{"id":35711,"date":"2023-03-03T14:59:48","date_gmt":"2023-03-03T07:59:48","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35711"},"modified":"2023-03-03T14:59:48","modified_gmt":"2023-03-03T07:59:48","slug":"terapkan-manajemen-risiko-minimalisir-dampak-bencana-alam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35711","title":{"rendered":"Terapkan Manajemen Risiko, Minimalisir Dampak Bencana Alam\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Rakornas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, kemarin Kamis (2\/2\/23) pagi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya, dalam menguatkan manajemen risiko bencana alam di Indonesia.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut sebagaimana instruksi dari Presiden Jokowi kepada TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terkait lainnya. Dengan harapan Presiden, melalui manajemen risiko yang baik pada saat tahapan pra, pada saat tanggap darurat dan pasca-bencana juga akan semakin baik.<\/p>\n<p>Manajemen risiko, kata Sigit, menjadi penting lantaran Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki historis bencana alam yang cukup besar. Seperti, tsunami Aceh, gempa bumi di Cianjur, bencana gunung merapi, serta kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.<\/p>\n<p>Faktor penyebab bencana alam di Indonesia, salah satunya disebabkan pergeseran sesar di wilayah sesar Sumatera, sesar Palu-Koro, sesar Matano, sesar Cimandiri, sesar Opak, sesar Gorontalo, sesar Sorong, sesar Tarera Aiduna dan sesar Yapen.<\/p>\n<p>Kondisi geografis Indonesia yang berada di lingkaran api menjadi salah satu faktor terjadinya bencana alam. Kemudian, pada tiap tahunnya juga kerap terjadi fenomena El Nino dan La Nina.<\/p>\n<p>&#8220;Bencana bisa terjadi sewaktu-waktu, namun yang paling penting bagaimana upaya kita melakukan persiapan. Sehingga pada saat terjadi, dampaknya bisa kita mitigasi seminimal mungkin.Dalam penanganan bencana alam, seluruh pihak terkait dapat mengadopsi rumus yang dikeluarkan oleh, UN Disaster Risk Reduction (UNDRR), untuk mengurangi dampak yang disebabkan dari bencana alam,&#8221; cetusnya.<\/p>\n<p>Jenderal bintang dua ini melanjutkan, salah satu yang perlu kita pahami bahwa ada rumus terkait bagaimana kita bisa mengurangi potensi dampak bencana rumusnya itu risiko (Risk), sama dengan (=), Hazard atau ancaman bencana, dan disitu dikalikan (x) vulnerability atau kerentanan masyarakat, dibagi (\u00f7) capacity atau kemampuan mengatasi bencana.<\/p>\n<p>&#8220;Artinya kalau kerentanan masyarakat bisa kita perkecil dan capacity bisa ditingkatkan, maka risiko terjadi akibat dampak bencana bisa kita kurangi. Dalam penanganan bencana alam, diperlukan penguatan sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah, TNI, Polri, BNPB, BMKG, Basarnas dan stakeholder masyarakat,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p>Sejak awal Polri telah memasukan kebijakan penanganan bencana alam ke dalam strategi konsep transformasi menuju Polri yang Presisi, yang dituangkan dalam, transformasi operasional.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk terus melakukan upaya-upaya manajemen risiko bencana alam mulai dari pencegahan, sosialisasi, penyuluhan, edukasi, memberikan panduan, Quick Response bersama stakeholder,&#8221; tekannya.<\/p>\n<p>Dengan kesiapan dan cepatnya respon jajaran Polri di wilayah bencana, itu merupakan bentuk representasi hadirnya negara di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga masyarakat merasakan negara hadir disitu. Ini harus dilakukan dan dipersiapkan khususnya di wilayah yang memang rentan terjadi bencana. Tolong dicek begitu ada peristiwa bagaimana rekan-rekan simulasi, melatih secepatnya bisa datang dan SOP yang disiapkan dan apa saja yang kita lakukan,&#8221; tutur Sigit.<\/p>\n<p>Dalam penanganan bencana alam, Sigit menyatakan, personel kepolisian harus mampu berperan baik sebelum terjadinya bencana, ketika terjadi, dan setelah bencana terjadi. Ketika masa tanggap darurat, Polri harus menyiapkan personel terbaiknya untuk melakukan penyelamatan, evakuasi, identifikasi melalui DVI, membuat tenda darurat, dapur lapangan hingga menyiapkan sarana dan prasarana penunjang.<\/p>\n<p>Setelah pasca-bencana, jajaran Polri harus menyiapkan langkah konkret seperti psikologi sosial, trauma healing, layanan kesehatan, dan menggelar patroli di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Untuk di tahap pra-bencana atau sebelum kejadian, Sigit mengatakan, harus dilakukan upaya edukasi, bisa melalui konten video, bekerjasama dengan media, dan penguatan peran Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Terkait dengan karhutla, juga dikembangkan terus aplikasi ASAP Digital Nasional. Karena ini menjadi penting didalamnya kita memiliki CCTV Live Auto Monitoring yang bisa memonitor jarak 8 kilo, berputar 360 derajat, ada sensor, bisa menampilkan suhu udara. Dan kita bisa dapatkan update titik api selama lima menit. Yang paling penting adalah posisi pergerakan personel dilapangan bisa termonitor. (nrd)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Rakornas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, kemarin Kamis (2\/2\/23) pagi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya, dalam menguatkan manajemen risiko bencana alam di Indonesia. Pernyataan tersebut sebagaimana instruksi dari Presiden Jokowi kepada TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terkait lainnya. Dengan harapan Presiden, melalui manajemen risiko yang baik pada saat tahapan pra, pada saat tanggap darurat dan pasca-bencana juga akan semakin baik. Manajemen risiko, kata Sigit, menjadi penting lantaran Indonesia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35712,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[66],"tags":[],"class_list":["post-35711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35711"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35713,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35711\/revisions\/35713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/35712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}