh, warga Depo No 99, Kelurahan Jaya Loka, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten 4 Lawang, pada Senin (19\/6\/23) pukul 18.30 WIB, ditemukan barang bukti disembunyikan di nomor plat motor, disimpan di plastik racun nyamuk merek Nomos, dilakban warna hitam sebanyak 8,80 gram,&#8221; bebernya kepada Simbur.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Terakhir giliran BNNK Kabupaten Musi Rawas juga membekuk tersangka Kardapi, pada Senin (10\/6\/23) pukul 19.00 WIB, di depan Warung Sate Madura, di Jalan Poros SP3, Desa Marga Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka Kardapi, berangkat mengendarai motor Honda Brio BG 1886 CE warna putih, tiba di daerah Muara Rupit bertemu dengan Nusandi alias Nus, menyuruhnya datang ke waterboom di Desa Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara. Bertemu orang suruhan Nus, memberikan sebungkus kantong kresek hitam berisi 101, 66 gram\u00a0sabu,&#8221; cetus Adi Herpaus.<\/p>\n<p>Sabu\u00a0itu dibawa ke SP3 Desa Marga Baru, saat berhenti di warung Sate Madura di Jalan Poros SP3 Desa Marga Baru, petugas BNNP Sumsel dan BNNK Lubuk Linggau menyergap tersangka berikut barang bukti. (nrd)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel melakukan pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 20 Kilogram senilai Rp 20 miliar. Pemusnahan barang bukti pada Selasa (15\/8\/23) pukul 10.00 WIB. Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihandi SIk MH didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Pol Adi Herpaus SH MSi memimpin pemusnahan barang bukti bersama pihak Polda Sumsel, Kejati Sumsel dan Bea dan Cukai Sumsel. &#8220;Hari ini kami musnahkan 20 Kg narkotika jenis sabu, dari hasil pengungkapan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-36837","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36837","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=36837"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36837\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36845,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36837\/revisions\/36845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=36837"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=36837"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=36837"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}