{"id":35692,"date":"2023-02-28T16:33:51","date_gmt":"2023-02-28T09:33:51","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35692"},"modified":"2023-02-28T16:33:51","modified_gmt":"2023-02-28T09:33:51","slug":"dipenjara-56-tahun-augie-bunyamin-pikir-pikir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35692","title":{"rendered":"Dipenjara 5,6 Tahun, Augie Bunyamin Pikir-pikir"},"content":{"rendered":"<p># Ahmad Tohir Dibui 6,6 Tahun<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Ketua majelis hakim Sahlan Effendi SH MH didampingi Waslam Maksid SH MH membacakan vonis atau putusan pidana penjara dan pidana denda terhadap perkara korupsi proyek pembangunan Hotel Swarna Dwipa Sport and Injuris Terapi, pada Selasa (28\/2\/23) sekitar pukul 13.30 WIB.<\/p>\n<p>Pembacaan amar putusan tersebut diikuti terdakwa Augie Yahya Bunyamin (56) sebagai Direktur Utama Hotel Swarna Dwipa bersama terdakwa Ahmad Tohir sebagai Direktur PT Palcon Indonesia, secara virtual. Sedangkan tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sumsel Risky Handayani SH MH didampingi M Syarah SH MH hadir langsung dipersidangan.<\/p>\n<p>Proyek rancang bangun Hotel Swarna Dwipa Sport and Injuris Terapis tahun 2017 telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 3 miliar 615 juta.\u00a0Dengan pertimbangan memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Perbuatan terdakwa telah menguntungkan terdakwa 2 Ahmad Tohir ST MT. Pertimbangan meringankan terdakwa sopan dan tidak berbelit selama persidangan.<\/p>\n<p>&#8220;Menyatakan terdakwa Augie Yahya Bunyamin dan terdakwa Ahmad Tohir ST MT telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi masing &#8211; masing dijatuhi dengan pidana penjara. Dengan menjatuhkan terdakwa Augie Yahya Bunyamin selama 5 tahun dan 6 bulan penjara,&#8221; tegas Sahlan.<\/p>\n<p>&#8220;Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Ahmad Tohir ST MT selama 6 tahun dan 6 bulan pidana penjara. Kemudian menjatuhkan tambahan pidana denda masing &#8211; masing Rp 300 juta dan subsider 4 bulan,&#8221; timpal majelis hakim.<\/p>\n<p>&#8220;Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa Ahmad Tohir ST MT dengan uang pengganti sebesar Rp 3 Miliar 615 juta. Jika tidak membayar selama sebulan harta benda disita. Apabila tidak cukup diganti dengan pidana pejara selama 3 tahun,&#8221; tukas Sahlan Effendi.<\/p>\n<p>&#8220;Silakan para terdakwa menyatakan sikap atas putusan, baik menerima, banding atau pikir &#8211; pikir selama sepekan,&#8221; seru majelis hakim.<\/p>\n<p>&#8220;Pikir &#8211; pikir yang mulia,&#8221; ujar kedua terdakwa kompak.<\/p>\n<p>Sebelumnya,\u00a0Tim Jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sumsel membacakan tuntutan pidana penjara dan denda terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek Sport Hotel Injuri and Terapis Hotel Swarna Dwipa, pada Selasa (31\/1\/23) pukul 15.00 WIB, di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, kelas IA khusus.<\/p>\n<p>Jaksa Penuntut Umum menilai perbuatan kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Jaksa menuntut kedua terdakwa selama 8 tahun penjara. Kemudian pidana denda masing &#8211; masing Rp 300 juta dengan subsider 6 bulan penjara.(nrd)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Ahmad Tohir Dibui 6,6 Tahun &nbsp; PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Ketua majelis hakim Sahlan Effendi SH MH didampingi Waslam Maksid SH MH membacakan vonis atau putusan pidana penjara dan pidana denda terhadap perkara korupsi proyek pembangunan Hotel Swarna Dwipa Sport and Injuris Terapi, pada Selasa (28\/2\/23) sekitar pukul 13.30 WIB. Pembacaan amar putusan tersebut diikuti terdakwa Augie Yahya Bunyamin (56) sebagai Direktur Utama Hotel Swarna Dwipa bersama terdakwa Ahmad Tohir sebagai Direktur PT Palcon Indonesia,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35693,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-35692","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kasus-hukum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35692","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35692"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35692\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35694,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35692\/revisions\/35694"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/35693"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}