{"id":23433,"date":"2020-08-13T13:15:56","date_gmt":"2020-08-13T06:15:56","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23433"},"modified":"2020-08-13T14:09:36","modified_gmt":"2020-08-13T07:09:36","slug":"kembali-zona-merah-palembang-dan-muara-enim-risiko-tinggi-penyebaran-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23433","title":{"rendered":"Kembali Zona Merah, Palembang dan Muara Enim Risiko Tinggi Penyebaran Covid-19"},"content":{"rendered":"<p># Kasus Aktif di Atas 1.000 Ada di 9 Kabupaten\/Kota di Indonesia<\/p>\n<p># Angka Kematian Nasional di Bawah Rata-rata Dunia<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Kota Palembang dan Kabupaten Muara Enim menjadi bagian dari 33 kabupaten\/kota yang masuk kategori zona merah dengan risiko tinggi penularan Covid-19 per tanggal 9 Agustus 2020. Hal itu berdasarkan rilis data yang disampaikan Satgas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19.<\/p>\n<p>Dikonfirmasi, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (PP2M) Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan SKM MEpid baru mendapatkan informasi tersebut. Menurut dia, pihaknya kini masih menghitung skor berdasarkan 15 indikator untuk menentukan zonasi kota Palembang. &#8220;Ya, saya juga baru dapat info bahwa Palembang masuk zona merah lagi. Kami lagi menghitung berapa skor yang ada dari 15 indikator tersebut,&#8221; ungkap Yudhi kepada Simbur, Rabu (12\/8).<\/p>\n<p>Dari data nasional terkait zonasi penyebaran Covid-19 per 12 Agustus 2020, Provinsi Sumatera Selatan memiliki 2 daerah risiko tinggi, 5 daerah risiko sedang, dan 10 daerah risiko rendah. Adapun dua daerah risiko tinggi meliputi Kota Palembang dengan skor 1,75 dan Kabupaten Muara Enim dengan skor 1,68.<\/p>\n<p>Lima daerah risiko sedang di Sumsel meliputi Banyuasin dengan skor 2,22, Lubuklinggau (2,22), Prabumulih (2,14), Pali (2,37), dan Musi Rawas (2,36). Selanjutnya, sepuluh daerah risiko rendah meliputi OKU dengan skor 2.46, Lahat (2,42), Muratara (2,41), dan Pagaralam (2,66). Kemudian, OKU Timur (2,56), Ogan Ilir (2,46), OKI (2,51), Musi Banyuasin (2,47), OKU Selatan (2,93), dan Empatlawang (2,71).<\/p>\n<p>Sementara itu, Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Dewi Nur Aisyah menjelaskan, lebih dari 50 persen kabupaten\/kota di Indonesia berada di bawah rata-rata kasus aktif dan kematian pada tingkat dunia. Dewi memaparkan sebanyak 280 atau sebesar 54,47 persen kabupaten\/kota di Indonesia berada di bawah rata-rata kasus aktif di dunia yang saat ini berada di angka 31,5 persen.<\/p>\n<p>\u201cKami bandingkan dengan rata-rata di dunia, ini ternyata 54,47 persen kabupaten\/kota yang ada di Indonesia, atau kurang lebih berjumlah 280. Ini ternyata di bawah rata-rata kasus aktifnya dunia. Rata-rata dunia untuk kasus aktif saat ini adalah 31,5 persen,\u201d tutur Dewi saat di Media Center Satgas Nasional, Jakarta.<\/p>\n<p>Namun di balik pencapaian tersebut, terdapat 9 kabupaten\/kota yang masih memiliki jumlah kasus aktif di atas 1.000, di antaranya adalah Jakarta Barat, Kota Surabaya, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Medan, Kota Makassar, Kota Semarang, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Dewi menegaskan, sembilan kabupaten\/kota tersebut perlu diberi perhatian ekstra agar dapat menurunkan angka kasus aktif di daerahnya. \u201cIni ada sembilan kabupaten\/kota yang mungkin tadi saya bilang perlu perhatian ekstra. Karena ini menyumbangkan angka kasus aktif lebih dari 1.000 kasus,\u201d tegas Dewi.<\/p>\n<p>Terhitung per tanggal 12 Agustus 2020, jumlah kasus positif di Indonesia mencapai angka 130.718 kasus, sembuh 85.798 kasus, dan meninggal 5.903 kasus. Dari 841 kabupaten\/kota di 34 provinsi, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 26.248 dengan suspek 86.619 orang.<\/p>\n<p>Dewi juga memberikan ilustrasi sekaligus menjelaskan bahwa angka kasus aktif dihitung berdasarkan angka kasus positif dikurangi dengan angka kesembuhan dan kematian. \u201cDi pekan pertama ada sepuluh kasus aktif, artinta ditemukan sepuluh kasus baru yang orang-orangnya memang belum ada status sembuh atau meninggal. Tapi ternyata di pekan ketiga, sudah ada lima orang yang sembuh, ada satu orang meninggal dan masih ada empat yang belum sembuh ataupun meninggal. Jadi ini yang kita sebut dengan kasus aktif,\u201d jelas Dewi.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Dewi juga menjelaskan rata-rata kasus nasional Indonesia berada di angka sebesar 30 persen dan angka tersebut berada di bawah rata-rata angka kasus aktif dunia. Namun, Dewi menegaskan bahwa angka kasus aktif di Indonesia harus tetap ditekan dengan mendorong angka kesembuhan. \u201cTetap harus mendorong angka kesembuhan, dan menurunkan angka kasus aktif,\u201d tegas Dewi.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Dewi menjelaskan persentase angka kesembuhan tingkat provinsi di Indonesia. Sebanyak 38,91 persen provinsi di Indonesia memiliki angka kesembuhan sebesar 76 hingga 100 persen, dan angka tersebut berada di atas rata-rata angka kesembuhan dunia, yaitu 64,67 persen. \u201cRata-rata dunia ini di angka 64,67 persen. Maka, ketika kita lihat di level provinsi, 19 provinsi di Indonesia ini angka kesembuhannya sudah di atas rata-rata dunia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, Dewi menjelaskan pula persentase angka kematian tingkat kabupaten\/kota di Indonesia. Sebanyak 302 atau sebesar 58,75 persen kabupaten\/kota di Indonesia berada di bawah rata-rata angka kematian dunia yang saat ini berada di angka 3,66 persen. \u201cSebanyak 302 kabupaten\/kota yang ada di Indonesia atau sekitar 58,75 persen, ini di bawah rata-rata dunia. Ini lebih bagus angka rata-rata kematiannya,\u201d ucap Dewi.<\/p>\n<p>Dewi juga menyampaikan bahwa terdapat 182 kabupaten\/kota di Indonesia tidak tercatat angka kasus kematian walaupun ditemukan kasus positif di daerahnya. \u201cYang menarik, tidak ada angka kasus meninggal. Meskipun ada kasus di sana. Ada 182 (kabupaten\/kota),\u201d tutur Dewi.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Kasus Aktif di Atas 1.000 Ada di 9 Kabupaten\/Kota di Indonesia # Angka Kematian Nasional di Bawah Rata-rata Dunia PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Kota Palembang dan Kabupaten Muara Enim menjadi bagian dari 33 kabupaten\/kota yang masuk kategori zona merah dengan risiko tinggi penularan Covid-19 per tanggal 9 Agustus 2020. Hal itu berdasarkan rilis data yang disampaikan Satgas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19. Dikonfirmasi, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (PP2M) Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-23433","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23433"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23446,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23433\/revisions\/23446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}