{"id":23082,"date":"2020-07-16T15:00:42","date_gmt":"2020-07-16T08:00:42","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23082"},"modified":"2020-07-16T15:00:47","modified_gmt":"2020-07-16T08:00:47","slug":"komik-sebagai-testimoni-gerakan-feminis-undang-kreativitas-seniman-grafis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=23082","title":{"rendered":"Komik sebagai Testimoni Gerakan Feminis, Undang Kreativitas Seniman Grafis"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Pusat kebudayaan Jerman Goethe Institut mengundang seniman grafis perorangan atau seniman grafis yang berkolaborasi dengan penulis\/pengarang\/penyusun skenario sebagai satu kelompok untuk mengajukan proposal pembuatan komik baru mengenai gerakan dan aktivis feminis indigenous dari kawasan Selatan Global (Asia, Afrika,<br \/>\nAmerika Latin, dan Oseania).<\/p>\n<p>Karya maksimal sepuluh cerita terpilih dalam proyek bertajuk \u201cMovements and Moments &#8211; Feminist Generations\u201d ini akan dipublikasikan dalam sebuah antologi komik pada 2021. Pelamar harus berasal dari kawasan Selatan Global atau bertempat tinggal setidaknya dua tahun di kawasan itu, serta memiliki kemampuan bahasa Inggris tingkat dasar. Selain itu, pelamar mempunyai setidaknya lima karya komik yang sudah terbit atau pun karya atau monograf di bidang sosiologi\/politik\/feminisme\/penelitian\/sastra dalam bentuk cetak dan online (termasuk media sosial). Pengajuan proposal dimulai<br \/>\nsejak 15 Juli 2020. Tenggat pengajuan proposal ialah 31 Agustus 2020 pada pukul 23:59 WIB.<\/p>\n<p>\u201cGoethe-Institut mencari proposal yang menyajikan kisah biografi aktivis terkemuka atau narasi suatu gerakan secara keseluruhan. Kami juga menyambut proposal yang dapat dipahami masyarakat luas dengan menggunakan komik sebagai alat untuk testimoni, pendidikan, dan aktivisme,\u201d ujar Maya, pimpinan proyek \u201cMovements and Moments \u2013 Feminist Generations\u201d dan Koordinator Program Budaya Goethe-Institut Jakarta.<\/p>\n<p>Proyek \u201cMovements and Moments \u2013 Feminist Generations\u201d yang diprakarsai Goethe-Institut Jakarta ini didasari sedikitnya informasi mengenai gerakan feminisme dan aktivisnya di kawasan Selatan Global yang dimuat di basis data pengetahuan besar seperti Wikipedia. Di daerah asal masing-masing pun, para aktivis feminis tersebut beserta gerakan mereka seringkali tidak diarsipkan dengan memadai karena keterbatasan sumber daya atau karena tuntutan mereka tidak menjadi tema pembicaraan.<\/p>\n<p>Proyek ini bertujuan mengangkat kisah, aktivisme, dan para pelaku yang kurang terekspos ini dengan menyajikan kisah hidup mereka dalam bentuk komik yang mudah dipahami. Dengan menekankan perspektif feminis indigenous, yang sering berkaitan dengan pergulatan dekolonial dan pendekatan emansipatoris terhadap cara hidup lestari, proyek ini ingin menyoroti salah satu aspek protes feminis yang luput dari perhatian.<\/p>\n<p>Selain itu, proyek ini juga bermaksud menggali bagaimana caranya agar perjuangan yang acap kali terabaikan ini dapat menjadi pembanding bagi gerakan feminis di seluruh dunia. Dengan menerbitkan kisah-kisah dari berbagai benua ini dan menempatkan semuanya dalam dialog, Goethe-Institut berharap dapat membangkitkan minat untuk mengarsipkan dan memediasi upaya-upaya feminis non-Barat.(red\/rel)<\/p>\n<p><strong>Syarat-syarat keikutsertaan:<\/strong><br \/>\n\u2212 Pelamar bisa satu orang atau kelompok dua orang dengan satu penggambar<br \/>\ndan satu penulis\/pengarang\/penyusun skenario.<br \/>\n\u2212 Pelamar bertempat tinggal setidaknya dua tahun di kawasan Selatan Global<br \/>\natau berasal dari kawasan Selatan Global. Kemampuan bahasa Inggris tingkat<br \/>\ndasar diwajibkan untuk calon peserta tunggal atau setidaknya untuk satu<br \/>\norang pada kelompok dua orang.<br \/>\n\u2212 Pelamar mempunyai setidaknya lima karya komik yang sudah terbit atau pun<br \/>\nkarya atau monograf di bidang sosiologi\/politik\/feminisme\/penelitian\/sastra<br \/>\ndalam bentuk cetak dan online (termasuk media sosial).<br \/>\n\u2212 Prioritas diberikan kepada calon peserta yang mengidentifikasi diri sebagai<br \/>\nperempuan atau non-biner.<br \/>\n\u2212 Kami menyambut pengajuan yang mengangkat pengalaman dan kisah yang<br \/>\ndikecualikan dari pembahasan feminisme indigenous lainnya, misalnya kisah<br \/>\npenyandang disabilitas, penyandang gangguan mental, transgender, dsb.<br \/>\n\u2212 Pelamar belum pernah berpartisipasi dalam program sastra\/antologi lain<br \/>\nyang diselenggarakan oleh Goethe-Institut.<\/p>\n<p><strong>Cara melamar<\/strong><br \/>\nHarap kirimkan materi berikut dalam bahasa Inggris dan dalam format PDF, dengan total kurang dari 10 MB ke maya.maya@goethe.de dengan baris subjek email \u201cMovements and Moments: [Nama peserta]\u201d:<br \/>\n\u2212 Proposal maks. 3 halaman yang menjelaskan ide awal\/topik riset<br \/>\npotensial\/tokoh\/komunitas yang ingin Anda sajikan (maks. 500 kata, termasuk diagram\/plot\/catatan\/gambar\/sketsa). Kami tidak menerima proyek yang sudah ada\/tuntas.<br \/>\n\u2212 Konfirmasi bahwa materi yang diajukan belum pernah diterbitkan dan akan diproduksi khusus untuk panggilan ini.<br \/>\n\u2212 Portofolio berisi sampai dengan lima karya relevan berikut tautan (jika diterbitkan online). Jika karya Anda berupa kolaborasi, harap sebutkan peran Anda.<br \/>\n\u2212 Riwayat hidup singkat yang informatif. Harap perhatikan bahwa kami hanya dapat menerima lamaran digital berhubung para<br \/>\nanggota juri kami berada di berbagai penjuru dunia.<\/p>\n<p><strong>Seleksi<\/strong><br \/>\nAplikasi akan diseleksi oleh juri yang beranggotakan Urvashi Butalia (direktur Zubaan, penulis dan aktivis feminis &#8211; Delhi), Sonja Eismann (pendiri Missy Magazine, penulis dan periset feminis &#8211; Berlin), Maya (koordinator program budaya Goethe-Institut Indonesia &#8211; Jakarta), Au\u00e1 Mendes(desainer grafis, ilustrator, seniman grafiti, penampil, dan aktivis indigenous &#8211; Manaus\/Bel\u00e9m) dan Johann Ulrich (kepala penerbit avant- verlag di Berlin).<\/p>\n<p><strong>Apa yang Kamu Dapatkan?\u00a0<\/strong><br \/>\nGoethe-Institut akan menanggung:<br \/>\n\u2212 Imbalan sebesar \u20ac1.500<br \/>\n\u2212 Tunjangan dukungan riset dan produksi sampai dengan \u20ac1.000. Ini mencakup semua pengeluaran untuk keperluan peralatan, dokumentasi, mitra\/asisten riset lokal\/di tempat, sumber daya, perjalanan. Tunjangan ini hanya dapat<br \/>\ndiperoleh dengan mengajukan proposal anggaran untuk disetujui.<br \/>\n\u2212 Contoh komik yang sudah terbit.<br \/>\n\u2212 Biaya pesawat, penginapan, transfer bandara, tunjangan makan, dan biaya<br \/>\nvisa untuk setiap acara atas undangan Goethe-Institut (hanya jika penerbangan internasional dimungkinkan selama berlangsungnya proyek).<br \/>\nGoethe-Institut akan menanggung semua biaya produksi dan penerbitan, baik untuk versi cetak dalam bahasa Inggris dan bahasa Jerman maupun versi online komik.<br \/>\nUntuk keperluan presentasi dan promosi proyek, para seniman terpilih akan diminta<br \/>\nuntuk menyediakan karya asli berikut seluruh dokumen dan informasi lain yang diperlukan, serta waktu untuk melakukan wawancara dan presentasi sesuai kesepakatan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Pusat kebudayaan Jerman Goethe Institut mengundang seniman grafis perorangan atau seniman grafis yang berkolaborasi dengan penulis\/pengarang\/penyusun skenario sebagai satu kelompok untuk mengajukan proposal pembuatan komik baru mengenai gerakan dan aktivis feminis indigenous dari kawasan Selatan Global (Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Oseania). Karya maksimal sepuluh cerita terpilih dalam proyek bertajuk \u201cMovements and Moments &#8211; Feminist Generations\u201d ini akan dipublikasikan dalam sebuah antologi komik pada 2021. Pelamar harus berasal dari kawasan Selatan Global&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-23082","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23082"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23084,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23082\/revisions\/23084"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}