{"id":35313,"date":"2023-01-30T19:16:56","date_gmt":"2023-01-30T12:16:56","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35313"},"modified":"2023-01-30T19:18:21","modified_gmt":"2023-01-30T12:18:21","slug":"peredaran-115-kg-sabu-excellent-jaringan-asia-tenggara-digagalkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=35313","title":{"rendered":"Peredaran 115 Kg Sabu &#8220;Excellent&#8221; Jaringan Asia Tenggara Digagalkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Tidak tanggung &#8211; tanggung peredaran Sabu &#8211; sabu jaringan Asia, yakni Myanmar, Laos dan Thailad yang masuk ke Sumsel. Sebanyak 115 kilogram sabu senilai Rp115 miliar, berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BBNP) Sumsel.<\/p>\n<p>Sabu tersebut didapati dari tersangka Nurhasan (47), warga Jalan Supratman, Kelurahan Sukajaya, Palembang. Sabu disembunyikan pelaku di mobil Toyota Avanza BA 18xx KB warna silver tepatnya disimpan di bagai belakang mobil.<\/p>\n<p>Berupa sebuah koper warna hitam, berisi 20 bungkus sabu, 3 buah karung warna putih. Satu karung berisi 20 bungkus sabu, maka 3 karung 60 bungkus sabu. Satu karung putih lagi berisi 15 bungkus sabu, ditambah 4 karung lagi masing &#8211; masing berisi 5 bungkus sabu jadi 20 bungkus.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihandi SIk MH mengatakan dalam gelar perkaranya pada Senin (30\/1\/23) pukul 11.00 WIB, bahwa peredaran narkotika ini melibatkan jaringan internasional Asia Tenggara.\u00a0&#8220;Dilihat dari kemasannya ini merupakan barang baru. Ada lambang hologram gambar Naga dan Diamond bertuliskan excellent. Artinya barang ini cukup bagus dan sudah dicek Labfor Polda Sumsel,&#8221; cetusnya.<\/p>\n<p>Sabu merek baru ini, berasal dari golden three angle yakni Laos, Myanmar dan Thailand. &#8220;Informasi diproduksi pabrikan nya di Myanmar, memang di Myanmar, Thailand, dan Laos Utara. Merupakan daerah tempat mereka memproduksi. Daerah yang sulit dijangkau oleh aparat keamanan negara setempat,&#8221; ungkapnya kepada Simbur.<\/p>\n<p>Djoko menegaskan, sabu ini didistribusikan dari Aceh melalui Pekanbaru, Dumai, kemudian dibawa ke Palembang. Informasi melalui pengembangan intelijen IT, bahwa akan ada distribusi sabu berasal dari Aceh melalui Pekanbaru, Dumai, lalu langsung dilakukan pengecekan di lapangan. Ternyata terjadi transaksi penyerahan sabu seberat 115 kilogram ke wilayah Palembang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Maka Tim pemberantasan BNNP Sumsel bersama Bea Cukai melakukan pencegatan, pada Selasa (24\/1\/23) sekira pukul 11.30 WIB di Jalan Kolonel Dani Efendi, Talang Betutu, Kecamatan Sukarami. Didapati, tersangka menggunakan jalur darat. Barang bukti itemukan didalam bagasi belakang mobil Avanza.<\/p>\n<p>&#8220;Sewaktu dilakukan penangkapan mobil tersebut dikemudikan oleh Nurhasan, jadi awalnya barang dan kendaraan ini diantar oleh kurir dari Pekanbaru Dumai, langsung diserahkan kepada tersangka di Palembang dengan tidak berganti mobil, langsung diserahkan kuncinya,&#8221; bebernya kepada Simbur.<\/p>\n<p>Djoko menegaskan kembali, bahwa tersangka Nurhasan ini bukanlah kurir tetapi sebagai pengendali dan distributor wilayah Sumsel. &#8220;Indikasinya sabu akan didistribusikan ke wilayah Pali, Musi Banyuasin, OKI, dan Lampung,&#8221; tukas kepala BNNP Sumsel. (nrd)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Tidak tanggung &#8211; tanggung peredaran Sabu &#8211; sabu jaringan Asia, yakni Myanmar, Laos dan Thailad yang masuk ke Sumsel. Sebanyak 115 kilogram sabu senilai Rp115 miliar, berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BBNP) Sumsel. Sabu tersebut didapati dari tersangka Nurhasan (47), warga Jalan Supratman, Kelurahan Sukajaya, Palembang. Sabu disembunyikan pelaku di mobil Toyota Avanza BA 18xx KB warna silver tepatnya disimpan di bagai belakang mobil. Berupa sebuah koper warna hitam, berisi 20&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":35316,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,9],"tags":[],"class_list":["post-35313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35313"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35315,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35313\/revisions\/35315"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/35316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}