{"id":25498,"date":"2021-03-01T21:36:49","date_gmt":"2021-03-01T14:36:49","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=25498"},"modified":"2021-03-02T15:09:22","modified_gmt":"2021-03-02T08:09:22","slug":"pertunjukan-teater-terapkan-prokes-di-kala-pandemi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=25498","title":{"rendered":"Pertunjukan Teater Terapkan Prokes di Kala Pandemi"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) dan Teater Teriax, melakukan sebuah langkah baru, dengan menggelar pementasan seni bertajuk \u201cBerkarya Kembali di Masa Pandemi\u201d. Pertunjukan ini memanggungkan naskah \u201cDunia Serasa Milik Berdua\u201d, buah karya sekaligus sutradara M Yunus.<\/p>\n<p>Pentas teater digelar di Graha Budaya Jakabaring, Palembang, pada Sabtu dan Minggu tanggal 27-28 Maret 2021 pukul 13.00 WIB, merupakan panggung drama kali pertama di massa pandemi ini. \u200bKegiatan itu terlaksana berkat dukungan pihak Taman Budaya Sriwijaya bersama Dinas Kebudayaan serta Dinas Pariwisata Sumsel, melalui Bidang Kebudayaan.<\/p>\n<p>Acara budaya ini, menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Dengan harga tiket Rp 17.500, setiap penonton harus melalui serangkaian proses sebelum bisa masuk ke gedung pertunjukan.<\/p>\n<p>\u201cJadi setiap penonton sebelum masuk harus cuci tangan, diukur suhu tubuh, memakai masker, membeli tiket dengan cara memesan dulu, dan mengisi data. Semua dilakukan demi kelancaran acara sekaligus menghindari penyebaran Covid 19 di masa sekarang ini,\u201d kata Juanda, Ketapel pementasan teater ini.<\/p>\n<p>\u200bMeski digelar di kala pandemi Covid 19, rupaya antusias penonton tetap luar biasa. Dengan jumlah kursi di dalam Graha Budaya Jakabaring, yang telah diberi jarak terisi penuh. Bahkan panitia terpaksa menolak penonton yang ingin menyaksikan, karena jumlah kursi sudah tidak ada lagi.<\/p>\n<p>\u201cIni sudah jadi aturan sesuai arahan dari DKSS &amp; Taman Budaya Sriwijaya. Kalau kursi sudah penuh maka tidak menerima penonton lagi,\u201d tambah Bayu Widya Pratama utusan DKSS.<\/p>\n<p>Pentas \u201cDunia Serasa Milik Berdua\u201d sendiri bercerita tentang konflik dan kehidupan di dunia remaja. Adegan pelajar di sekolah dengan segala dinamikanya ditampilkan dengan apik oleh para pemain. Konflik pun mulai muncul saat sebuah teknologi membuat mereka mengambil sebuah keputusan.<\/p>\n<p>Adegan komedi, cinta, sosial, hingga misteri pun mengalir dari para pemain yang tampil yang rata-rata berusia muda. \u201cSebenarnya pentas ini sudah disiapkan sejak Februari tahun lalu. Tapi karena ada masa pandemi maka mengalami penundaan, hingga akhirnya bisa terlaksana sekarang,\u201d kata Muhammad Yunus.<\/p>\n<p>\u200bLakon ini melibatkan sekitar 25 pemain, menurut Yunus, jelas sangat sulit dalam penggarapan. Apalagi harus ditambah mengurusi perizinan pementasan di masa pandemi. \u201cBeruntungnya kami masih banyak pihak yang mendukung hingga kegiatan ini bisa terwujud,\u201d ujar Yunus.<\/p>\n<p>\u200bSebagai pentas pertama, jelas pihak pelaksana tidak ingin kegiatan ini menjadi yang terakhir. Karena itu panitia pelaksana melakukan penekanan harus benar-benar sesuai dengan prosedur perizinan dan protokol kesehatan.<\/p>\n<p>\u200b\u201cKita tidak ingin kegiatan ini memperoleh catatan yang tidak baik dari masyarakat, maupun instansi yang terkait dalam penanganan pandemi Covid 19. Karena jika yang pertama ini dinilai gagal, maka akan sulit untuk mengadakan kegiatan serupa berikutnya,\u201d kata Surono, selaku Sekretaris Dewan Kesenian Sumsel.<\/p>\n<p>\u200bHal serupa juga dilontarkan Ketua Dewan Kesenian Sumsel, Syahril Erwin, yang dihubungi via telepon karena sedang berada di luar kota. Menurutnya, DKSS siap berkerja sama dengan pihak mana pun dalam bidang kesenian. Tentunya harus dengan aturan yang jelas dan disepakati.<\/p>\n<p>\u200b\u201cKita jangan jadi hilang semangat karena pandemi ini. Ayo terus berkarya dengan menyesuaikan kondisi dan aturan saat ini. Jika kita terus berkerja sama, maka akan lebih mudah untuk menghadapinya,\u201d tegas Yayak, sapaan akrabnya.<\/p>\n<p>\u200bDi penghujung pementasan, sebuah ulasan menarik disampaikan salah satu seniman teater Connie C Sema. Connie mengatakan, lakon yang ditampilkan sudah cukup menarik. Tinggal harus ada lebih dirapikan lagi dalam permainan karena kemampuan akting pemain yang tidak seragam.<\/p>\n<p>\u200b\u201cYang membuat saya salut dan kagum adalah, bertahannya penonton sampai pentas berakhir. Ini membuktikan kalau masyarakat, khususnya penonton teater sudah sangat kangen menyaksikan pementasan teater secara langsung seperti ini. Semoga ke depan bisa terus\u00a0 diadakan,\u201d puji Connie. <strong>(nrd) <\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) dan Teater Teriax, melakukan sebuah langkah baru, dengan menggelar pementasan seni bertajuk \u201cBerkarya Kembali di Masa Pandemi\u201d. Pertunjukan ini memanggungkan naskah \u201cDunia Serasa Milik Berdua\u201d, buah karya sekaligus sutradara M Yunus. Pentas teater digelar di Graha Budaya Jakabaring, Palembang, pada Sabtu dan Minggu tanggal 27-28 Maret 2021 pukul 13.00 WIB, merupakan panggung drama kali pertama di massa pandemi ini. \u200bKegiatan itu terlaksana berkat dukungan pihak Taman Budaya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-25498","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25498"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25521,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25498\/revisions\/25521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}