{"id":22274,"date":"2020-05-02T20:06:13","date_gmt":"2020-05-02T13:06:13","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=22274"},"modified":"2020-05-02T20:06:18","modified_gmt":"2020-05-02T13:06:18","slug":"panitia-karantina-di-asrama-haji-kena-prank-warga-hidupkan-ac-dan-tv-dengan-hp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=22274","title":{"rendered":"Panitia Karantina di Asrama Haji Kena &#8220;Prank&#8221;, Warga Hidupkan AC dan TV dengan HP"},"content":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Ada-ada saja kelucuan yang terjadi selama masa karantina di Asrama Haji bagi warga Kota Palembang yang terjaring razia tidak memakai masker saat berada di luar rumah. Panitia karantina dari gugus tugas Pemerintah Kota Palembang mengimbau warga yang dikarantina selama 1&#215;24 jam tidak menggunakan fasilitas air conditioner (AC) dan televisi (TV) saat berada di kamar Wisma Madinah Asrama Haji. Akan tetapi, warga tetap tak mengindahkannya dengan memberikan &#8220;prank&#8221; atau mengerjai panitia. Mereka masih bisa menghidupkan AC dan TV melalui handphone (HP).<\/p>\n<p>Peristiwa itu membuat geram Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kota Palembang Ahmad Zulinto. Pada hari ketiga pemberlakuan karantina, panitia yang dilakoni sejumlah kepala sekolah itu menyita HP warga sebelum masuk kamar untuk karantina. Atas kejadian itu, Zulinto meminta pihaknya lebih ketat mengawasi warga yang akan dikarantina. \u201cSelama 1&#215;24 jam di Asrama Haji, HP mereka kami tahan dahulu,\u201d tegas Zulinto, Sabtu (2\/5).<\/p>\n<p>Dijelaskan Zulinto, selama isolasi warga tidak bisa menikmati fasilitas kamar seperti Ac dan televisi. Hanya saja, lanjut dia, mereka diberi kelonggaran untuk dapat membawa telepon gengam (hp) ke dalam kamar ruang isolasi. \u201cNah kelonggaran yang kami berikan inilah dimanfaatkan oleh salah satu yang diisolasi dengan memanfaatkan kecangihan Hp melalui aplikasi. Bisa digunakan sebagai remote untuk menghidupkan Ac dan TV dalam kamar, lalu merekamnya dan disebar melalui media sosial,\u201d ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang itu.<\/p>\n<p>Dijelaskannya, sebanyak 108 warga Palembang yang tidak memakai masker harus dikarantina ke Asrama Haji Palembang selama satu hari satu malam. \u201cSejak diberlakukan 30 April, ada 108 orang yang di isolasi. Dengan rincian 33 orang (terdata 32 orang) pada hari pertama, 41 orang hari kedua, dan 34 orang hari ini,\u201d kata Zulinto.<\/p>\n<p>Sebelumnya Zulinto mengatakan, penertiban ini dilakukan sebagai shock therapy bagi warga yang tidak menaati peraturan pemerintah, dalam hal ini Pemkot Palembang. &#8220;Ini kan penertiban, shock therapy tapi tetap diedukasi. Di sini mereka diamankan namun tetap mendapat edukasi. Bukan serta merta ditangkap dan dikarantina selama 1&#215;24 jam,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Terkait sanksi yang diberikan apabila ada warga yang sudah dikarantina tapi kembali terjaring razia lagi, Zulinto menegaskan itu bukan ranahnya. &#8220;Pemberian sanksi itu dari pihak yang menangkap. Kami di sini hanya menampung. Pada prinsipnya ini pencegahan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Lanjut Zulinto, pihaknya tidak berharap ada warga yang ketangkap dua kali. Karena, jelas dia, di sini bentuknya penyadaran tentang penyebaran penyakit Corona. Diterangkannya, ada hal-hal yang harus dilakukan dengan konsisten, seperti memakai masker supaya tidak ada hubungan langsung dengan orang lain.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan berharap sudah ketangkap hari ini, besok-besok tertangkap lagi. Jangan dikira yang masuk di sini bisa langsung tidur di kamar, dikasih makan. Mereka harus antre panjang, didata satu satu dan dicek kesehatannya, diedukasi dulu. Setelah buka puasa, baru masuk kamar. Besok siangnya boleh pulang,&#8221; tandasnya.(kbs)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Ada-ada saja kelucuan yang terjadi selama masa karantina di Asrama Haji bagi warga Kota Palembang yang terjaring razia tidak memakai masker saat berada di luar rumah. Panitia karantina dari gugus tugas Pemerintah Kota Palembang mengimbau warga yang dikarantina selama 1&#215;24 jam tidak menggunakan fasilitas air conditioner (AC) dan televisi (TV) saat berada di kamar Wisma Madinah Asrama Haji. Akan tetapi, warga tetap tak mengindahkannya dengan memberikan &#8220;prank&#8221; atau mengerjai panitia. Mereka masih&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22275,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-22274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-palembang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22274"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22274\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22276,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22274\/revisions\/22276"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}