{"id":32371,"date":"2022-03-23T20:37:12","date_gmt":"2022-03-23T13:37:12","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=32371"},"modified":"2022-03-23T20:42:30","modified_gmt":"2022-03-23T13:42:30","slug":"saksi-ngaku-bagikan-sedikit-rezeki-kepada-sekda-dan-staf-ahli-bupati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=32371","title":{"rendered":"Saksi Ngaku Bagikan Sedikit \u201cRezeki\u201d kepada Sekda dan Staf Ahli Bupati"},"content":{"rendered":"<p># Sidang Kasus OTT di Dinas PUPR Muba<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> \u2013 Para saksi dalam OTT KPK terhadap suap pemenangan paket proyek di Dinas PUPR Muba dihadirkan. Adapun terdakwanya DRA (Bupati Muba), HM (Kadis PUPR Muba), dan EU (Kabag SDA PUPR Muba). Persidangan digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, kelas IA khusus, Rabu (23\/3\/22) pukul 10.00 WIB.<\/p>\n<p>Yoserizal SH MH didampingi Waslan SH MH memimpin persidangan. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiq Ibnugroho SH MH didampingi Iksan SH MH hadir langsung. Alamsyah Hanafiah SH MH kuasa hukum terdakwa EU juga hadir langsung di persidangan. Sementara, ketiga terdakwa mengikuti persidangan lewat virtual dari gedung Merah Putih KPK Jakarta.<\/p>\n<p>Saksi Daud Amri, Kabag PBJ hadir langsung di persidangan bersama lima saksi lainnya. Jaksa KPK menyinggung perihal biaya <em>upload<\/em> ulang berkas senilai Rp50 juta atau 0,5 persen dari proyek.\u00a0 &#8220;Uang itu minta dari terdakwa EU. Saya katakan, akan mencari orang bisa melakukan <em>upload<\/em> ulang. Sudah di-<em>upload<\/em> tapi gagal. Seharusnya tidak bisa di-<em>upload<\/em> ulang, untuk melengkapi persyaratan. Saya telpon Jaka Santoso ahli IT juga pegawai lepas untuk <em>upload<\/em> berkas. Setelah dievaluasi ulang dan memenuhi\u00a0 persyaratan dan pemenang itu PT Selaras Simpati Nusantara dengan dirutnya Suhandy (telah divonis),&#8221; ungkap saksi Daud Amri.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>&#8220;Pokja meminta 1 persen dari kegiatan ke EU, sebagai fee pokja, 40 persen dan 40 persen lagi untuk pokja. Uang Rp15 juta untuk pengamanan . Kemudian Rp15 juta dibagikan ke Sekda AP Rp5 juta dan BZ selaku staf ahli bupati 5 juta dan para kasubag,&#8221; jelas saksi kepada tim Jaksa KPK.<\/p>\n<p>&#8220;Total uang yang saya terima Rp50 juta dan Rp30 juta ditransfer EU. Empat paket ini pembagiannya, 50 persen untuk pimpinan. Pak Sekda AP Rp50 juta tunai dimasukan ke dalam\u00a0 amplop coklat, &#8220;Izin pak ini ada rezeki sedikit. Staf Ahli Bupati BZ Rp20 juta-Rp30 juta. Pak ini ada rezeki sedikit, diterima pak BZ. Lalu 3 orang Kasubag masing-masing menerima uang fee Rp10 juta. Rp15 juta untuk keamanan . Kemudian Rp50 juta untuk IT, EU yang transfer ke rekening Usmariansyah mantan sopir saya dulu yang dipegang saya,&#8221; beber saksi kepada JPU.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Taufiq Ibnugroho SH MH kepada Simbur menegaskan bahwa ada 40 proyek lagi di luar 4 paket pemenangan proyek, yang prosesnya pemenangannya di luar lelang.\u00a0 &#8220;Sudah ada calon pengantin atau istilahnya calon pemenang lelang. Setelah uang dikumpulkan dari beberapa rekanan fee 1 persen untuk Pokja kemudian dibagikan ke beberapa unsur pimpinan. Ada untuk Sekda AP Rp50 juta, BZ Rp20 &#8211; Rp 30 juta. Untuk saksi sendiri Rp20 juta dan untuk pengamanan 50 persen,&#8221; terang Taufiq.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk Sekda AP dan BZ staf ahli kami lihat nanti. Kalau beliau jadi saksi nanti bisa menerangkan, apakah akan mengembalikan uang ke KPK. Sudah ada beberapa yang sudah mengembalikan uang ke rekening KPK,&#8221; tukas JPU kepada Simbur. <strong>(nrd)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Sidang Kasus OTT di Dinas PUPR Muba &nbsp; &nbsp; PALEMBANG, SIMBUR \u2013 Para saksi dalam OTT KPK terhadap suap pemenangan paket proyek di Dinas PUPR Muba dihadirkan. Adapun terdakwanya DRA (Bupati Muba), HM (Kadis PUPR Muba), dan EU (Kabag SDA PUPR Muba). Persidangan digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, kelas IA khusus, Rabu (23\/3\/22) pukul 10.00 WIB. Yoserizal SH MH didampingi Waslan SH MH memimpin persidangan. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiq Ibnugroho SH&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32372,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32371"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32371\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32375,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32371\/revisions\/32375"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/32372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}