{"id":29550,"date":"2021-09-08T16:52:16","date_gmt":"2021-09-08T09:52:16","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=29550"},"modified":"2021-09-08T16:52:19","modified_gmt":"2021-09-08T09:52:19","slug":"ditjenpas-kemenkumham-berikan-penanganan-terbaik-bagi-korban-kebakaran-lapas-tangerang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=29550","title":{"rendered":"Ditjenpas Kemenkumham Berikan Penanganan Terbaik bagi Korban Kebakaran Lapas Tangerang"},"content":{"rendered":"<p># Sebanyak 41 Orang Warga Binaan Meninggal Dunia<\/p>\n<p># Penyebab Kebakaran Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Sebanyak 41 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang meninggal dunia akibat kebakaran. Peristiwa nahas itu terjadi di blok hunian Chandiri 2 (Blok C2) pada Rabu (8\/9) pukul 01.50 WIB. Meski demikian, api telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB.<\/p>\n<p>Rika Aprianti, kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menyampaikan duka cita mendalam serta akan memberikan informasi layanan dan penanganan terbaik bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjadi korban kebakaran tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kami keluarga besar Ditjenpas Kemenkumham mengucapkan berbelasungkawa yang sedalam- sedalamnya kepada warga binaan korban kebakaran dan keluarganya. Baik yang meninggal dunia maupun yang masih dalam perawatan,&#8221; imbuh Rika Aprianti kepada Simbur, Rabu (8\/9).<\/p>\n<p>Disampaikan pula, pihaknya membuka informasi seluas-luasnya kepada keluarga yang ingin mengetahui kondisi warga binaan yang sedang menjalani pidana di lapas tersebut melalui nomor Crisis Center 081383557758. &#8220;Kami akan memberikan yang terbaik dalam penanganan warga binaan. Baik yang meninggal maupun yang masih dirawat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Rika merincikan, 40 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) ditemukan meninggal di lokasi namun telah dievakuasi petugas pemadam kebakaran, Tim SAR, dan petugas Lapas Tangerang. Sedangkan, 1 orang napi meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah\u00a0sakit. &#8220;Sebanyak 40 WBP meninggal dunia kasus narkotika dan 1 WBP meninggal kasus terorisme,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Dia menambahkan, 8 orang dirujuk ke RSUD Kota Tangerang, 9 orang mengalami luka ringan yang dirawat di klinik Lapas Tangerang, dan 64 orang ditempatkan sementara di Mesjid Lapas Klas 1 Tangerang. &#8220;Penyebab kebakaran dugaan awal akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting). Kepastian penyebab masih dilakukan penyelidikan,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Dipaparkan Rika, jumlah penghuni Blok C2, lanjut Rika, sebanyak 122 orang. Mereka berada di 19 kamar hunian dengan kapasitas 38 orang. Terdiri dari 119 orang napi kasus narkotika, 2 orang kasus teroris, 1 napi kasus 338 KUHP. Ada 2 warga negara asing yang menjadi korban kebakaran, berasal dari Afrika Selatan dan Portugal. &#8220;Penghuni Lapas Kelas 1 Tangerang saat ini sebanyak 2072 orang, dari kapasitas seharusnya untuk 600 orang. Kelebihan hunian dari kapasitas sebesar 250 persen,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Lanjut Rika, total keseluruhan petugas Lapas Kelas 1 Tangerang\u00a0 182 orang, dengan kekuatan petugas pengamanan 13 orang per regu. Terdapat 7 Blok Hunian (blok A-G) dan satu menara 11. Masih kata dia, lapas tersebut terus bekerja sama dan bersinergi dengan tim Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, Paramedis RSUD Kota Tangerang, dan koordinasi langsung dengan TNI\/Polri. Pihak kepolisian pun tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).<strong>(maz)<\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Berikut 41 Warga Binaan yang Meninggal Dunia di Lapas Tangerang:<\/em><\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Cendra Susanto bin Then Ho<\/li>\n<li>Andi Tubin alias Paci bin Ahmad Gempa<\/li>\n<li>Lim Angie Sugianto bin Go Shong Weng<\/li>\n<li>Hengky Gunawan Tong bin Liu Pen Hin<\/li>\n<li>Hermawan bin Nunung<\/li>\n<li>Muhammad Ilham bin Juyono<\/li>\n<li>Sarim alias Bapak bin Harkam<\/li>\n<li>I Wayan Tirta Utama bin Nyoman Sami<\/li>\n<li>Marzuki alias Onoy bin Nipan<\/li>\n<li>Jueni alias Juweng bin Karna<\/li>\n<li>Setiawan alias Iwan bin Sumarna<\/li>\n<li>Diyan Adi Priyana alias Diyan bin Kholil<\/li>\n<li>Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo<\/li>\n<li>Sugeng Cahyono bin Sujono<\/li>\n<li>Doni Candra alias Rambo bin Alinodan<\/li>\n<li>Ajum bin Jaya<\/li>\n<li>Roman Iman Sunandar bin Sunardi<\/li>\n<li>Anton alias Capung bin Idul<\/li>\n<li>Pujiyono alias Destro bin Mundori<\/li>\n<li>Petra Eka alias Etus bun Suhendar<\/li>\n<li>Bambang Guntara Wibisana bin Ahmad Yanan<\/li>\n<li>Kurniawan alias Bopak bin Sahuri<\/li>\n<li>Pajar Prio Handogo bin Sunarto<\/li>\n<li>Muhammad Yusuf bin Mamat<\/li>\n<li>Chepy Hidayat bin Didin Komarudin<\/li>\n<li>Mad Idris alias Boy bin Adrismon<\/li>\n<li>Kusnadi bin Rauf<\/li>\n<li>Rocky Purmanna bin Syafizal Sani<\/li>\n<li>Alfin bin Marsum<\/li>\n<li>Bustanil Arifin bin Arwani<\/li>\n<li>Hadi Wijoyo bin Sri Tunjung Pamungkas<\/li>\n<li>Mashuri bin Hamzah<\/li>\n<li>Sumantri J. Jayaprana bin Darman<\/li>\n<li>Eko Supriyadi bin Karunia<\/li>\n<li>Samuel Machado Nhavene<\/li>\n<li>Rizal alias Sangit bin Tinggal<\/li>\n<li>M. Alfian Ariga bin Bunyamin Saleh<\/li>\n<li>Rezkil Khairi bin Nursin<\/li>\n<li>Ferdian Perdana bin Sukriyadi<\/li>\n<li>Irfan bin Pieter<\/li>\n<li>Rudi alias Cangak bin Ong Eng Cue<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Sebanyak 41 Orang Warga Binaan Meninggal Dunia # Penyebab Kebakaran Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Sebanyak 41 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang meninggal dunia akibat kebakaran. Peristiwa nahas itu terjadi di blok hunian Chandiri 2 (Blok C2) pada Rabu (8\/9) pukul 01.50 WIB. Meski demikian, api telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB. Rika Aprianti, kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29551,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-29550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29550"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29552,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29550\/revisions\/29552"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}