{"id":23132,"date":"2020-07-19T00:03:28","date_gmt":"2020-07-18T17:03:28","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23132"},"modified":"2020-07-19T00:03:37","modified_gmt":"2020-07-18T17:03:37","slug":"korban-tewas-tertimbun-lumpur-lebih-dari-2-meter-belasan-ribu-warga-berlindung-di-76-titik-pengungsian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23132","title":{"rendered":"Korban Tewas Tertimbun Lumpur Lebih dari 2 Meter, Belasan Ribu Warga Berlindung di 76 Titik Pengungsian"},"content":{"rendered":"<p><strong>LUWU UTARA, SIMBUR<\/strong> &#8211; Tim gabungan kembali berhasil menemukan korban banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu pukul 09.00 WITA (18\/7). Korban berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, BPBD Kota Palopo, Basarnas, Palang Merah Indonesia, Tagana Kabupaten Luwu Utara, Petugas Damkar Luwu dibantu dari unsur TNI\/Polri beserta warga di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.<\/p>\n<p>Proses evakuasi korban yang belum teridentifikasi tersebut berjalan selama empat jam. Kondisi korban yang tertimbun lumpur dan pepohonan serta akses jalan yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki membuat proses evakuasi cukup sulit dilakukan oleh tim gabungan. Hingga hari ini dilaporkan ada sebanyak 36 jiwa meninggal dunia, 67 hilang, 51 luka dan dirawat serta 14.483 mengungsi di tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Sabbang, Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba.<\/p>\n<p>Dalam hal ini tim fokus dalam pencarian korban yang hilang. Menurut perkiraan, korban masih bisa bertambah, sebab ada ratusan rumah yang tertutup lumpur hingga setinggi lebih dari 2 meter. Selain itu masih ada lokasi yang belum dapat diakses. Kondisi tersebut tentunya menyulitkan tim dalam upaya melakukan pencarian para korban yang diduga banyak yang tertimbun lumpur atau terseret arus. Tim juga mengerahkan beberapa alat berat jenis eskavator untuk memudahkan pencarian serta membersihkan akses jalan yang terputus akibat timbunan lumpur.<\/p>\n<p>Bukan hanya sulitnya medan di lapangan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi di Masamba, wilayah yang terdampak banjir bandang paling parah. Tercatat hujan kembali terjadi pada hari Jumat (17\/7) malam pada pukul 22.00 WITA sampai 23.00 WITA dengan intensitas lebat. Kemudian hujan kembali terjadi pada Sabtu (18\/7) pada pukul 14.00 WITA sampai 14.15 WITA serta pada pukul 16.00 WITA sampai 16.10 WITA dengan intensitas sedang.<\/p>\n<p>Menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi hingga hari Selasa (21\/7) mendatang di sebagian besar wilayah Sulawesi. Adapun wilayah yang masih berpotensi turun hujan meliputi wilayah Sulawesi Utara bagian utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>Mengingat adanya prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya Kabupaten Luwu Utara agar selalu waspada dan dapat mempersiapkan upaya mitigasi, sehingga tidak terjadi bencana alam yang dipicu oleh faktor cuaca.<\/p>\n<p><strong>Terkendala Kebutuhan Air Bersih<\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara Hermansyah menyatakan bahwa di antara fasilitas yang diberikan untuk para pengungsi pascabanjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, saat ini pasokan air bersih menjadi kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan warga terdampak di lokasi pengungsian.<\/p>\n<p>\u201cSemua fasilitas di lokasi pengungsian telah diberikan mulai dari makanan, dapur umum, baju layak pakai sampai toilet. Saat ini air bersih menjadi hal yang utama dan paling dibutuhkan oleh para pengungsi,\u201d jelas Hermansyah.<\/p>\n<p>Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, saat ini terdapat 76 titik pengungsian yang tersebar di 3 Kecamatan, antara lain Kecamatan Sabbang, Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba.<\/p>\n<p>Hermansyah mengatakan untuk kapasitas setiap lokasi pengungsian terdapat 70 sampai 100 orang. \u201cSaat ini kapasitas warga di setiap lokasi pengungsian sekitar 70 sampai 100 orang,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Selain kebutuhan air bersih, tenda-tenda pengungsian juga masih dibutuhkan untuk memfasilitasi tempat tinggal sementara para warga terdampak. Kecamatan Masamba memanfaatkan gedung-gedung tertentu untuk dijadikan tempat pengungsian warga setempat.<\/p>\n<p>\u201cKami juga membutuhkan tenda-tenda pengungsi. Untuk mengantisipasi kekurangan tenda, warga terdampak di Kecamatan Masamba menggunakan gedung-gedung sebagai lokasi pengungsian,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Hermansyah menambahkan bahwa dalam pelayanan para pengungsi, khususnya bagi warga yang masuk dalam kategori rentan seperti lansia, ibu hamil dan balita, pemerintah daerah setempat telah memfasilitasi pelayanan kesehatan tambahan bagi mereka. \u201cBagi para lansia, ibu hamil dan balita, kami tetap berikan pelayanan khusus, khususnya dengan pelayanan kesehatan tambahan bagi mereka,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Selain melakukan evakuasi ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan, masyarakat terdampak pascabanjir bandang di Kabupaten Luwu Utara juga melakukan evakuasi mandiri di rumah kerabat yang tidak terdampak peristiwa tersebut.<\/p>\n<p>Ayu, salah satu warga terdampak yang tinggal di Jalan Salawati Daud, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara memilih untuk melakukan evakuasi ke tempat kerabat. Walaupun berada di tempat kerabat, Ayu mengatakan bahwa bantuan yang diberikan saat ini kurang memperhatikan kebutuhan bagi para lansia.<\/p>\n<p>\u201cBantuan yang diberikan bermacam-macam, mulai dari baju layak pakai, makanan dan obat-obatan. Namun menurut saya kebutuhan bagi para lansia masih kurang diperhatikan. Hal ini terlihat dari bantuan yang diberikan seperti popok hanya ditujukan untuk yang memiliki balita, padahal popok juga sangat dibutuhkan oleh para lansia terlebih saat bencana seperti ini kita kesulitan untuk mendapatkan air bersih,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Ayu turut mengapresiasi gotong royong masyarakat karena terus menberikan bantuan kepada warga terdampak walaupun bukan berasal dari Kabupaten Luwu Utara. \u201cSelain dari pemerintah, kami juga mendapatkan bantuan dari banyak masyarakat yang tinggal di luar daerah ini (Kabupaten Luwu Utara). Saya sendiri juga mendapatkan bantuan dari warga Kabupaten Luwu Timur. Gotong royong seperti inilah yang jadi kekuatan bagi kami melewati situasi sulit saat ini,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p><strong>Peran Relawan dalam Pelaksanaan Protokol Kesehatan<\/strong><\/p>\n<p>Pandemi COVID-19 yang saat ini masih terjadi di Indonesia tentunya menjadi tantangan bagi semua pihak yang terdampak bencana tentang bagaimana penanggulangan bencana yang sedang terjadi tetap mengutamakan protokol kesehatan.<\/p>\n<p>Hermansyah mengatakan bahwa cukup sulit melakukan protokol kesehatan saat situasi tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara. \u201cCukup sulit melaksanakan protokol kesehatan di tengah situasi bencana. Kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan menjadi berkurangan karena sedang dihadapkan dengan kondisi seperti saat ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hermansyah mengapresiasi peran para relawan yang membantu pada penanggulangan bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara yang tidak hanya membantu penanganan bencana, tapi juga membantu masyarakat di lokasi pengungsian untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat terbantu dengan kehadiran para relawan yang tidak hanya membantu penanggulangan bencana, namun juga memastikan bahwa para pengungsi tetap melaksanakan protokol kesehatan. Mereka memberi bantuan masker dan mengingatkan cuci tangan,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, banjir bandang yang terjadi di Luwu Utara pada 13 Juli 2020 terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak tanggal 12-13 Juli 2020 yang menyebabkan Sungai Rongkong, Sungai Meli dan Sungai Masamba meluap.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LUWU UTARA, SIMBUR &#8211; Tim gabungan kembali berhasil menemukan korban banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu pukul 09.00 WITA (18\/7). Korban berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, BPBD Kota Palopo, Basarnas, Palang Merah Indonesia, Tagana Kabupaten Luwu Utara, Petugas Damkar Luwu dibantu dari unsur TNI\/Polri beserta warga di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Proses evakuasi korban yang belum teridentifikasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23133,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[57],"tags":[],"class_list":["post-23132","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23132","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23132"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23132\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23134,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23132\/revisions\/23134"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}