{"id":23727,"date":"2020-09-13T17:08:39","date_gmt":"2020-09-13T10:08:39","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23727"},"modified":"2020-09-13T17:08:51","modified_gmt":"2020-09-13T10:08:51","slug":"dki-jakarta-kembali-berlakukan-psbb-kurangi-gas-dan-tarik-rem-darurat-jalani-adaptasi-kebiasaan-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23727","title":{"rendered":"DKI Jakarta Kembali Berlakukan PSBB, Kurangi Gas dan Tarik Rem Darurat Jalani Adaptasi Kebiasaan Baru"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA, SIMBUR &#8211; Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua pekan. PSBB Jakarta kali ini dilaksanakan pada 14-25 September mendatang. PSBB pengetatan itu berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020 yang diterbitkan pada 13 September 2020. Pergub tersebut menyangkut perubahan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB.<\/p>\n<p>Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan mengatakan, pemberlakuan PSBB diharapkan dapat mengendalikan kasus dan mencegah penularan Covid-19 di ibu kota. Di samping untuk menyelamatkan warga Jakarta yang sudah banyak menjadi korban virus Corona.<\/p>\n<p>&#8220;Ini dikerjakan untuk keselamatan semua. Sudah lebih 1.300 orang di Jakarta yang wafat karena Covid. Kita tidak ingin lebih banyak lagi. Kita ingin melewati masa pandemi ini. Tetap berkumpul di rumah bersama keluarga. Tetap bekerja di kantor bersama kolega. Kita ingin makin solid sebagai masyarakat,&#8221; ungkap Anies Baswedan saat konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (13\/9).<\/p>\n<p>Bukan hanya itu, Anies juga mengajak warganya untuk menjalani PSBB dengan disiplin dan keteguhan. &#8220;Kita sama-sama jalani masa PSBB ini dengan sedisiplin-disiplinnya. Terkait kegiatan di luar ada pembatasan kerumunan tidak lebih dari lima orang. Ini bagian dari usaha kita, sama-sama mengurangi potensi penularan,&#8221; imbaunya.<\/p>\n<p>Anies juga merasakan keberatan warga DKI Jakarta dalam melaksanakan PSBB. Meski demikian, Anies optimis masyarakat ibu kota dapat melewati masa-masa tersebut. &#8220;Kita menginginkan masa pembatasan ini agar segera selesai. Semua menginginkan itu. Tapi untuk menuju ke sana dan insya Allah bisa sampai ke sana. Mari sama-sama melewati ini dengan optimis. Menjaga diri dalam rangka melindungi sesama,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Setelah melewati masa yang menantang ini, lanjut Anies, diharapkan dapat menjadi masyarakat yang kuat dan solid.<br \/>\nDia kembali mengajak warg untuk menghadapinya dengan doa dan ikhtiar. &#8220;Kita yakin pertolongan Allah akan datang. Mari berdoa dan ikhtiar agar pandemi Covid ini segera berakhir. Takdir itu akan menemui ikhtiar. Bagian kita berikhtiar. Tidak bisa satu orang, dua orang, tiga orang tapi semua. Berikhtiar dengan arah yang sama, memotong mata rantai penularan Covid-19,&#8221; serunya.<\/p>\n<p>Meski terasa berat, dirinya optimis warga Jakarta dapat menjalani bersama dan berakhir dengan baik. &#8220;Kita kerjakan bersama. Jakarta akan segera bebas dari PSBB. Memang ini terasa berat, terasa tidak nyaman dan membebani. Tapi setelah melewati masa ini akan terasa lebih ringan. Melewati masa ini dengan baik dan berkegiatan dengan baik,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Sementara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang telah mengambil kebijakan untuk mengendalikan kasus Covid-19. &#8220;Terima kasih gubernur DKI yang sudah mengumumkan Peraturan Gubernur No 88 Tahun 2020 dalam rangka pembatasan sosial berskala besar. Munculnya peraturan ini terkait dengan penanganan kasus di DKI Jakarta. Ini sudah melalui proses koordinasi dengan satgas dan pemerintah pusat,&#8221; jelas Wiku.<\/p>\n<p>Dalam pengaturan PSBB, tambah Wiku, selalu ada proses yang terdiri dari lima tahap. Tediri dari prakondisi, timing, prioritas, koordinasi pusat dan daerah, serta monitoring evaluasi. &#8220;Dengan perkembangan saat ini maka dilakukan PSBB di Jakarta yang merupakan kelanjutan dari PSBB sebelumnya,&#8221; paparnya<\/p>\n<p>Dengan harapan, lanjut Wiku, kasusnya bisa terkendali, penularan bisa dicegah serta aktivitas sosial ekonomi dan budaya dapat dijalani dalam kepasitas yang terbatas. &#8220;Untuk selanjutnya ini bagian dari gas dan rem. Mekanisme biasa saja yang harus dilalui agar terjadi keseimbangan dan masyarakat dapat menjalani adaptasi kebiasaan baru,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p>Pada prinsipnya, kata dia, pemerintah pusat selalu mendukung upaya pemerintah daerah, dalam konteks ini DKI Jakarta. &#8220;Agar semuanya terkendali dengan baik dan kasusnya dapat menurun, serta tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan dapat terjaga dengan baik,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Diketahui, jumlah konfirmasi positif Covid-19 di DKI Jakarta per 13 September 2020 bertambah 1.380 sehingga totalnya menjadi 54.220 kasus. Jumlah pasien sembuh bertambah 958 sehingga totalnya 40.751 kasus. Jumlah pasien meninggal bertambah 5 sehingga totalnya menjadi 1.391 kasus.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, SIMBUR &#8211; Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua pekan. PSBB Jakarta kali ini dilaksanakan pada 14-25 September mendatang. PSBB pengetatan itu berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020 yang diterbitkan pada 13 September 2020. Pergub tersebut menyangkut perubahan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB. Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan mengatakan, pemberlakuan PSBB diharapkan dapat mengendalikan kasus dan mencegah penularan Covid-19 di ibu kota. Di samping untuk&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-23727","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23727"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23727\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23729,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23727\/revisions\/23729"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}