{"id":32528,"date":"2022-04-07T15:58:35","date_gmt":"2022-04-07T08:58:35","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=32528"},"modified":"2022-04-07T15:58:35","modified_gmt":"2022-04-07T08:58:35","slug":"satu-begal-raja-tega-tewas-ditembak-satu-lagi-pecah-sekel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=32528","title":{"rendered":"Satu Begal Raja Tega Tewas Ditembak, Satu Lagi &#8220;Pecah Sekel&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Aksi begal &#8220;raja tega&#8221; yang meresahkan masyarakat khususnya pengendara motor akhirnya dapat ditumpas. Tersangka Yogi (26), warga Jalan Teguh Kandrak, RT 29, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati tewas ditembak mati oleh polisi. Sedangkan satu begal lagi tersangka Dirman Hadi Kesuma alias Dedek (30), buruh warga Jalan May Jen Yusuf Singadekane, RT 31, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, telah dihadiahi timah panas di kaki kanannya (pecah sekel) karena dianggap melawan petugas.<\/p>\n<p>Perkara ini atas laporan Rachmadiyanto (44) warga Jalan Taqwa, Lorong Purwo 2, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni. Kasusnya terjadi Senin (4\/4) sekitar pukul 23.00 WIB, di Jalan Alamsyah RPM, di perputaran depan bengkel diesel, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat 1.<\/p>\n<p>Tengah malam itu, korban tengah melajukan motor, secara mendadak dipepet dua pelaku yang mengendarai motor Honda Beat warna hitam. Dengan cepat pelaku yang dibelakang langsung mencabut kunci kontak motor. Pelaku juga mengacungkan pisau. Sadar dalam bahaya, korban kabur. Selain kehilangan motor. Korban juga kehilangan ponsel dan dompet yang berada di boks motor.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Kejadian itu ditindaklanjuti Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, pada Selasa (5\/4) sekitar pukul 20.30 WIB. Keberadaan tersangka Yogi dan Dedek diketahui. Polisi melakukan penangkapan. Tersangka Dedek diketahui sedang di Lorong Wijaya, Jalan Ki Marogan, Kertapati.<\/p>\n<p>Menurut polisi, tersangka Dedek melakukan perlawanan, yakni merebut senjata polisi. Sementara, Yogi yang merampas motor dan tersangka Dedek yang membawa motor. Kemudian tersangka Yogi juga disergap. Menurut polisi, karena tersangka melawan saat ditangkap maka diberikan tindakan tegas terukur.<\/p>\n<p>Dari tersangka Yogi juga ditemukan barang bukti sebilah pisau dan sepucuk senpira jenis revolver dengan 4 butir peluru,\u00a0 kunci T. Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo mengatakan, tersangka Yogi yang ditembak mati merupakan resedivis dalam kasus yang sama dan pernah dua kali menjalani penahanan di Polsek Kertapati Palembang.<\/p>\n<p>&#8220;Dari catatan kami setidaknya ada 5 LP\u00a0 yang melibatkan tersangka dalam aksi jambret dan begal di Kota Palembang dan wilayah Sumsel. Tersangka terlibat kasus curanmor Honda Beat dengan pelapor Wawan, bulan Februari 2022, wilayah Polres Ogan Ilir. Lalu kasus curas di Kertapati, bulan Maret 2022. Ketiga kasus kejahatan pula bulan April 2022 di wilayah Polda Sumsel serta kasus curat di Polsek Talang Kelapa,&#8221; jelas Anwar.<\/p>\n<p>Pengakuan tersangka Dirman sendiri, ia memang terlibat dalam aksi kejahatan yang dilakukan bersama mendiang Yogi semasa hidup. &#8220;Baru dua kali melakukan begal motor di kawasan Jakabaring dan wilayah IB 1. Dapat bagian Rp1 juta dari jual motor hasil curas,&#8221; kata tersangka Dirman sambil meringis kesakitan. (nrd)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Aksi begal &#8220;raja tega&#8221; yang meresahkan masyarakat khususnya pengendara motor akhirnya dapat ditumpas. Tersangka Yogi (26), warga Jalan Teguh Kandrak, RT 29, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati tewas ditembak mati oleh polisi. Sedangkan satu begal lagi tersangka Dirman Hadi Kesuma alias Dedek (30), buruh warga Jalan May Jen Yusuf Singadekane, RT 31, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, telah dihadiahi timah panas di kaki kanannya (pecah sekel) karena dianggap melawan petugas. Perkara ini&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32529,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,9],"tags":[],"class_list":["post-32528","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32528"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32530,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32528\/revisions\/32530"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/32529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}