{"id":35735,"date":"2023-03-07T02:18:09","date_gmt":"2023-03-06T19:18:09","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35735"},"modified":"2023-03-07T02:18:09","modified_gmt":"2023-03-06T19:18:09","slug":"pakai-ekstasi-ngaku-depresi-oknum-pns-wanita-jadi-pesakitan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35735","title":{"rendered":"Pakai Ekstasi Ngaku Depresi, Oknum PNS Wanita Jadi Pesakitan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Perkara transaksi narkotika sebanyak 16 butir ekstasi logo Guci dan Sabu &#8211; sabu seberat 21 gram, dengan terdakwa Winni Agustin seorang perempuan pegawai negeri, digelar Senin (6\/3\/23) sekitar pukul 14.00 WIB, dengan agenda keterangan saksi-saksi.<\/p>\n<p>Pantauan Simbur, ketua majelis hakim Yulianto SH MH didampingi Edi Cahyono SH MH memimpin persidangan secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang kelas IA khusus. Jaksa penuntut umum (JPU) Herman SH digantikan Rini Purnamawati SH MH mengikuti secara virtual pula. Demikian dengan terdakwa Winni Agustin juga mengikuti sidang online.<\/p>\n<p>Ketiga orang saksi anggota kepolisian mengikuti persidangan secara virtual pula. Saksi Deni Eko mengatakan terdakwa Winni ditangkap pada Rabu 7 Desember 2022 sekitar pukul 06.00 WIB, di Desa Srigeni, Kabupaten OKI. Penangkapan itu atas informasi sering terjadi transaksi dan pesta sabu.<\/p>\n<p>&#8220;Pada waktu digerebek, ada sabu kristal bening dan ekstasi seberat 21 gram, ekstasi 16 butir merek guci. Barang bukti disembunyikan di meja dapur terdakwa. Sedangkan BB milik Jon (DPO). BB itu dititipkan keterdakwa dengan upah Rp 500 ribu dan nyabu bareng,&#8221; ungkap saksi.<\/p>\n<p>Hakim giliran mencecar terdakwa Winni bahwa pekerjaanya sebagai pegawai negeri masih kurang. &#8220;Saya pakai ekstasi kalau sabu tidak pernah. Saya depresi, yang mulia,&#8221; kata Winni.<\/p>\n<p>&#8220;Ini ada bukti surat tes urine positif metaphetamine. Terdakwa pakai sabu atau ekstasi? tapi ini positif sabu?,&#8221; cecar hakim.<\/p>\n<p>&#8220;Ekstasi yang mulia. Iya pakai juga sabu dulu. Tapi upahnya belum didapat. Saya menyesal yang mulia,&#8221; kelit Winni.<\/p>\n<p>Hakim juga melesisik keterangan saksi. &#8220;Kenapa Jon belun ditangkap? &#8220;Kabur yang mulia,&#8221; seru para saksi.<\/p>\n<p>Setelah keterangan ketiga saksi dan keterangan terdakwa persidangan ditunda selama sepekan. &#8220;Baik sidang ditunda satu pekan, dengan agenda tuntutan Senin (13\/3\/23) pagi,&#8221; tegas Yulianto SH MH.<\/p>\n<p>Diketahui, terdakwa Winni Agustin alias Dopok, dibekuk Rabu (7\/12\/22) pukul 18.00 WIB, di Desa Srigeni, RT 05, Kecamatan Kayuagung, OKI, menguasai 16 butir ineks warna abu &#8211; abu logo Gucci seberat 6,416 gram dan sabu seberat 13,843 gram.<\/p>\n<p>Petang itu, terdakwa Winni didatangi Jon (DPO) membawa ekstasi dan sabu, akan diserahkan ke pemesan melalui terdakwa Winni dengan upah Rp 500 ribu. Rupaya pemesan adalah anggota yang melakukan undercover buy, mendatangi rumah terdakwa.<\/p>\n<p>Lalu anggota yang menyamar mengambil barang bukti di meja dapur terdakwa Winni. Setelah itu Winni diamankan, sedangkan Jon masih dalam pengejaran. Atas perbutannya itu terdakwa dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. (nrd)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Perkara transaksi narkotika sebanyak 16 butir ekstasi logo Guci dan Sabu &#8211; sabu seberat 21 gram, dengan terdakwa Winni Agustin seorang perempuan pegawai negeri, digelar Senin (6\/3\/23) sekitar pukul 14.00 WIB, dengan agenda keterangan saksi-saksi. Pantauan Simbur, ketua majelis hakim Yulianto SH MH didampingi Edi Cahyono SH MH memimpin persidangan secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang kelas IA khusus. Jaksa penuntut umum (JPU) Herman SH digantikan Rini Purnamawati SH MH mengikuti secara&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35736,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-35735","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kasus-hukum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35735","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35735"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35735\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35737,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35735\/revisions\/35737"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/35736"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35735"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35735"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35735"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}