{"id":33455,"date":"2022-07-09T00:14:21","date_gmt":"2022-07-08T17:14:21","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=33455"},"modified":"2022-07-09T00:14:21","modified_gmt":"2022-07-08T17:14:21","slug":"akses-penghubung-empat-desa-hancur-warga-sampai-menginap-di-jalan-karena-terjebak-lumpur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=33455","title":{"rendered":"Akses Penghubung Empat Desa Hancur, Warga Sampai Menginap di Jalan karena Terjebak Lumpur"},"content":{"rendered":"<p><strong>MUARADUA, SIMBUR<\/strong> &#8211; Jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan di Kisam Tinggi kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, kondisi jalan penghubung itu rusak berat sepanjang kurang lebih 8 km dan tak kunjung diperbaiki.<\/p>\n<p>Dengan kondisi seperti sekarang ini, warga di empat desa di Kecamatan Kisam Tinggi mengharapkan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan segera memperbaiki jalan tersebut. &#8220;Ada beberapa titik yang mengalami kerusakan berat pada jalan dari Desa Singa Laga menuju 4 desa. Kondisi jalan tersebut sangat mengganggu kelancaran lalu lintas,&#8221; kata Suharji, salah satu warga Desa Singa Laga, belum lama ini.<\/p>\n<p>Menurutnya, kerusakan beberapa titik di ruas jalan kecamatan Kisam Tinggi, mulai dari Desa Singa Laga menuju Desa Simpang Tiga, Air Aulun dan Simpang Empat sudah berlangsung cukup lama, namun hingga saat ini belum ada perbaikan dari pemerintah kabupaten. &#8220;Kami sangat berharap kerusakan jalan tersebut secepatnya diperbaiki. Kalau tidak kondisinya semakin parah dan tidak bisa dilalui,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Diutarakannya, akibat kerusakan jalan tersebut, tidak sedikit pengguna jalan yang terjatuh, bahkan sampai menginap di jalan karena terjebak lumpur saat melewati jalan tersebut. &#8220;Tidak saja membantu kenyamanan berlalulintas, namun bagi kami petani sangat berdampak pada penjualan hasil pertanian,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Hal yang sama diutarakan Nico, ia menginginkan kerusakan jalan tersebut secepatnya diperbaiki dan menjadi perhatian Pemerintah, sehingga arus lalu lintas menuju kecamatan dan antar desa semakin lancar. &#8220;Kalau musim hujan badan jalan digenangi air dan berlumpur. Kalau tidak cepat ditangani maka dikhawatirkan akan bertambah parah kondisinya,&#8221; terang dia.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) Farit Efendi melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga (BM) PU-TR Arman Jazuli mengatakan, status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten dan kondisi jalan sudah menjadi perhatian pemerintah. &#8220;Untuk usulan pembangunan jalan penghubung antar desa di kecamatan Kisam Tinggi sudah kami ajukan dan mudah-mudahan tahun depan segera diperbaiki&#8221;, jelasnya Jumat (8\/7).<\/p>\n<p>Lebih lanjut Armada mengatakan, selain jalan penghubung antara empat desa tersebut juga terdapat jembatan penghubung yang terletak di tebing Cipai Desa Singa Laga yang kondisinya juga telah rusak berat. &#8220;Untuk tahun ini pemerintah daerah sudah mengagarkan pembangunan jembatan itu sebesar lebih kurang Rp 1 miliar,&#8221; terangnya<\/p>\n<p>Untuk itu, Armada mengharapkan agar masyarakat bersabar karena semuanya sudah masuk dalam program Pemerintah Kabupaten OKU Selatan guna mempercepat pembangunan infrastruktur. &#8220;Semuanya sudah masuk program Pemda dan dikerjakan secara bertahap karena itu masyarakat diminta untuk bersabar,&#8221; pungkasnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUARADUA, SIMBUR &#8211; Jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan di Kisam Tinggi kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, kondisi jalan penghubung itu rusak berat sepanjang kurang lebih 8 km dan tak kunjung diperbaiki. Dengan kondisi seperti sekarang ini, warga di empat desa di Kecamatan Kisam Tinggi mengharapkan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan segera memperbaiki jalan tersebut. &#8220;Ada beberapa titik yang mengalami kerusakan berat pada jalan dari Desa Singa Laga menuju&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-33455","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-okus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33455"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33455\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33457,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33455\/revisions\/33457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}