{"id":21009,"date":"2019-10-04T20:54:02","date_gmt":"2019-10-04T13:54:02","guid":{"rendered":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=21009"},"modified":"2019-10-04T20:59:42","modified_gmt":"2019-10-04T13:59:42","slug":"bnnp-tagih-janji-pemprov-sumsel-realisasikan-balai-rehabilitasi-narkoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/simbursumatera.com\/?p=21009","title":{"rendered":"BNNP Tagih Janji Pemprov Sumsel, Realisasikan Balai Rehabilitasi Narkoba"},"content":{"rendered":"<p># Sebanyak 43 Kilogram dan 27 Ribu Butir Ekstasi Dimusnahkan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PALEMBANG, SIMBUR<\/strong>\u00a0\u2013 Ketua BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan menilai, dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait panti rehabilitasi narkoba belum maksimal. Hal itu dikemukakannya saat pemusnahan 43 kilogram (kg) sabu dan kurang lebih 27 ribu butir pil ekstasi hasil ungkap kasus Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel di halaman kantor BNNP Sumsel, Selasa (1\/10).<\/p>\n<p>\u201c(Sumsel) butuh. Kami hanya berharap supaya pemprov (Sumsel) bersama anggota dewan agar segera mewujudkan itu (panti rehabilitasi). Itu kebutuhan bagi Sumsel. Semoga balai rehabilitasi bisa berdiri di Sumsel, sehingga tiga strategi utama yang dilakukan BNN yakni diseminasi informasi dann sosialisasi, strategi pemberantasan, dan rehabilitasi, bisa berjalan di Sumsel. Lampung (saja) tetangga dekat dengan PAD yang masih di bawah Sumsel, tetapi sudah memiliki balai rehabilitasi di Kalianda, Lampung Selatan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Jhon Turman bahkan mengatakan jika pihaknya sudah bersurat Gubernur Sumsel bahwa dari hasil penelitian BNN RI bekerjasama dengan BNNP Sumsel dan LIPI, bahwa tingkat prevalensi pecandu narkoba di Sumsel mencapai 1,70 persen dari usia produktif atau berjumlah 96 ribu lebih. \u201cSumsel membutuhkan tempat rehabilitasi. Kami berharap satu (tempat) saja dulu. Itu menjadi fokus kami karena upaya diseminasi informasi dan sosialisasi dari waktu ke waktu sudah kami laksanakan. Di Sumsel ada 14 ribu jumlah narapidana dan 8 ribu adalah penyalahguna nartkotika,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Turman menambahkan, jumlah tersebut adalah kemampuan pihaknya dalam mengungkap kasus yang disadari masih jauh dibanding dengan jumlah narkotika yang beredar. \u201cJadi kami bersyukur dan bangga karena bisa mengungkap, tetapi kami yakin bahwa masih banyak lagi beredar di masyarakat. Untuk itu, kami harus bersatu padu dengan segenap komponen masyarakat supaya peredaran narkotika dapat dilakukan bersama-sama. Tanpa bantuan masyarakat, kami tetap (masih) lemah. Target kami bagaimana memberantas peredaran gelap narkotika di seluruh wilayah NKRI dan di Sumsel pada khususnya,\u201d ujarnya sembari memastikan jika jaringan tersebut adalah sindikat internasional dimana narkotika dipasok dari luar negeri melalui jalur laut.<\/p>\n<p>Dikatakan, tiga strategi BNN saat ini sudah dijalankan, namun masih ada satu yang kurang maksimal karena belum adanya sarana dan prasarana memadai. Jhon Turman secara gamblang meminta kepada Pemprov Sumsel agar secepatnya membantu pembangunan balai rehabilitasi narkoba di Sumsel.<\/p>\n<p>Alasannya, bibit-bibit pemimpin nasional di Sumsel sangat banyak dan sudah menjadi fakta. Jika generasi tersebut terpapar narkotika, maka diperkirakan 40 tahun mendatang bisa terjadi krisis kepemimpinan di Sumsel.<\/p>\n<p>\u201cSejak awal orang yang sudah sedikit terpapar, coba-coba, teratur memakai,sampai ketergantungan, tempatnya adalah di balai rehabilitasi. Dan orang-orang itu (pengedar) kami minta untuk dihukum mati. Oleh karenanya semua pihak harus bersatu. Dari segi sosialisasi sudah dilaksanakan, pemberantasan juga sudah dilaksanakan. Satu lagi yang belum maksimal dilakukan yaitu rehabilitasi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel, Akhmad Najib memastikan akan menyampaikan kepada Gubernur. Tetapi Najib juga menginginkan agar semua pihak harus tegas dalam menentukan pilihan. \u201cAkan saya sampaikan. Sore nanti saat Gubernur pulang, akan saya sampaikan. Di Ogan Ilir sudah siap lahan, di Prabumulih ada, di Pagaralam juga ada. Kalau katanya balai rehabilitasi lebih baik di daerah yang dingin biar enak (mudah) direhabilitasi, mereka malah makin merasa keenakan. Jadi jangan berpikir di awang-awang. Saya itu berpikirnya sudah jauh. Jadi harus tegas saja. Ini pilihan, hidup itu adalah pilihan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Najib mengajak semua pihak untuk merenung jika saja 43 Kg sabu tersebut beredar di seluruh wilayah Sumsel. \u201cJika itu lepas sampai ke masyarakat, maka 280 ribu menjadi korban. berarti kalau 280 ribu itu (calon) pemimpin yang tadi disampaikan, maka Sumsel akan kehilangan satu dekade. Jadi itu yang harus direnungkan, dipikirkan dan bagaimana itu tidak terjadi,\u201d ajaknya.<\/p>\n<p>Selain apresiasi, dengan diungkapnya kasus narkoba tersebut tentu semakin menunjukkan jika saat ini Sumsel sudah bisa dikatakan darurat narkotika. Apalagi, jaringan yang masuk adalah jaringan internasional yang tentu lebih lihai dan bermodal besar. \u201cSemua sangat prihatin. Dalam kasus saat ini saja, ada 43 Kg sabu dan kurang lebih 27 ribu butir pil ekstasi. Tentu itu perlu mendapatkan apresiasi. Tapi di sisi lain, pengungkapan kasus hari ini merupakan keprihatinan. Jadi kalau berbicara penindakan saya pikir sudah (dilakukan), pencegahan juga mulai dari semua lini sudah bergerak. Nah, yang diminta oleh Kakanwil Kumham Sumsel meminta lapas ditambah, dibesarkan lagi karena sudah melebihi kapasitas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dilanjutkannya, Gubernur mengatakan bisa saja dianggarkan agar lapas dibesarkan. Namun, kalau dibesarkan maka makin tambah banyak narapidana narkoba. Makanya lanjut Najib, LSM dan aliansi peduli narkoba itu sangat strategis. \u201cDari pencegahan sampai penindakan harus tegas agar jangan lagi terjadi. Bagaimana (tidak) kita memanjakan dan memberikan kesempatan seolah-olah manusiawi. Tetapi itulah sumber yang harus dibasmi secara tegas. Bagi Sumsel, diketahui daerah pemasaran narkotika dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Hal itu tidak mungkin kita tidak tingkatkan pengawasan dalam berbagai aspek,\u201d tekannya.<\/p>\n<p>Dikonfirmasi, Duta Narkoba Sumsel, Ratu Tenny Leriva HD berharap agar balai rehabilitasi yang belum dimiliki Provinsi Sumsel secepatnya bisa terealisasi. Menurut Iva, sapaannya, panti rehabilitasi di daerah memiliki kapasitas yang terbatas. \u201cHarapannya semoga secepatnya bisa dibangun (balai rehabilitasi), karena mungkin kalau di daerah hanya tertentu saja dan terbatas (kapasitasnya),\u201d harap Iva.<\/p>\n<p>Apalagi, dipastikan jika masyarakat atau korban penyalahgunaan narkoba yang akan direhabilitasi, tidak akan dikenakan biaya alias gratis. \u201cRehabilitasi itu gratis kalau menyerahkan diri, namun mungkin banyak yang belum tahu. Saat saya dan yang lainnya melakukan sosialisasi, pasti kami menginformasikan jika rehabilitasi itu gratis. Saya berpesan bagi yang baru mau menggunakan narkoba untuk segera berhenti, dan bagi yang terlanjur atau mengetahui ada orang yang sudah terlanjur menggunakan narkotika agar segera membawanya ke panti rehabilitasi sebelum terlambat,\u201d pesannya.<\/p>\n<p>Iva sangat mengapresiasi segala bentuk penegakan hukum atas kasus-kasus narkotika yang saban hari semakin mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi milienial yang semangatnya masih meledak-ledak. \u201cTentu saya mengapresiasi BNNP Sumsel yang sudah bersinergi dengan aparat yang berwenang sehingga bisa mengungkap dan menangkap para tersangka beserta barang buktinya. Tapi tentu bisa saja masih lebih banyak lagi (pengedar) yang mungkin belum tertangkap,\u201d ungkapnya kepada Simbur.<\/p>\n<p>Iva berharap agar para remaja terus berhati-hati agar tidak terjerumus ke dalam perangkap narkotika. Karena saat ini, jumlah pengguna narkotika bukan hanya dari kalangan dewasa saja. \u201cKalau bisa semua peredaran gelap narkoba bisa diungkap sebelum jatuh ke tangan (dikonsumsi) para remaja. Pastinya saya miris kenapa bisa sebanyak itu, tapi kita harus tetap melihat bahwa BNNP dan aparat terus bekerja keras mengungkap kasus-kasus narkotika lainnya,\u201d katanya. \u00a0(<strong>dfn<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p># Sebanyak 43 Kilogram dan 27 Ribu Butir Ekstasi Dimusnahkan &nbsp; &nbsp; PALEMBANG, SIMBUR\u00a0\u2013 Ketua BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan menilai, dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait panti rehabilitasi narkoba belum maksimal. Hal itu dikemukakannya saat pemusnahan 43 kilogram (kg) sabu dan kurang lebih 27 ribu butir pil ekstasi hasil ungkap kasus Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel di halaman kantor BNNP Sumsel, Selasa (1\/10). \u201c(Sumsel) butuh. Kami hanya berharap supaya pemprov (Sumsel)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-21009","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-penting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21009"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21011,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21009\/revisions\/21011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/simbursumatera.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}