{"id":25759,"date":"2021-03-09T20:07:02","date_gmt":"2021-03-09T13:07:02","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=25759"},"modified":"2021-03-10T13:10:21","modified_gmt":"2021-03-10T06:10:21","slug":"thia-yufada-disuntik-vaksin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=25759","title":{"rendered":"Thia Yufada Disuntik Vaksin"},"content":{"rendered":"<p>SEKAYU, SIMBUR \u2013 Hj Thia Yufada Dodi Reza juga selaku ketua TP PKK Kabupaten Muba, pada Selasa (9\/3\/21) mendapat giliran vaksinasi. Akhirnya siang itu juga Thia Yufada disuntik vaksin pencegahan wabah Covid-19 di RSUD Sekayu, Muba.<\/p>\n<p>Usai disuntik vaksin, Thia memastikan vaksin ini aman juga halal. \u201cSaya meminta warga tidak mudah termakan isu hoaks, terkait kabar miring vaksin ini. Insya Allah vaksin tetap aman dan halal, sejak awal proses pengadaan vaksin, sudah diuji klinis,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai termakan isu hoaks, mengenai vaksin. Vaksin ini membantu melindungi diri dari serangan virus dan menciptakan kekebalan tubuh dari dalam,&#8221; timpal Thia.<\/p>\n<p>Disuntik vaksin bukan berarti bebas dari Covid-19, namun mampu meningkatkan imun tubuh, dari dalam sehingga mampu menghambat laju perkembangan virus dalam tubuh.<\/p>\n<p>&#8220;Walaupun sudah divaksin tetap harus menjaga protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun, yang lebih utama adalah menjaga pola makan yang baik dan sehat. Vaksin benar-benar aman. Saya mengimbau seluruh masyarakat terkhusus warga Kabupaten Muba jangan takut untuk divaksin,&#8221; beber Thia.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, untuk menekan angka stunting di masa pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cSeorang ibu punya peran sangat penting bagi anak-anaknya. Angka stunting di Kabupaten Muba tahun 2020 menurun, berkat PKK bersama Dinas Kesehatan dan semua stakeholder berkoordinasi dan kerjasama untuk pencegahan stunting,&#8221; timbangnya.<\/p>\n<p>Thia yang jadi Keynote Speaker dalam acara Webinar diselenggarakan Habibie Institute for Publik Policy and Governance (HIPPG) Universitas Indonesia (UI), di Ruang rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, mengatakan, pencegahan stunting telah diupayakan secara aktif oleh posyandu, sosialisasi dan edukasi.<\/p>\n<p>\u201cNamun, selama pandemi COVID-19 kegiatan tersebut menjadi terhambat. Oleh karena itu, Istri Bupati Muba ini mengajak para ibu-ibu berusaha mewujudkan berbagai inovasi agar upaya pencegahan stunting tetap berjalan dengan baik seperti sebelumnya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selain keluarga sebagai wadah terpenting, kolaborasi antar pihak seperti sekolah juga penting untuk memberikan edukasi pengawasan di kalangan remaja.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu upaya yang dilakukannya antara lain, sosialisasi, edukasi dan pengawasan secara online melalui media sosial. Dia menambahkan, bantuan lain yang diberikan berupa pemberian makanan yang mengandung nutrisi, protein, dan gizi yang cukup,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Dr drg Widya Leksmanawati Habibie Sp Ort MM selaku Direktur Eksekutif HIPPG, ia sangat mengapresiasi keberhasilan Pemkab Muba , menurunkan angka stunting.<\/p>\n<p>&#8220;Luar biasa program yang telah dilakukan Pemkab Muba, dalam menurunkan angka stunting, terutama peran Ibu Thia Yufada sebagai Duta Cegah Stunting. Disini peran ibu-ibu sangat dimanfaatkan. Kami mengharapkan Bu Thia bisa jadi narasumber atau motivator untuk cegah stunting secara nasional. Kami yakin bisa memotivasi para kader-kader posyandu di indonesia terkait angka stunting ini,&#8221; cetusnya.<\/p>\n<p>dr Azmi Dariusmansyah MARS selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai program dalam penurunan angka stunting ini.<\/p>\n<p>\u201cMulai dari sosialisasi untuk ibu hamil serta pasangannya dapat memperoleh informasi terkait asupan nutrisi yang baik. Selama masa kehamilan, yakni menu sehat seimbang, asupan zat besi, asam folat, dan yodium. Saran lain berupa himbauan agar ibu hamil dapat menjalankan pemeriksaan rutin ke posyandu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita, akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya.<\/p>\n<p>\u201cKekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan, dan pada masa awal kehidupan setelah lahir dan nampak setelah anak berusia 2 tahun. Untuk itu perlu perbaikan pola asuh, pola makan dan perbaikan sanitasi. Tiga komponen ini perlu penanggulangan dengan cepat, akan didata kelapangan ke daerah, desa-desa, tentu Pemkab juga ikut berperan dalam hal ini,&#8221; terang Azmi.<\/p>\n<p>Masalah stunting, merupakan tata kelola dalam penanganannya sehingga diperlukan kesamaan visi. Ia berharap lewat webinar muncul kesamaan visi dalam menangani stunting hingga nilai angka stuting di tahun 2024 turun. Upaya ini diyakininya bisa mempercepat langkah dan lebih inovatif\u00a0 menyelamatkan rakyat dari era pandemi covid ini.<\/p>\n<p>&#8220;Di Muba menghadapi masalah gizi yang berdampak terhadap kulitas Sumber Daya Manusia (SDM). Yaitu masih tinggi prevalensi anak balita pendek (stunting). Dan stunting tersebut adalah sebuah kondisi berdasarkan pengukuran tinggi badan, menurut umur seseorang ternyata lebih pendek dibandikan tinggi badan seusianya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Azmi\u00a0 juga menyebutkan, faktor langsung mempengaruhi status gizi balita, yaitu faktor konsumsi makanan dan penyakit infeksi. Kedua hal ini saling mempengaruhi.<\/p>\n<p>\u201cKualitas lingkungan hidup, terutama ketersediaan air bersih, sarana sanitasi dan perilaku hidup sehat. Seperti kebiasaan cuci tangan dengan sabun, buang air besar di jamban, tidak merokok dan sirkulasi udara dalam rumah,\u201d tukas dr Azmi. <strong>(red\/rel)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, SIMBUR \u2013 Hj Thia Yufada Dodi Reza juga selaku ketua TP PKK Kabupaten Muba, pada Selasa (9\/3\/21) mendapat giliran vaksinasi. Akhirnya siang itu juga Thia Yufada disuntik vaksin pencegahan wabah Covid-19 di RSUD Sekayu, Muba. Usai disuntik vaksin, Thia memastikan vaksin ini aman juga halal. \u201cSaya meminta warga tidak mudah termakan isu hoaks, terkait kabar miring vaksin ini. Insya Allah vaksin tetap aman dan halal, sejak awal proses pengadaan vaksin, sudah diuji klinis,\u201d ujarnya&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25760,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-25759","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musibanyuasin"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25759"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25791,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25759\/revisions\/25791"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25760"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}