{"id":22127,"date":"2020-04-21T20:03:39","date_gmt":"2020-04-21T13:03:39","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=22127"},"modified":"2020-04-21T20:41:05","modified_gmt":"2020-04-21T13:41:05","slug":"nihil-kasus-karena-pemeriksaan-tertunda-akibat-bahan-habis-psbb-di-palembang-masih-dalam-kajian-epidemologis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=22127","title":{"rendered":"Nihil Kasus karena Pemeriksaan Tertunda akibat Bahan Habis, PSBB di Palembang Masih dalam Kajian Epidemologis"},"content":{"rendered":"<p># Pasien Positif Covid-19 di Sumsel Masih Bertahan 89 Orang<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong> &#8211; Bahan pemeriksaan spesimen virus Covid-19 di laboratorium yang ada di Sumatera Selatan dikabarkan habis. Akibatnya, selama dua hari perkembangan pasien baru positif Covid-19 dinyatakan nihil atau tidak ada penambahan kasus. Kondisi ini dinilai perlu jadi bahan kajian sebelum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi nihil hari ini (21\/4) perlu kami jelaskan. Sebenarnya pemeriksaan laboratorium yang tertunda dua hari. Jadi kami tidak yakin apa benar-benar nihil. Tapi yang jelas, pemeriksaan laboratorium terunda,&#8221; ungkap Yusri, juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel saat video conference, Selasa (21\/4).<\/p>\n<p>Dijelaskan Yusri, tertundanya pemeriksaan spesimen di laboratorium beberapa hari ini sempat tertunda karena bahannya habis. &#8220;Bukan hanya Indonesia bahkan seluruh dunia kehabisan bahan. Jangankan bahan pemeriksaan (spesimen), masker saja sulit dicari,&#8221; terangnya seraya menambahkan, kemungkinan sore ini bahan pemeriksaan itu tiba. &#8220;Besok kami kerja lagi dan mungkin juga ada kasus-kasus baru,&#8221; ungkap Yusri.<\/p>\n<p>Dijelaskannya pula, Sumsel akan menerima alat pemeriksaan VCR. Ada empat (daerah) di Indonesia yang menggunakan alat VCR, termasuk Sumsel. &#8220;Ke depan akan diadakan dalam jumlah besar, sekitar 5 ribuan,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Seperti diungkap Yusri, tidak ada penambahan jumlah pasien positif Covid-19. &#8220;Kasus konfirmasi positif baru Covid-19 per 21 April 2020 adalah nihil atau tidak ada penambahan kasus baru,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Disampaikan pula, total jumlah sampel yang diperiksa 308. Orang tanpa gejala 175, ODP 109, dan PDP 24. &#8220;Adapun sampel positif 89, negatif 123 dan masih dalam proses pemeriksaan 96,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Lanjut Yusri, jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 2.782 orang, selesai dalam pantauan 2.020 orang, dan masih dipantau sebanyak 762 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 114 orang. Sebanyak 72 sudah pulang karena negatif, serta masih dalam pengawasan 42 orang. &#8220;Penambahan PDP hari ini ada 8 orang,&#8221; terangnya seraya menyebutkan, jumlah pasien sembuh ada 4 orang, 2 orang dari OKI, 1 dari Palembang, dan 1 orang lagi dari luar kota. Kasus meninggal berjumlah 3 orang.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Yusri mengklarifikasi tentang batasan zona merah. Sebenarnya, lanjut dia, zona merah ini kalau diartikan dalam (bahasa) Indonesia berarti wilayah merah. Merah dalam peta jika dilihat dari penampilan website. Dia menerangkan, ada tiga gradasi warna, yakni biru, kuning, dan merah.<\/p>\n<p>&#8220;Biru untuk Provinsi Sumsel berarti tidak ada kasus. Warna kuning, ada kasus terkonfirmasi positif, lebih dikenal kasus impor. Merah jika ada transmisi lokal, terjadi penularan melalui keluarga, tetangga, dan masyarakat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Yusri menegaskan, tidak ada peraturan yang menetapkan zona merah. Menurutnya, zona merah hanya penanda di peta. &#8220;Zona merah wilayah untuk transmisi lokal. Kalau disebut zona merah terlalu menyeramkan. Karena itu, ke depan sebaiknya menyebut transmisi lokal saja atau daerah terjangkit,&#8221; imbaunya.<\/p>\n<p>Terkait PSBB, Yusri menekankan untuk dua kota di Sumsel, Palembang dan Prabumulih butuh kajian epidemoligis yang sedang dikaji saat ini. Adapun kajian epidemologis, jelas Yusri, mengenai perkembangan penyakit. Peningkatan jumlah kasus berdasarlan waktu. Penyebaran kasus berdasar wilayah. Kemudian, jumlah kasus satu sama lain yang saling berhubungan.<\/p>\n<p>&#8220;PSBB masih dalam proses kajian. Bukan hanya kajian episdemologis, tapi juga kesediaan dan kesiapan logistik, sarana prasarana PSBB,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menegaskan, Pemprov bersama tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 setiap hari berada di Rumah Sehat JSC. Tujuannya untuk memantau perkembangan seluruh warga Sumsel. \u201cSaya dan tim tiap hari ada di sini. Mungkin mulai Jumat atau dalam waktu dekat kota Palembang akan PSBB. Insya Allah saat puasa aktivitas PSBB juga tidak terganggu. Permintaan pemerintah adalah pandui SOP, supaya yang kita lakukan ini berhasil untuk semua,\u201d tutur Wagub saat mengecek Rumah Sehat Jakabaring Sport City (JSC), Selasa (21\/4).<\/p>\n<p>Di tempat berbeda, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokompimda), kembali menggelar rapat persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terdapat sejumlah poin penerapan yang wajib ditaati warga Palembang jika PSBB ini disetujui pemerintah pusat.<\/p>\n<p>Adapun sejumlah poin tersebut, yakni, wajib menggunakan masker, razia masker di setiap wilayah Palembang, diilarang berkumpul lebih dari lima orang, dilarang mudik, menjaga jarak, penutup akses masuk Palembang, penerapan sanksi bagi yang melanggar. Apabila dinilai mencurigakan akan dikriteriakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan dikirim ke Jakabaring pusat isolasi Covid-19 Sumsel.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang kami tengah melakukan persiapan PSBB. Hari ini mulai atau besok kami sosialisasikan atau diberlakukan,&#8221; kata Walikota Palembang Harnojoyo saat memimpin rapat Gugus tugas COVID-19 di rumah dinasnya, Selasa (21\/4).<\/p>\n<p>Apabila penerapan itu tidak diindahkan, lanjutnya, akan diterapkan beragam sanksi kepada masyarakat. &#8220;Pembatasan pertemuan orang dengan sekala besar seperti lima orang atau lebih. Nanti akan beri sanksi bagi masyarakat yg tidak mengindahkan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Wako mengajak semua elemen masyarakat mendukung gerakannya untuk mensosialisasikan serta menjalankan proses PSBB yang tengah diberlakukan tersebut.<br \/>\nSemua dilakukan semata-mata untuk melindungi Kota Palembang dari terjangkit Covid-19 lebih besar lagi.<\/p>\n<p>&#8220;Kami terapkan ini sebagai langkah PSBB membatasi peredaran COVID-19 lebih besar lagi. Setelah penambahan yang terjangkit jangan ada lagi itu maksudnya dari PSBB. Jadi marilah dukung semua,&#8221; pungkasnya.(tim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Pasien Positif Covid-19 di Sumsel Masih Bertahan 89 Orang PALEMBANG, SIMBUR &#8211; Bahan pemeriksaan spesimen virus Covid-19 di laboratorium yang ada di Sumatera Selatan dikabarkan habis. Akibatnya, selama dua hari perkembangan pasien baru positif Covid-19 dinyatakan nihil atau tidak ada penambahan kasus. Kondisi ini dinilai perlu jadi bahan kajian sebelum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). &#8220;Kondisi nihil hari ini (21\/4) perlu kami jelaskan. Sebenarnya pemeriksaan laboratorium yang tertunda dua hari. Jadi kami tidak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-22127","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22127","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22127"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22127\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22130,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22127\/revisions\/22130"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22127"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22127"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22127"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}