{"id":22600,"date":"2020-05-31T00:12:12","date_gmt":"2020-05-30T17:12:12","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=22600"},"modified":"2020-05-31T00:12:18","modified_gmt":"2020-05-30T17:12:18","slug":"lomba-inovasi-daerah-menuju-normal-baru-rebut-did-rp5-triliun-dan-dak-rp911-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=22600","title":{"rendered":"Lomba Inovasi Daerah Menuju Normal Baru, Rebut DID Rp5 Triliun dan DAK Rp9,11 Triliun"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan inovasi menuju tatanan Normal Baru. Karena itu, pemerintah pusat menggelar Lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru, Produktif dan Aman Covid-19.<\/p>\n<p>Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, lomba inovasi daerah dilatarbelakangi situasi pandemi Covid-19 ini telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan permasalahan serius untuk ditangani secepatnya. Hingga kini, jelas Tito, masalah covid-19 belum dapat dipastikan kapan selesainya sehingga pusat dan daerah harus paralel bangkit bersama menciptakan iklim kondusif.<\/p>\n<p>&#8220;Penanganan pandemi Covid-19 menjadi wahana pemerintah daerah (pemda) berinovasi guna menekan penularan. Beragam bentuk inovasi perlu dilakukan pada masa pandemi Covid-19,&#8221; kata Mendagri, melalui Video Conference, Jumat (29\/5) lalu.<\/p>\n<p>Tito menambahkan, rencana pelaksanaan New Normal Life tentu membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan kerjasama antara pemerintah dan stakeholder. Untuk memacu berbagai pemikiran dan kreativitas pemerintah daerah, Kemendagri merasa perlu untuk menggelar lomba tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Adapun tujuan digelarnya lomba inovasi ini pertama, mendorong gerakan nasional untuk membuat dan melaksanakan protokol Covid-19 dari, oleh dan untuk daerah. Kedua, membuat kehidupan masyarakat yang produktif kembali. Ketiga, membuat kehidupan ekonomi dan aktivitas bisnis. Keempat, prakondisi dalam membuat simulasi secara masif oleh Pemerintah Provinsi, Kabupaten atau Kota,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kelima, lanjut Tito, menyusun langkah conditioning di lapangan yang belum dilakukan oleh pemangku kepentingan. Keenam, untuk mendapatkan model protokol Covid-19 pada 7 sektor. &#8220;Ketujuh, pencegahan penyebaran Covid-19 melalui protokol kesehatan yang dibuat oleh masing masing pemerintah daerah,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Bentuk inovasi yang dinilai terbagi tujuh kategori dengan pengelolaannya menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yaitu pengelolaan pasar tradisional, mal, sekolah, restoran, hotel, tempat wisata, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).<\/p>\n<p>Secara garis besar, penilaian lomba inovasi ini meliputi proposal ide inovasi, standar operasional atau prosedural petunjuk dan teknis, serta video inovasi berdurasi 5 sampai 15 menit yang sudah terunggah ke dalam sistem penilaian berbasis website. Selain itu, penilaian ini menekankan pada inovasi yang dapat diamati, ditiru, dan dimodifikasi, baik sebagian atau seutuhnya, Jadi nanti bisa direplikasikan ke daerah lain.<\/p>\n<p>Tim penilai lomba ini terdiri dari berbagai pihak, di antaranya Kemendagri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Tito menuturkan, untuk sosialisasi kepada pemerintah daerah bakal dilakukan pada 5 Juni yang disampaikan langsung oleh Mendagri melalui video conference dengan melibatkan kepala daerah. Terkait jadwal pelaksanaan, rencananya lomba ini akan berlangsung mulai dari 8 Juni dan diumumkan pada 28 Juni 2020.<\/p>\n<p>Demikian diungkap Menteri Keuangan RI Sri Mulyani. Dia mengatakan, inovasi dan perbaikan diperlukan untuk menjawab tantangan New Normal. \u201cPresiden mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 akan mengubah tren pariwisata dunia. Referensi liburan akan bergeser ke akternatif liburan dengan moda tidak banyak kerumunan, seperti solo travel tour, wellness tour dan termasuk virtual tourism serta staycation,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Presiden, lanjut Menkeu, meminta agar pasca pandemic ini banyak bermunculan inovasi dan perbaikan-perbaikan agar dapat cepat beradaptasi dengan perubahan tersebut. Keselamatan dan kesehatan menjadi isu utama. Maka dari itu, protokol tatanan normal baru di sektor pariwisata harus dapat menjawab isu utama ini. &#8220;Dengan demikian, standar baru, kultur baru, dan kebiasaan baru di sektor pariwisata harus disiapkan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Menkeu menyampaikan, untuk memulihkan ekonomi, pemerintah pusat melalui APBN memberi dukungan kepada pemerintah daerah. Dengan skema akan memberikan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp5 triliun bagi daerah yang berinovasi berdasarkan usulan Kemendagri. Dengan sasaran daerah yang melakukan penyesuaian APBD untuk penanganan covid-19 (kesehatan, bansos dan pemulihan ekonomi) dan digunakan untuk bidang kesehatan, bantuan sosial serta upaya pemulihan ekonomi untuk mendorong kegiatan ekonomi di daerah.<\/p>\n<p>Selain alokasi DID tambahan, Kemenkeu mendukung program Kemendagri melalui anggaran pemberian reward bagi daerah yang berinovasi dalam menghadapi Covid-19. &#8220;Selain itu juga disiapkan cadangan DAK Fisik dengan pagu Rp9,11 triliun, dengan sasaran infrastruktur padat karya dan meningkatkan levarage perekonomian dengan jangka pendek tiga sampai lima bulan,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Sementara, Sekretaris Daerah Pemkab Musi Banyuasin, Drs H Apriyadi MSi menyatakan, daerahnya siap untuk mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, Pemkab Muba optimis mampu menghasilkan video inovasi untuk mendorong aktivitas kehidupan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 atau kembali pada kehidupan normal baru.<\/p>\n<p>&#8220;Kami Pemkab Muba bersama unsur Forkopimda akan saling berkoordinasi, bekerjasama melalui Gugus Tugas untuk melakukan penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. Dengan tetap melakukan protokol kesehatan kita yakin pertumbuhan ekonomi di daerah secara bertahap akan kembali normal,&#8221; ujar Apriyadi.<\/p>\n<p>Berbeda diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa. Menurutnya, lomba ini selain untuk mencari inovasi dari daerah daerah juga bertujuan untuk persiapan penerapan menuju tatanan normal baru. Hanya saja tambahnya, sampai saat ini, mengenai penerapan tatanan normal baru ini baru sebatas wacana karena belum ada regulasi atau aturan maupun petunjuk teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat.<\/p>\n<p>&#8220;Karena itu kami masih menunggu dulu bagaimana juknisnya dari pusat nanti. Pada dasarnya kita bersiap menuju kearah sana. Karena penerapan tatanan new normal ini hampir sama dengan penerapan PSBB yang sudah kita laksanakan dengan menerapkan pembatasan dan protokol kesehatan covid-19,&#8221; tukasnya. (kbs\/red\/rel)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan inovasi menuju tatanan Normal Baru. Karena itu, pemerintah pusat menggelar Lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru, Produktif dan Aman Covid-19. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, lomba inovasi daerah dilatarbelakangi situasi pandemi Covid-19 ini telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan permasalahan serius untuk ditangani secepatnya. Hingga kini, jelas Tito, masalah covid-19 belum dapat dipastikan kapan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[],"class_list":["post-22600","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pemerintahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22600"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22600\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22602,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22600\/revisions\/22602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}