{"id":23138,"date":"2020-07-19T21:26:32","date_gmt":"2020-07-19T14:26:32","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23138"},"modified":"2020-07-19T21:26:38","modified_gmt":"2020-07-19T14:26:38","slug":"jumlah-kasus-positif-covid-19-di-sumsel-3-012-orang-gugus-tugas-setuju-dilakukan-penilangan-tidak-pakai-masker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23138","title":{"rendered":"Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 3.012 Orang, Gugus Tugas Setuju Dilakukan Penilangan Tidak Pakai Masker"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> \u2013 Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan terus melakukan evaluasi terkait jumlah kasus yang naik-turun. Menurut juru bicara, Yusri, hasil evaluasi, perkembangan kasus terus bertambah. \u201cPenambahan kasus baru setiap hari kadang naik kadang turun. Evaluasi kami, masyarakat belum menerapkan protokol kesehatan dengan baik,\u201d ungkap Yusri video conference, Minggu (19\/7).<\/p>\n<p>Jika kita tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin, \u00a0lanjut Yusri, virus ini akan terus berkembang dan tidak akan berakhir. Karena itu, pihaknya sepakat apabila diberlakukan penilangan bagi masyarakat bagi yang tidak memakai masker di luar rumah karena tidak patuh dan tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumsel. \u201cPada prinsipnya kami setuju jika dilakukan penilangan (tidak pakai masker). Karena masyarakat masih bandel, tidak menerapkan protokol kesehatan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Apabila ada pegawai\/karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, apakah instansi atau lembaga tersebut wajib meliburkannya atau melakukan kerja dari rumah (<em>work from home<\/em>), Yusri menjawabnya tidak. \u201cTidak ada kewajiban melakukan WFH apabila ada yang positif di kantor. Yang boleh libur adalag orang yang punya kontak erat,\u201d tegasnya<\/p>\n<p>Yang dimaksud kontak erat, lanjut Yusri, jika orang tersebut pernah bicara kurang dari 1 meter, bertemu dalam waktu lama dalam kendaraan atau ruangan kerja. Orang setelah kontak erat menimbulkan gejala tertular. \u201cTidak perlu WFH, tapi yang kontak erat harus isolasi mandiri sampai benar-benar clear, baru boleh masuk kembali,\u201d imbaunya.<\/p>\n<p>Yusri kembali memaparkan, kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 3.012 orang. Ada penambahan 46 kasus baru pada Minggu, 19 Juli 2020. \u201cKasus konfirmasi positif baru per tanggal 19 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 46 orang,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut Yusri, penambahan kasus baru tersebut berasal dari Palembang 39 orang, Lahat 2 orang, Prabumulih 1 orang, Banyuasin 1 orang, OKI \u00a01 orang, dan luar wilayah 2 orang. \u201cJumlah kasus positif di Sumsel menjadi 3.012 orang,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Jumlah kasus yang sudah selesai (<em>closed cases<\/em>) 1.552 orang (139 kasus meninggal ditambah 1.413 kasus sembuh). \u201cSementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 1.460 orang,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 9.709 orang, selesai dalam pantauan 8.353 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.356 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 1.353 orang. Sebanyak 835 orang sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 518 orang.<\/p>\n<p>Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 1.413 orang. \u201cAda penambahan kasus sembuh 15 orang. Berasal dari Musi Banyuasin 1 orang, Banyuasin 1 orang, dan Muara Enim 13 orang,\u201d ungkapnya seraya menambahkan, kasus pasien meninggal 139 orang. \u201cAda penambahan 1 kasus meninggal pada hari ini. Berasal dari OKU,\u201d tutupnya.<strong>(kbs)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR \u2013 Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan terus melakukan evaluasi terkait jumlah kasus yang naik-turun. Menurut juru bicara, Yusri, hasil evaluasi, perkembangan kasus terus bertambah. \u201cPenambahan kasus baru setiap hari kadang naik kadang turun. Evaluasi kami, masyarakat belum menerapkan protokol kesehatan dengan baik,\u201d ungkap Yusri video conference, Minggu (19\/7). Jika kita tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin, \u00a0lanjut Yusri, virus ini akan terus berkembang dan tidak akan berakhir. Karena itu,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-23138","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23138","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23138"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23138\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23139,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23138\/revisions\/23139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}