{"id":25185,"date":"2021-02-07T22:58:14","date_gmt":"2021-02-07T15:58:14","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=25185"},"modified":"2021-02-07T23:19:03","modified_gmt":"2021-02-07T16:19:03","slug":"bangun-peradaban-smsi-panen-pujian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=25185","title":{"rendered":"Bangun Peradaban, SMSI Panen Pujian"},"content":{"rendered":"<p>SERANG, SIMBUR \u2013 Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memuji program Bakti Sosial Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Itu karena organisasi pers ini membangun peradaban dengan membangun jalan dan sarana sanitasi dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Hal itu diungkapkan Risma saat meresmikan jalan dan sarana sanitasi yang terletak di Kampung Jaha, Desa Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (7\/2).<\/p>\n<p>Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu mengaku program SMSI ini membuat warga dapat merasakan akses untuk aktivitas sehari-hari. \u201cBagi saya ini menarik. Jarang sekali ada inisiatif dari luar selain pemerintah untuk membangun jalan. Saya baru tahu setelah 20 tahun jadi PNS dan 10 tahun jadi wali kota, itu ada pihak lain di luar pemerintah bangun jalan lalu diserahkan kepada pemerintah. Saya jadi Wali Kota Surabaya 10 tahun itu bangun jalan sepanjang 350 km. SMSI sekali tepuk bangun jalan 750 meter. Saya tertarik dengan konsep SMSI dalam memberikan sumbangan yang berbeda. Bangun jalan itu sama dengan kita membangun peradaban Jika jalan dibangun maka peradaban berubah,\u201d tutur Tri Rismaharini.<\/p>\n<p>Ia pun berterima kasih kepada SMSI yang telah membantu warga. \u201cSaya berterima kasih yang sebesar-besarnya untuk SMSI yang telah bantu masyarakat. Dulu sewaktu saya jadi wali kota itu saya dahulukan bangun infrastruktur di kampung-kampung,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Dr Al Muktabar memberikan apresiasi kepada SMSI atas program bakti sosial yang telah dilakukan. &#8220;Terima kasih kepada SMSI atas program bakti sosial yang telah dilakukan dan langsung dirasakan oleh warga Provinsi Banten,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di tempat yang sama, Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun mengaku Dewan Pers berharap apa yang dilakukan SMSI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.<br \/>\n\u201cIni juga menunjukkan pers tidak dilihat sebagai pihak yang melihat dari jauh tetapi melakukan kegiatan yang dirasakan langsung masyarakat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana HPN 2021 &#8211; SMSI, M Nasir menjelaskan pembangunan jalan tersebut sudah dimulai beberapa pekan lalu yang diawali dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon. \u201cPelaksanaan pembangunan proyek sosial itu ditangani SMSI Pusat dan juga SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi proyek tersebut serta didukung sepenuhnya oleh PT Dwi Ratna Putra,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain pembangunan jalan sepanjang 750 meter dan lebar 2,5 meter, SMSI di lokasi yang sama juga sementara membangun 16 unit MCK.<br \/>\nSebagaimana diketahui, perhelatan HPN tahun 2021 memiliki nuansa tersendiri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi berlangsung ditengah pandemi Covid-19. Bagi SMSI tahun ini merupakan perhelatan HPN pertama bagi organisasi perusahaan media siber setelah resmi menjadi konstituen Dewan Pers.<\/p>\n<p>Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus mengatakan SMSI yang beranggotakan 1.224 perusahaan media siber itu memperingati HPN 2021, salah satunya dengan melakukan kegiatan bakti sosial yang meliputi pembangunan jalan dan sarana sanitasi Mandi Cuci Kakus (MCK). \u201cSebagai organisasi konstituen Dewan Pers, SMSI ingin membawa angin baru dalam HPN 2021 sehingga tak lagi terfokus pada acara seremonial namun bersama-sama melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dikatakan Firdaus, jalan yang dibangun merupakan jalan baru dengan panjang 750 meter dan lebar 2,5 meter. \u201cIni merupakan bakti SMSI untuk negeri. Bantuan masyarakat pers untuk masyarakat dalam rangka memperingati HPN,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut sudah dimulai beberapa pekan lalu yang diawali dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon. \u201cPelaksanaan pembangunan proyek sosial itu ditangani SMSI Pusat dan juga SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi proyek tersebut serta didukung sepenuhnya oleh PT Dwi Ratna Putra,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain pembangunan jalan, SMSI di lokasi yang sama juga sementara membangun 16 unit MCK. Kedua proyek sosial ini juga merupakan monumen sejarah SMSI yang didirikan 7 Maret 2017. Selasa 7 Maret 2017 menjadi tonggak bersejarah bagi dunia pers tanah air.<br \/>\nHari itu sebuah lembaga yang kemudian diberi nama SMSI diproklamirkan oleh sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari berbagai provinsi di Indonesia.<\/p>\n<p>Pembentukan SMSI digagas oleh Ketua PWI Banten, saat itu PWI Banten dipimpin oleh Firdaus. Dengan diproklamirkannya pendirian SMSI di Banten, kemudian diikuti dukungan para ketua PWI Se-Tanah Air, dengan membentuk SMSI di provinsi-provinsi masing-masing. Maka jadilah SMSI sebagai organisasi pers nasional yang menjadi wadah para pengusaha pers online atau media siber.<\/p>\n<p>Tiga tahun berjalan pada 29 Mei 2020 secara resmi SMSI ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers dengan surat keputusan Dewan Pers Nomor 22\/SK-DP\/V\/2020 yang ditandatangani Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, 29 Mei 2020. Dengan ketetapan tersebut maka jumlah konstituennya menjadi 10, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan SMSI.<\/p>\n<p>Menurut Dewan Pers, dengan anggota melebihi 1000 perusahaan media, menjadikan SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menobatkan SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia. Untuk itu, pada Dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) SMSI 26 &#8211; 27 September 2020, di Hotel Marbella Anyer, mengukuhkan arah organisasi dan pemantapan program kerja. Kemudian dirumuskan secara sistematis, bahwa SMSI menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan anggota dan pengurus.<\/p>\n<p>Bukan hanya menteri, SMSI pun memuai pujian dari warga. Seperti diungkap Artanti, warga Kampung Jaha, Desa Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten belum memiliki MCK (mandi, cuci, kakus). Artanti yang mengaku lahir dan dibesarkan di Kampung Jaha tersebut mengakui jika masyarakat di daerahnya memang banyak yang belum memiliki MCK, terutama kakus. Tak heran, setiap mau buang air besar mereka selalu mengungsi mencari tempat pembuangan ke sawah terdekat.<\/p>\n<p>Menurut Artanti, kondisi perekonomian keluarga mereka yang saat itu belum memungkinkan membuat MCK harus diterimanya dengan lapang dada. Karena itu, rutinitas BAB ke sawah sudah bukan menjadi hal yang aneh. \u201cNggak bau kalau sudah biasa,\u201d ujarnya tersenyum.<\/p>\n<p>Menurut Artanti, saat hamil tua ia bahkan pernah BAB tengah malam ke sawah. \u201cUntuk penerangan, ya bawa senter sambil ditemani emak,\u201d ujarnya seraya menambahkan, agar tidak merasa takut, dia mengaku selalu membawa telepon genggam setiap BAB ke sawah sebagai hiburan selama BAB. Karena itulah, begitu keluarganya mendapatkan informasi mendapatkan bantuan MCK, Artanti mengaku keluarganya sangat bersyukur dan gembira.<br \/>\n\u201cWaktu dengar dapat bantuan Alhamdulillah, udah gak harus ke sawah lagi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Hal serupa juga disampaikan penerima bantuan MCK lainnya, Subika. Wanita berusia 50 tahun ini mengaku ia dan suaminya memang harus ke sawah setiap hendak buang air besar. \u201cDi sawah sana buang air besarnya, jauh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Tapi, lokasi tempat pembuangan hajat yang dimaksud ternyata tempat yang terbuka, tanpa ada bilik pembatas. Karena itu, Subika mengaku harus mencari pohon sebagai tempat buang hajat agar tidak terlihat orang lain yang lewat. Menurut Subika, ia dan suaminya sebenarnya berniat membuat WC sendiri, tapi karena tidak mempunyai uang rencana itu harus mereka kubur dalam-dalam. \u201cBapak gak kerja, cuma ngangon kerbau kakaknya makanya ga ada uang buat kakus. Kalau ngangon kerbau, kalau kerbaunya beranak dua nanti yang satu buat kami,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Subika mengaku saat ini ia hanya tinggal bersama suaminya, sedangkan anak mereka sudah memisahkan diri di rumah lain karena sudah menikah.<br \/>\nPekerjaan suaminya sebagai pengangon kerbau yang hasilnya baru didapat jika kerbaunya melahirkan membuat dirinya harus membantu perekonomian keluarga. \u201cBapak ngangon kerbau, nanti kalau melahirkan kerbau dua, yang satu buat kami. Untuk sehari-hari, bapak bantu \u2018nandur\u2019 upahnya lima puluh ribu. Sawah juga bantu di sawah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Karena itulah, dia mengaku sangat gembira, rumahnya dibantu dibuatkan MCK. \u201cTerimakasih sudah dibantu. Kalau dulu kan harus ke sawah, sekarang sudah bisa di rumah aja,\u201d ujar Subika.<\/p>\n<p>Kegembiraan adanya bantuan MCK buat warga Kampung Jaha ternyata bukan hanya dirasakan para penerima bantuan saja. Markani, warga yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan tidak mendapatkan bantuan juga mengaku ikut gembira karena sawahnya yang biasa dijadikan tempat pembuangan hajat warga sekarang jadi bersih. \u201cAlhamdulillah sawah saya bersih jadinya, gak kotor kena \u2018ini\u2019 warga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Markani mengaku prihatin terhadap kondisi para tetangganya yang tidak mempunyai MCK sehingga harus buang air besar sembarangan. \u201cSebenarnya kasihan melihat tetangga kalau belum punya WC, kalau buang \u2018ini\u2019 sembarangan, jadi kelihatannya kagak enak, tapi gimana gitu,\u201d ujarya.<\/p>\n<p>Sebagai pemilik sawah, Markani mengaku setiap hari harus melapangkan dada setiap kali melihat kotoran manusia di sawahnya. \u201cSaya pernah negor karena setiap hari ngeliat ada aja. Tapi gimana ya mau ngomong gak enak. Saya pernah kaki saya kena kotoran di galangan sawah saya,\u201d ujarnya.(red\/rel)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SERANG, SIMBUR \u2013 Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memuji program Bakti Sosial Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Itu karena organisasi pers ini membangun peradaban dengan membangun jalan dan sarana sanitasi dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Hal itu diungkapkan Risma saat meresmikan jalan dan sarana sanitasi yang terletak di Kampung Jaha, Desa Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (7\/2). Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu mengaku program SMSI ini membuat warga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[],"class_list":["post-25185","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pers"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25185","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25185"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25185\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25191,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25185\/revisions\/25191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25185"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25185"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25185"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}