{"id":24464,"date":"2020-12-16T01:15:05","date_gmt":"2020-12-15T18:15:05","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=24464"},"modified":"2020-12-16T01:38:16","modified_gmt":"2020-12-15T18:38:16","slug":"usaha-dagang-dan-pariwisata-terpuruk-di-zona-merah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=24464","title":{"rendered":"Usaha Dagang dan Pariwisata Terpuruk di Zona Merah"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR&nbsp;\u2013 Kota Palembang kembali berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19. Karena itu, protokol kesehatan harus tetap diterapkan pada berbagai kegiatan usaha. Hal itu diungkap Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Investasi dr Hj Letizia.<\/p>\n<p>\u201cDi masa pandemi harus mengutamakan protokol kesehatan.&nbsp;Palembang masuk zona merah kembali.&nbsp;Waspada terhadap Covid-19.&nbsp;Rata-rata satu orang&nbsp; per&nbsp;hari meninggal dunia,\u201d ungkap Letizia sembari menegur tamu yang&nbsp;duduknya&nbsp;berdekatan&nbsp;saat peluncuran&nbsp;Komunitas Pedagang dan&nbsp;Kuliner Nusantara (KPPKN), di OPI Mall Jakabaring, Selasa&nbsp;(15\/12).<\/p>\n<p>Menurut Letizia, pelaku usaha kuliner tidak harus terpuruk dengan keadaan akibat pandemi tersebut. \u201cTidak boleh terpuruk dengan kedaaan. Harus bangkit kembali. Tetap berusaha dan semangat. Semoga menjadi komunitas yang berpikir maju. Semoga bisa membangkitkan usaha yang terpuruk dan go national sebagai kuliner enak dan lezat,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p>Di tempat yang sama, Ketua KPPKN Rohana Hasim mengatakan, sudah ada 450 orang&nbsp; yang tergabung dalam komunitas tersebut. \u201cMotivasi kami&nbsp; mendirikan komunitas ini untuk membantu pedagang yang tidak tahu cara mengurus perizinan dan bantuan &#8211; bantuan dari pemerintah. Tidak sampai di situ saja, kami juga melakukan pelatihan-pelatihan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Mengenai target, lanjut dia, setiap kabupaten ada komunitas (KPPKN). Selama ini, tambah dia, makan-makanan khas daerah banyak tidak diketahui masyarakat umum. \u201cSetelah melakukan&nbsp; pameran seperti ini, mudah-mudahan banyak yang tahu. Bukan hanya pedagang, syarat masuk, tapi pencinta kuliner juga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ketua Dewan Kesenian Kota Palembang&nbsp; Iqbal Rudianto mengatakan, sangat baik dan bagus KPPKN dan IPEMI merupakan organisasi yang ada di Palembang. Walaupun organisasi baru tapi sudah melakukan inovasi.&nbsp;&nbsp;\u201cHarapan saya terus maju dan berkembang. Jenis banyak, rasa enak. Kami dari kesenian sangat mendukung dan support.&nbsp; Ke depan kami melakukan kerja sama,&#8221; imbuh Iqbal.<\/p>\n<p>Sementara itu,&nbsp;Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang&nbsp;Isnaini Madani mengatakan,&nbsp;event akhir tahun&nbsp;banyak yang&nbsp;ditiadakan. Dikatakannya,&nbsp;Dinas&nbsp;Pariwisata&nbsp;Kota Palembang&nbsp;justru&nbsp;mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan.&nbsp;\u201cKondisi&nbsp;Kota Palembang sudah zona merah kembali.&nbsp;Pihak swasta&nbsp;agar&nbsp;tidak mengadakan acara. Cukup&nbsp;di&nbsp;rumah saja,\u201d imbau Isnaini saat ditemui di ruang kerjanya.<\/p>\n<p>Lanjut Isnaini, biasanya pada akhir tahun puncak acara Dinas Pariwisata. Dari segi kuliner dan festival, kata dia,&nbsp;&nbsp;pihaknya juga melakukan kerja sama dengan Dinas Pariwisata Bandar Lampung, Pagaralam, Ogan Ilir, Lahat dan Bangka Barat.&nbsp;&nbsp;\u201cUntuk&nbsp;&nbsp;&nbsp;Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terbesar adalah hotel dan restoran. Sekarang menurun drastis dan target pasti tidak tercapai,\u201d keluhnya.<\/p>\n<p>Menurut dia, kondisi ini tentu saja berpengaruh pada ekonomi yang lagi tidak normal. Meski demikian, pengujung hotel sudah mulai menggeliat di angka 50 -60 Persen. \u201cKalau sebelumnya saat PSBB, terjun bebas, di angka 10-12,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Isnaini menambahkan, pada&nbsp;2021&nbsp;pihaknya&nbsp;akan melakukan kegiatan yang menjadi agenda tahunan. \u201cKami&nbsp;mengharapkan pihak lain untuk besinergi. Mulai&nbsp;&nbsp;dari mal,&nbsp;hotel,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dikatakan Isnaini,&nbsp;program tahun mendatang masih melihat situasi dan kondisi.&nbsp;\u201cOrang masih takut&nbsp;seandainya membuat event.&nbsp;Belum lagi protokol kesehatan.&nbsp;Tidak boleh mengadakan keramaian.&nbsp;Yang paling terpuruk itu pariwisata.&nbsp;Ini identik dengan keramaian berkumpul&nbsp; di&nbsp;luar rumah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dirinya berharap pademi&nbsp; segera berakhir. \u201cKami arahkan tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga Palembang menjadi zona hijau. Dengan demikian,&nbsp; turis mau kembali berwisata ke Kota Palembang,&#8221; tegasnya.(rgs)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR&nbsp;\u2013 Kota Palembang kembali berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19. Karena itu, protokol kesehatan harus tetap diterapkan pada berbagai kegiatan usaha. Hal itu diungkap Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Investasi dr Hj Letizia. \u201cDi masa pandemi harus mengutamakan protokol kesehatan.&nbsp;Palembang masuk zona merah kembali.&nbsp;Waspada terhadap Covid-19.&nbsp;Rata-rata satu orang&nbsp; per&nbsp;hari meninggal dunia,\u201d ungkap Letizia sembari menegur tamu yang&nbsp;duduknya&nbsp;berdekatan&nbsp;saat peluncuran&nbsp;Komunitas Pedagang dan&nbsp;Kuliner Nusantara (KPPKN), di OPI Mall Jakabaring, Selasa&nbsp;(15\/12)&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,13],"tags":[],"class_list":["post-24464","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekonomi","category-pariwisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24464"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24468,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24464\/revisions\/24468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}