{"id":33067,"date":"2022-06-05T14:23:08","date_gmt":"2022-06-05T07:23:08","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=33067"},"modified":"2022-06-05T15:32:38","modified_gmt":"2022-06-05T08:32:38","slug":"terbaik-tingkat-asia-surga-kuliner-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=33067","title":{"rendered":"Terbaik Tingkat Asia, Surga Kuliner di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p># Melihat Lebih Dekat Kebangkitan Pariwisata di Kota Bandung Pascapandemi<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>BANDUNG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Gastrodiplomasi Indonesia melalui kuliner tradisional Kota Bandung Provinsi Jawa Barat dikabarkan telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Hal itu diketahui setelah makanan dan minuman khas tradisi kota ini berhasil menduduki peringkat terbaik kelima pada Tasteatlas Awards 2021 setelah Bangkok (Thailand), Hongkong (Hongkong), New Delhi (India) dan Seoul (Korea Selatan).<\/p>\n<p>Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Menurut Irwan, Kota Bandung memang telah lama menjadi surga kuliner tradisional di Indonesia, bahkan terbaik tingkat Asia. &#8220;Secara garis besar, Bandung memang surganya kuliner di Indonesia. Hingga saat ini (Kota Bandung) masih menjadi daya tarik pariwisata, baik wisatawan mancanegara maupun turis domestik,&#8221; ungkap Irwan kepada Simbur, Sabtu (4\/6).<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-33069 aligncenter\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/PhotoCollage_16544121567912-300x191.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"191\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/PhotoCollage_16544121567912-300x191.jpg 300w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/PhotoCollage_16544121567912-174x111.jpg 174w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/PhotoCollage_16544121567912.jpg 740w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Dikatakannya, ada 16 makanan dan 2 minuman lokal khas Bandung yang memiliki skor tertinggi pada penganugerahan tersebut. Makanan di antaranya mi kocok, batagor, kupat tahu, surabi, cireng, seblak, cuanki, dan soto Bandung. Sementara, bandrek dan bajigur menjadi dua minuman terbaik. &#8220;Sambil jalan-jalan menikmati Kota Bandung, sambil mencari kuliner tradisional. Apalagi suasana di Bandung sejuk, jadi membuat cepat lapar. Pengennya makan terus,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Biasanya, tambah Irwan, kalau menginap di hotel pasti disiapkan makanan dan minuman tradisional khas Kota Bandung. Misalnya solemak murni, batagor dari tradisional sampai yang berkelas. &#8220;Banyak kafe juga menyediakan makanan tradisional maupun modern. Mulai dari harga murah sampai yang mahal. Ada juga makanan tradisional yang dikembangkan seperti cilok menjadi cilor,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Pantauan di sejumlah sentra kuliner tradisional di Kota Bandung, hampir sebagian besar makanan dan minuman khas di daerah tersebut memiliki merek (brand) dan hak atas kekayaan intelektual (Haki). &#8220;Kami juga bantu dari segi desain kemasan, termasuk Haki. Kebetulan Disbudpar ada portal patrakomala. Jadi dapat melihat hasil-hasil kreativitas. Sambil diproses Haki-nya. Intinya memang ada program untuk Haki. Masyarakat juga sudah ada kesadaran untuk membangun merek,&#8221; papar Irwan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Naik Bandros hingga Bersepeda<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-33070 aligncenter\" src=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Bandung-1-300x207.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"207\" srcset=\"https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Bandung-1-300x207.jpg 300w, https:\/\/simbursumatera.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Bandung-1.jpg 700w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Bukan hanya terkenal dengan kuliner tradisionalnya, Kota Bandung juga memiliki sejumlah keunikan tersendiri hingga menarik minat wisatawan asing maupun turis domestik yang berkunjung ke Bumi Siliwangi. Salah satunya adalah Bandros (Bandung Tour on Bus), kendaraan berupa shuttle bus yang mengantar turis mengunjungi destinasi wisata.<\/p>\n<p>&#8220;Bandros ada dua. Ada dari CSR ada juga dari Dishub. Di Bandung Bandros (bus wisata) ada di Balai Kota, alun-alun. Kalau naik Bandros, ada pemandunya. Mereka juga menginformasikan tempat-tempat wisata di Kota Bandung,&#8221; ungkap Irwan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Selain Bandros, Bandung juga telah menerapkan budaya bersepeda. Menurut Irwan, setiap hari Jumat ada bicycle day untuk bersepeda. &#8220;Ada juga kerja sama dengan hotel. Kemudian peringatan Bandung Lautan Api pakai sepeda. Jalan di Bandung juga sudah ada jalur sepeda. Memang biasanya warga suka bersepeda. Bandung juga disebut Kota Sepeda,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>Ditanya dampak pandemi, Irwan menjawab, selama berapa tahun lebih industri pariwisata dibatasi. &#8220;Sekarang mulai bangkit lagi. Tapi protokol kesehatan masih dijaga. Setiap hotel ada CHSE-nya,&#8221; tegasnya sembari berharap pandemi segera berakhir. Selain itu, dia juga ingin sektor pariwisata Kota Bandung segera bangkit sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap pandemi segera berakhir. Kasihan teman-teman industri pariwisata terkena dampaknya. Sekaligus melakukan pemulihan ekonomi yang melibatkan pentaheliks. Mudah-mudahan semakin banyak turis yang datang ke Kota Bandung,&#8221; harapnya<strong>.(red)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Melihat Lebih Dekat Kebangkitan Pariwisata di Kota Bandung Pascapandemi &nbsp; &nbsp; BANDUNG, SIMBUR &#8211; Gastrodiplomasi Indonesia melalui kuliner tradisional Kota Bandung Provinsi Jawa Barat dikabarkan telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Hal itu diketahui setelah makanan dan minuman khas tradisi kota ini berhasil menduduki peringkat terbaik kelima pada Tasteatlas Awards 2021 setelah Bangkok (Thailand), Hongkong (Hongkong), New Delhi (India) dan Seoul (Korea Selatan). Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Nuzrul Irwan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33068,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33067","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33067","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33067"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33067\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33074,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33067\/revisions\/33074"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33068"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33067"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33067"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33067"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}