{"id":29581,"date":"2021-09-10T18:41:48","date_gmt":"2021-09-10T11:41:48","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=29581"},"modified":"2021-09-10T18:41:53","modified_gmt":"2021-09-10T11:41:53","slug":"media-baru-memudahkan-masyarakat-menikmati-radio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=29581","title":{"rendered":"Media Baru Memudahkan Masyarakat Menikmati Radio"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> \u2013 Media baru berbasis teknologi digital memudahkan masyarakat untuk mendengar dan menikmati siaran radio. Hal itu diungkap Kepala Stasiun LPP RRI Palembang, Ahmad Bahri saat dialog interaktif di studio Pro 1 RRI Palembang, Jumat (10\/9).<\/p>\n<p>Ahmad Bahri mengatakan, \u00a0saat ini radio dikatakan pendengar menurun. Menurut dia, justru dari data yang ada, jumlah pendengar radio di Indonesia tahun 2021 mencapai 45 juta orang.<\/p>\n<p>\u201cArtinya pendengar radio masih banyak. Ada media baru, memudahmasyarakat mendengarkan radio. Tinggal sekarang bagaimana memanfaatkan media baru. RRI sduah menyesuaikan dengan teknologi yang ada, RRI sudah masuk semua multiplatform,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lanjutnya, RRI\u00a0 terus mengupgrade diri dari sisi teknologi bahkan RRI Palembang terpilih menjadi percontohan <em>pilot project <\/em>AM\/DRM Receiver se-Indonesia. Ada enam 6 proyek nasional, Sumsel menjadi salah satu menjadi project itu.\u00a0 \u201cJika lihat perkembangan tekonologi, pendengar jika sudah mendownload, dapat melihat rrinet, tonton yang anda dengar,\u2019\u2019 kata Ahmad.<\/p>\n<p>Ditambahkannya, RRI setiap tahun memperingati\u00a0 HUT pada 11 September 2021, usia RRI mencapai 76 tahun. Sudah banyak yang dicapai lembaga penyiaran publik ini, dalam memanfaatkan teknologi berbasis digital, rriplayGo. \u201cKesannya jadul di usia itu, tetapi\u00a0 RRI sebenarnya tidak jadul sudah dapat dinikmati di ujung jari. Di situ seluruh fitur RRI ada. Mau dengar RRI seluruh Indonesia, hanya perlu men-<em>dowload<\/em> aplikasi rriplayGo,\u00a0 tinggal dengar dari Sabang sampai Maruke,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Menurut Ahmad Bahri, lebih dari 200-an kanal RRI dari hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk di perbatasn negara lain, RRI memberikan informasi tidak hanya melalui frekuensi namun juga digitalisasi. Misi itu di berikan negara kepada RRI agar dapat melayani seluruh masyarakat Indoensia. Sehingga masyarakat dapat mendegarkan informasi melalui RRI\u00a0 demikian juga radio swasta lainnya.<\/p>\n<p>\u201cJumlah RRI terdapat 97 stasiun. Untuk tingkat kabuapten terdapat dua studio\u00a0 Pro 1 dan Pro2. Sedangkan tingkat provinsi itu memiliki 4 kanal, dari 17 korwil, artinya RRI lebih dari punya 200-an kanal,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Karena itu, RRI harus gencar untuk mesosialisasikan aplikasi rriplayGo, agar kesan jadul terhapus di masyarakat. \u201cRRI tidak jadul, orang mungkin belum banyak tahu dengan perkembangan RRI saat ini\u2019\u2019 imbuhnya.<\/p>\n<p>Menurut pria yang pernah menjabat Kepsta RRI Bengkulu, RRI Gorontolo dan juga Kepsta RRI Bangka Belitung menyampaikan untuk mempercepat Pilot Project AM\/ DRM, rencananya akhir\u00a0 tahun ini suluruh alat pemancar digital akan di terima RRI Palembang. \u201cUntuk wilayah Sumatera hanya RRI Palembang dapat, ini merupakan suatu kebanggaan untuk lebih meningkatkan digiatlisasi RRI semakin dekat dengan masyarakat,\u2019\u2019 tutupnya.<\/p>\n<p>Senada disampaikan Bendahara Umum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional (PRSSI)\u00a0 Dina Apriana yang juga menjadi narasumber dialog interaktif. Menurut Dina, radio harus dapat mengoptimalkan aplikasi yang berbasis digital yang banyak dilakukan media lain, seperti <em>live streaming<\/em> yang mendominasi. Sehingga radio tampil percaya diri, apalagi radio memiliki karakterer tersendiri.<\/p>\n<p>\u201dRadio ini memiliki karakteristik tersendiri, ketika penyiar menyapa pendengar, terasa lebih dekat, ini yang membedakan radio dengan media lain,\u201d tutur Dina.<\/p>\n<p>Sementara, pembicara lainnya, Amir Syarifuddin dari UIN Raden Fatah Palembang mengatakan, Radio Republik Indonesia (RRI) masih ada di hati masyarakat sepanjang menyampaikan apa yang dibutuhkan masyarakat, bukan yang diinginkan.\u00a0 \u201cRRI\u00a0 bisa berbuat sepanjang <em>output<\/em>-nya itu dibutuhkan publik. Kalau <em>output<\/em> semua yang dibutuhkan masyarakat yakinlah RRI tetap di hati masyarkat, bukan yang diinginkan namun yang di butuhkan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut Amir,\u00a0 RRI\u00a0 terus berbenah, sehingga tidak akan kehilangan pendengar karena memiliki segmen tersendiri. \u201cSebelum merdeka RRI alat perjuangan.\u00a0 Alat propaganda untuk mempersatukan pemikiran harus merdeka,\u201d jelas Amir. (red\/rel)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR \u2013 Media baru berbasis teknologi digital memudahkan masyarakat untuk mendengar dan menikmati siaran radio. Hal itu diungkap Kepala Stasiun LPP RRI Palembang, Ahmad Bahri saat dialog interaktif di studio Pro 1 RRI Palembang, Jumat (10\/9). Ahmad Bahri mengatakan, \u00a0saat ini radio dikatakan pendengar menurun. Menurut dia, justru dari data yang ada, jumlah pendengar radio di Indonesia tahun 2021 mencapai 45 juta orang. \u201cArtinya pendengar radio masih banyak. Ada media baru, memudahmasyarakat mendengarkan radio&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,64],"tags":[],"class_list":["post-29581","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-iptek","category-pers"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29581"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29583,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29581\/revisions\/29583"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}